Kamis, 12 Desember 2019

Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982 by Cho Nam-Joo | Book & Movie Review

Judul buku: Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982
Penulis: Cho Nam-joo
Alih bahasa: Iingliana
Editor: Juliana Tan
Ilustrator: Bella Ansori
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020636207
Cetakan pertama, 18 November 2019
192 halaman
Baca di Gramedia Digital
Kim Ji-yeong adalah anak perempuan yang terlahir dalam keluarga yang mengharapkan anak laki-laki, yang menjadi bulan-bulanan para guru pria di sekolah, dan yang disalahkan ayahnya ketika ia diganggu anak laki-laki dalam perjalanan pulang dari sekolah di malam hari.

Kim Ji-yeong adalah mahasiswi yang tidak pernah direkomendasikan dosen untuk pekerjaan magang di perusahaan ternama, karyawan teladan yang tidak pernah mendapat promosi, dan istri yang melepaskan karier serta kebebasannya demi mengasuh anak.

Kim Ji-yeong mulai bertingkah aneh.

Kim Ji-yeong mulai mengalami depresi.

Kim Ji-yeong adalah sosok manusia yang memiliki jati dirinya sendiri.

Namun, Kim Ji-yeong adalah bagian dari semua perempuan di dunia.

Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982 adalah novel sensasional dari Korea Selatan yang ramai dibicarakan di seluruh dunia. Kisah kehidupan seorang wanita muda yang terlahir di akhir abad ke-20 ini membangkitkan pertanyaan-pertanyaan tentang praktik misoginis dan penindasan institusional yang relevan bagi kita semua.

Rabu, 11 Desember 2019

The Hating Game by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: The Hating Game
Penulis: Titi Sanaria
Cover: Andros Luvena
Penerbit: Tisa Publisher
2 September 2019
345 halaman
Beli di Play Book
Menurut Putra, Raisa itu adalah orang yang paling menyebalkan di dunia. Dia adalah perwujudan dari kebodohan, kecerobohan, dan lelucon tidak lucu yang dijadikan satu.

Sampai suatu saat Putra kemudian mengetahui jika Raisa bukanlah seperti yang selama ini dia pikirkan. Perempuan itu sengaja menampilkan imej bodoh karena menyembunyikan sesuatu. Putra lalu menggunakan segala macam cara untuk membongkar penyamaran Raisa. Ya, segala cara, termasuk berpura-pura jatuh cinta kepadanya.

Masalahnya, semakin mengenal Raisa yang sebenarnya, semakin sulit untuk berpura-pura.

Pelanduk by Andra Andella | Book Review

Judul buku: Pelanduk
Penulis: Andra Andella
Editor: Irwan Kurniawan
Sumber ilustrasi cover: freepik.com
Penerbit: Nuansa Cendekia
ISBN: 978-602-350-536-4
Cetakan I, November 2019
336 halaman
Buntelan dari @pelanduk_novel
Dua hal tentang Kancil yang harus kalian tahu sebelum
tenggelam dalam kisah ini:

Yang pertama, ia bukanlah hewan berkaki empat.

Kedua, bagi Jihan, laki-laki itu berbeda dengan semua manusia yang pernah dikenalnya; kendati ia tengah bersedih, tak pernah ada raut duka terpancar dari wajahnya.

Saat Jihan resmi menjadi pacar Kancil, ia berjanji pada dirinya sendiri untuk memberikan setiap cahaya yang ia punya agar Kancil selalu tahu jalan pulang.

Dan ketika timbul satu per satu masalah, Jihan harus membuktikan kepada dunia bahwa janji itu bisa ia tepati. Meskipun itu artinya Jihan harus terjerumus dalam sisi buram dunia Kancil.

Rabu, 06 November 2019

Starting Over by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Starting Over
Penulis: Titi Sanaria
Editor: Dion Rahman
Desainer sampul: @Hayharits
ISBN: 978-623-00-0762-0
Cetakan pertama, Oktober 2019
394 halaman
Buntelan dari @titi_sanaria
Hubungan mereka hanya berlandaskan physical attraction, awalnya Prita mengira begitu, Hanya ketertarikan fisik semata. Tidak lebih. Dia mengagumi Erlan yang tampan dengan setela kantor yang membuatnya terlihat sempurna. Namun, waktu telah membantu dia menyadari bahwa perasaannya kepada laki-laki itu mulai berkembang.

Hanya ketertarikan fisik, Erlan mendengar pengakuan itu berulang kali dari mulut Prita. Sementara dia sendiri gamang atas perasaannya, Dia nyaman berada di sisi putri tunggal bosnya itu. Akan tetapi, logika terus mengingkari rasa bahwa dirinya telah jatuh cinta kepada Prita.

Ya, tidak ada jatuh cinta dalam kamus Erlan, awalnya begitu. Namun, apa yang kira-kira tidak bisa dilakukan oleh kekuatan cinta?

Selasa, 22 Oktober 2019

All is Fair in Love and Game by Adhita Purwitasari | Book Review

Judul buku: All is Fair in Love and Game
Penulis: Adhita Purwitasari
Editor: M. L. Anindya Larasati
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786230006
Cetakan pertama, September 2019
260 halaman
Buntelan dari @adhitaprwtsr
Anita selalu menghindari Rimba, bosnya di Chronus Studio. Ia curiga dirinya diterima bekerja di sana karena ibunya dan ibu Rimba adalah teman masa kecil ... dan keduanya berniat menjodohkan mereka. Anita berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya memang kompeten di bidangnya, dan layak untuk diterima di Chronus. Rimba yang tertarik dengan Anita merasa kesulitan untuk mendekati karena perempuan itu selalu bersikap dingin. Ketegangan di antara keduanya mencair seiring berjalannya waktu karena proyek gim baru yang dikerjakan Anita. Semuanya mulai berantakan ketika sepucuk surat dari KPK datang ke meja Rimba atas sebuah kasus korupsi yang melibatkan Chronus di dalamnya.

Ibu Anita mulai memikirkan ulang perjodohan keduanya. Akankah Anita menuruti ibunya, atau mulai mendengarkan kata hatinya?

Senin, 21 Oktober 2019

Progresnya Berapa Persen? by Soraya Nasution | Book Review

Judul buku: Progresnya Berapa Persen?
Penulis: Soraya Nasution
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: @Garisinau
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-0374-5
Cetakan pertama, 21 Agustus 2019
368 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
Sudah setahun April mengabdi di sebuah kantor konsultan yang bergerak di bidang konstruksi. Nyaman, minim persaingan, dan fleksibel. Suasana yang sulit dijumpai di lingkungan kerja kebanyakan. Namun, selalu ada harga yang harus dibayar. Seperti bobot pekerjaan yang bikin puyeng, deadline yang suka tiba-tiba, delegasi tugas tanpa instruksi detail, dan puluhan tender yang diikuti dalam waktu berdekatan.

Seakan semuanya belum cukup, rasanya kepalanya mau pecah saat sebuah pertanyaan muncul ketika dia sedang mengerjakan tugas lain yang juga mendesak. Seringnya, pertanyaan itu meluncur dari seorang manajer teknik bernama Dewangga Bayuzena, laki-laki yang entah kenapa selalu bikin jantung para staf ketar-ketir dengan satu pertanyaan kebanggaannya ini;

"Progresnya berapa persen?”

Minggu, 20 Oktober 2019

Dua Jejak by Aqessa Aninda | Book Review

Judul buku: Dua Jejak (Satu Ruang #2)
Penulis: Aqessa Aninda
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: @Hayharits
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-0612-8
Cetakan pertama, September 2019
440 halaman
Butelan dari @fairywoodpprink
Katanya, untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan kadang perlu dibantu orang lain.

“Aku ngerti, dia berarti banget buat kamu dan kamu nggak bisa dapetin dia, aku tahu. Makanya kamu pilih aku. Waktu kamu ajak aku jalan, aku tahu aku bukan pilihan pertama kamu. Aku udah siap dengan semua konsekuensi itu...”

Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat.

“Terima kasih sudah menjaga aku tetap waras....”

Tapi bukankah kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri?

“Kinan ingin berterima kasih pada mereka dengan cara berhenti bersedih dan mulai belajar menjadi bahagia tanpa bertumpu dengan orang lain. Kinan tahu ini mungkin nggak masuk akal buat sebagian orang. Tapi Kinan yang paling tahu diri Kinan sendiri. Kapan Kinan harus lari, kapan Kinan harus berhenti.”

Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan?

“Gue pengin memiliki lo bukan karena berkompetisi dengan siapa pun. Bukan juga karena gue butuh seseorang di samping gue. Bukan pengin punya seseorang yang bisa gue pamerin ke orang-orang. Jadi jelasin sebelah mananya gue anggap lo barang? Menurut lo selama ini gue ngapain? Apa lo nggak sadar sama sekali? Does he love you better than I do?”

Ini adalah bagian akhir dari kisah empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain. Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apa pun yang mampu menghapusnya begitu saja.

Sabtu, 19 Oktober 2019

#UnpopularOpinion Semua Orang Memuja, Aku Mencerca


Hai hallo good readers! Akhirnya bisa nulis Unpopular Opinion yang sudah saya list begitu lama, yang lama ngupulinnya biar bisa lebih dari lima, hahaha. Mungkin kalian sudah banyak yang tahu, kalau selera membaca saya ini pasaran banget, suka banget baca novel populer, novel yang disuka banyak orang. Bahkan kadang banyak novel yang dicerca tapi saya sangat menyukainya. Contohnya seperti Twilight, novel-novelnya Ika Natassa, terus apa lagi ya? Ada yang bisa nambahin? Hihihihi.

Saya mah woles saja, terserah orang mau berpendapat apa. Kalau buku yang kita baca bisa membuat kita bahagia kenapa diributkan? Nah, karena selera saya mainstream banget, muncul lah keanehan, di saat banyak orang yang suka, saya malah kebalikannya! Keadaan ini sama seperti ketika saya nonton film 500 Days of Summer, di saat orang memuja-muja film tersebut, saya merasa MEH. Alasan di sini subjektif banget, sangat tergantung selera. Rata-rata yang bikin saya nggak cocok, saya merasa bosan sekali ketika membaca, bingung, selalu ketiduran dan nggak mudeng. Nah, apa saja #UnpopularOpinion Semua Orang Memuja, Aku Mencerca versi Kubikel Romance? Simak list di bawah ini.

Kamis, 17 Oktober 2019

Bookshelf - Share the Joy of Reading!⁣


Bookshelf - Share the Joy of Reading!⁣
@bookshelf_bookshelf adalah organisasi yang bertujuan untuk menambah pengalaman membaca. Bookshelf percaya bahwa buku bisa menjadi alat untuk berbagi pengetahuan dan edukasi bagi pembaca. Bermula pada Januari 2018, dengan mereview buku berdasarkan rekomendasi TEDx, kemudian berkembang dan memiliki beberapa bagian, seperti Bookshelf Kit, Bookshelf Club, Bookshelf Ignite dan Bookshelf World.⁣

Nonton Hemat Film Terlaris 2019 Pake Promo Kartu Kredit BCA 21 Cineplex! [Sponsored Post]


Sebentar lagi masuk suasana perayaan akhir tahun nih. Biar acara akhir tahun kamu tambah seru, mending nonton film-film terlaris 2019 di Cinema XXI. Nah, kamu bisa menggunakan Promo Kartu Kredit BCA 21 Cineplex supaya bisa tetap hemat traktir sahabat atau pacar. Dengan memakai Kartu Kredit BCA, kamu bisa mendapatkan 1 tiket gratis setelah membeli 1 tiket. Apa saja daftar film dan keuntungan Kartu Kredit BCA lainnya? Yuk simak terus.

Sabtu, 28 September 2019

Put Your Head on My Shoulder | TV Adaptation Review


Put Your Head on My Shoulder (2019)
Sutradara: Zhu Dong Ning
Penulis naskah: Zhao Qian Qian
Pemain: Xing Fei as Situ Mo, Lin Yi as Gu Weiyi, Tang Xiao Tian as Fu Pei, Zheng Ying Chen as Wang Shan, Zhou Jun Wei as Lin Zhicun, Zhou Zi Xin as Xie Yuyin ,Zhang Hao Lun as Zhou Lei
Rilis: 10 April - 8 Mei 2019
Episode: 24
Durasi: 45 menit
Produksi: Tencent Penguin Pictures, S.JE Ideas Media

Based on Zhao Qian Qian's book, Put Your Head on My Shoulder (2018).

Jumat, 20 September 2019

Sebelum Kerjakan Soal Tes Psikologi Saat Melamar Kerja, Latih Diri Dengan Contoh Soal Ini [Sponsored Post]

Biasanya, ketika kamu melamar pekerjaan, di sebuah perusahaan, kamu akan dihadapi dengan momen-momen tertentu seperti harus menjalani berbagai tes, salah satunya mengerjakan soal tes psikologi. Namun, bagi kamu yang baru pertama kali melamar pekerjaan, mungkin akan kesulitan ketika mengerjakan soal tes psikologi  yang diberikan oleh HRD. 

Pasalnya, tidak hanya satu jenis soal, kamu akan menemukan banyak jenis soal-soal psikologi yang harus kamu kerjakan dalam waktu yang tergolong singkat. Sebelumnya, soal tes psikologi atau psikotes ini merupakan tes untuk mengukur aspek-aspek individu seseorang dari segi psikisnya. 

Di dalam tes tersebut, kamu akan diukur dari sisi kecenderungan perilaku seorang individu. Soal-soalnya pun beragam, mulai dari menguji kemampuan kognitif hingga afektif dari diri seseorang. Seperti melihat potensi kecerdasan pikiran atau IQ, sedangkat afektif lebih melihat ke kecerdasan emosional atau EQ.

Selasa, 17 September 2019

Frankly in Love by David Yoon | Book Review

Judul buku: Frankly in Love
Penulis: David Yoon
Penerjemah: Daniel Santosa
Editor: Tri Saputra Sakti
Ilustrasi sampul: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020631691
Cetakan pertama, September 2019
464 halaman
Buntelan dari @tsaputrasakti
Pada tahun terakhirnya di SMA, Frank Li, seorang Limbo—istilah yang dia pakai untuk menyebut anak-anak Korea-Amerika—terjebak di antara ekspektasi orangtua yang tradisional dan kehidupan modern California Selatan. Orangtuanya punya satu aturan dalam pacaran—“Hanya boleh dengan orang Korea”—yang menjadi rumit ketika Frank menaksir Brit Means, yang cerdas, cantik—dan berkulit putih.

Sebagai sesama Limbo, Joy Song juga terjebak dalam masalah yang sama dan mereka membuat perjanjian: mereka akan pura-pura pacaran supaya bisa mendapat sedikit kebebasan. Frank merasa rencananya sempurna, tapi pada akhirnya, taktik pura-pura pacaran ini membuat Frank bertanya-tanya apakah dia benar-benar mengerti apa itu cinta—atau siapa dirinya. 

Minggu, 01 September 2019

My Brondong Mistake by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: My Brondong Mistake
Penulis: Titi Sanaria
Editor: Rinandi Dinanta
Desainer sampul: Ade Ismiati Hakimah
Penerbit: Roro Raya Sejahtera (Twigora)
ISBN: 9786025344633
Cetakan pertama, Januari 2019
276 halaman
Buntelan dari @titisanaria
Terkadang cinta yang kau dambakan datang bersama kesalahan terbesar yang pernah kau lakukan. 

“Gue tahu siapa yang paling cocok buat lo,” ucap Dini sambil menjetikkan jari. “Cakep, pinter, dan kelihatan banget suka sama lo, meskipun belum terang-terangan.”
“Siapa?” Helen menyambar cepat.
“Digda. Gimana, masuk kriteria, kan?”
Aku langsung mendelik. “Digdaya? Yang bener aja, lo nyuruh gue pacaran sama ‘bayi’?!”

*
Kenzie sadar banget, di usianya yang hampir 30 tahun, memang sudah saatnya untuk menikah. Selama ini pun yang mendekati bukannya nggak ada, banyak malah. Termasuk Digda, cowok yang gantengnya mirip Kang Daniel itu. Tapi... masa iya sih dia harus pacaran sama brondong?

Segala cara sudah dicoba untuk menjauhi Digda. Tapi masih saja cucu bos Kenzie itu tetap saja ngotot. Kenzie juga nggak enak kalo harus terang-terangan menyuruh cowok itu mundur—apalagi pake kata-kata kasar segala. Doanya semacam terkabul ketika bertemu lagi dengan Daneswara, kakak kelas sekaligus cowok yang benar-benar tipenya banget. Nggak lama kemudian, Digda pun mundur secara teratur.

Semakin sering jalan bersama Danes ternyata membuatnya sadar ada yang hilang dari hidupnya. Digda memang sudah lama menyingkir, tapi Kenzie tak juga berhasil menepikan cowok itu dari ingatannya. Ada sesuatu pada diri Digda yang membuat Kenzie merasa dirinya membuat kesalahan besar. Kesalahan yang membuat bahagianya jadi taruhan!

Jumat, 23 Agustus 2019

Mencari Simetri by Annisa Ihsani | Book Review

Judul buku: Mencari Simetri
Penulis: Annisa Ihsani
Penyunting: Mery Riansyah
Desain sampul: Sukutangan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020629360
Cetakan pertama, 19 Agustus 2019
240 halaman
Buntelan dari @dprihas
Menjelang usia kepala tiga, April merasa gamang dan kehilangan arah. Ia memiliki karier yang nyaman, tapi tidak bisa dibanggakan. Punya banyak teman, tapi mereka sibuk dengan keluarga masing-masing. Dekat dengan Armin, tapi tak pernah ada kejelasan. Belum lagi menghadapi keanehan Papa yang terus menerus melupakan hal sepele.

Enam tahun April terjebak dalam hubungan yang rumit dengan Armin. Entah salah satu dari mereka punya pacar, atau memang sudah terlalu nyaman berteman. April tetap tak mampu melepaskan Armin sebagai sosok pria ideal.

Saat menemani Papa melalui serangkaian tes medis, Lukman hadir. Pria itu menawarkan kehidupan yang mapan dan hubungan serius.

April berusaha mencari cara untuk menyeimbangkan hidupnya kembali. Dan cara untuk menemukan simetri hatinya. Memilih hidup bersama Lukman, atau menunggu Armin entah sampai kapan.

Senin, 19 Agustus 2019

Tips Meningkatkan Dekorasi Apartemen Selayaknya Hotel Mewah [Sponsored Post]


Tidak sedikit para pemukim sebuah tempat tinggal yang memilih hunian vertikal atau jual apartemen, memiliki hasrat untuk membuat dekorasi huniannya terlihat mewah dan berkelas.

Namun ironinya, untuk membuat hunian mewah dan berkelas, para pemukim rata-rata hanya berpatokan kepada pembelian barang-barang mewah yang tentu menghabiskan budget mereka. Padahal, kunci dari menimbulkan nuansa kemewahan dan berkelas hanya berdasar pada ide dekorasi.

Kamis, 01 Agustus 2019

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult


Kurang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang asik dari genre tersebut. Nah, sekarang lah waktunya saya membuat postingan Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja alias rekomendasi buku teenlit dan young adult khusus penulis dalam negeri, hahaha, lama banget ya. Banyak banget pilihan dan saya cukup bingung menentukan, banyak yang berkesan soalnya. Berbeda dengan rekomendasi Metropop kemarin, kali ini bukan hanya dari penerbit Gramedia, tapi dari berbagai penerbit yang tentu saja bukunya saya suka, semuanya dapat nilai lebih dari tiga sayap bahkan banyak lima sayap dari saya. Dan tentunya semua dari penulis dalam negeri.

Sebagai penyegaran, bagi saya teenlit dan Young Adult (YA) itu sama saja, bedanya YA dari segi konflik lebih kompleks sedangkan teenlit biasanya tentang permasalahan yang ada di keseharian kita. Intinya dari dua genre ini sasaran pembacanya adalah untuk remaja, mulai dari usia SMP sampai kuliah. Untuk lebih lengkapnya silakan baca tautan di atas, sudah saya kupas tuntas tentang genre ini.

Senin, 22 Juli 2019

Rekomendasi Metropop Bagi Kamu yang Ngepop


Hai hallo, jumpa lagi di postingan rekomendasi. Kali ini saya akan membagikan novel Metropop favorit saya. Ide postingan ini sudah lama, tadinya mau dibuat Top 10 atau yang saya suka banget, tidak hanya terbitan Gramedia, tapi novel sejenis dari berbagai pernerbit. Namun, berhubung beberapa waktu lalu ada notifikasi Goodreads di mana Bang Ijul merekomendasikan saya tentang Listopia Novel Metropop Terbaik Sepanjang Masa, kenapa nggak sekalian di posting di blog saja novel mana saja yang sangat saya sukai dari ratusan novel Metropop yang sudah terbit.

Jadi kali ini khusus Metropop dari Gramedia dulu ya, kapan-kapan secara umum alias dari berbagai penerbit. Dulu kalau nggak salah GagasMedia punya juga lini serupa, seperti Lajang Kota, sekarang Elexmedia juga punya khusus untuk 'genre' ini dengan title CityLite. Bagi saya yang pecinta romance garis keras ini, Metropop salah satu novel yang sering banget saya baca, walau nggak semua di daftar listopia di atas sudah saya baca semua (bahkan baru tahu kalau sudah ratusan XD). Sebelum masuk ke novel apa saja yang sangat saya rekomendasikan, kita mengenal dulu nih, apa sih novel Metropop itu?

Minggu, 21 Juli 2019

Geekerella by Ashley Poston | Book Review

Judul buku: Geekerella (Once Upon a Con #1)
Penulis: Ashley Poston
Penerjemah: Lisa Mahardika
Editor: ReseMia
Desain sampul: Aulia Rahmani
Penerbit: Spring
ISBN: 9786026682161
Cetakan pertama, Februari 2018
396 halaman
Elle Wittimer adalah penggemar Starfield, sebuah serial fiksi sains klasik yang selalu dia tonton bersama ayahnya yang telah meninggal. Jadi, saat dia tahu ada kontes kostum Starfield di ExcelciCon dengan hadiah yang menggiurkan, Elle bertekad untuk menang. Itu kalau kedua saudari tirinya tidak bertingkah macam-macam.

Darien Freeman tumbuh menjadi seorang aktor yang disukai banyak cewek. Perannya sebagai Carmindor membawa banyak tentangan dari para penggemar, termasuk seorang blogger yang menamai blognya RebelGunner. Karena itu, saat Darien harus pergi ke ExcelciCon, dia menolaknya, sampai dia membuat panggilan salah sambung dengan seorang gadis...

Geekerella adalah dongeng yang membuatmu percaya pada kekuatan fandom.

Sabtu, 20 Juli 2019

One of Us is Lying by Karen M. McManus | Book Review

One of Us is Lying
Penulis: Karen M. McManus
Penerjemah: Angelic Zaizai
Penyunting: Mery Riansyah
Perancang sampul: sofianiartworks@gmail.com
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020376172
Cetakan pertama, 2017
408 halaman
Senin sore, lima murid memasuki ruang detensi.

Bronwyn, si genius, nilai akademis sempurna dan tidak pernah melanggar peraturan.
Addy, si cewek populer, gambaran sempurna pemenang kontes kecantikan.
Nate, si bandel, dalam masa percobaan karena transaksi narkoba.
Cooper, si atlet, pelempar bola andalan tim bisbol dan pangeran di hati semua orang.
Dan Simon, si orang buangan, pencipta applikasi gosip terdepan mengenai kehidupan Bayview High.

Namun sebelum detensi berakhir, Simon tewas. Menurut para penyidik, kematiannya disengaja. Apalagi kemudian ditemukan draft artikel gosip terbaru untuk ditayangkan pada Selasa, sehari setelah kematian Simon. Gosip heboh tentang empat orang yang berada dalam ruangan detensi bersamanya.

Mereka berempat dicurigai, dan semuanya punya rahasia terpendam. Salah satu di antara mereka pasti ada yang berbohong.

Rabu, 17 Juli 2019

Represi by Fakhrisina Amalia | Book Review

Judul buku: Represi
Penulis: Fakhrisina Amalia
Editor: Tri Saputra Sakti
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020611945
Cetakan pertama, 24 September 2018
264 halaman
Baca di Gramedia Digital
Awalnya hidup Anna berjalan baik-baik saja.

Meski tidak terlalu dekat dengan ayahnya, gadis itu punya seorang ibu dan para sahabat yang setia. Sejak SMA, para sahabatnya yang mendampingi Anna, memahami gadis itu melebihi dirinya sendiri.

Namun, keadaan berubah ketika Anna mulai menjauh dari para sahabatnya. Bukan hanya itu, hubungan Anna dengan ibunya pun memburuk. Anna semakin hari menjadi sosok yang semakin asing. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Anna, hingga pada suatu hari, dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang ternyata penuh luka.

Selasa, 16 Juli 2019

Over the Moon by Soraya Nasution | Book Review

Judul buku: Over the Moon
Penulis: Soraya Nasution
Editor: Dion Rahman
Desainer sampul: Hayharits
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-9752-5
Cetakan pertama, April 2019
416 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
SEBUAH HUBUNGAN ITU UJUNGNYA CUMA DUA. KALAU BUKAN JADI PASANGAN, YA JADI KENANGAN.

Sekembalinya dari Loughborough, Ajeng membawa serta ingatan menyebalkan setelah seorang asing mencuri cium darinya. Namun takdir mempertemukannya kembali dengan laki-laki lancang itu di Jakarta. Gandi Alfareza Siregar, seorang arsitek tengil yang berkat perhatiannya juga telah berhasil mencuri hatinya.

Masalahnya sekarang, Mama tidak merestui hubungan mereka. Gandi lebih memilih memperjuangkan impiannya ke luar negeri, alih-alih berkomitmen menikahi Ajeng. Saat Gandi akhirnya memutuskan untuk menikahi Ajeng lalu membawanya ke luar negeri, drama lain pun berlanjut. Mama tidak ingin putri semata wayangnya pergi jauh darinya.

Akankah Ajeng memilih Gandi dan tinggal jauh dari orangtuanya, atau malah mengakhiri hubungan mereka demi mamanya?

Senin, 15 Juli 2019

Love, Lost & Found by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Love, Lost & Found
Penulis: Titi Sanaria
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: Hayharits
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-9139-4
Cetakan pertama, 4 Maret 2019
336 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
Kara menikmati hidupnya yang sekarang. Dia punya pekerjaan yang disukai dan tinggal jauh dari ibunya yang superposesif.

Semuanya terasa begitu sempurna pada mulanya. Sampai suatu hari, sepupu yang menjadi mimpi buruknya tiba-tiba muncul dan bekerja di kantor yang sama dengannya. Seolah kenyataan itu masih belum cukup menyebalkan, cinta monyet yang telah menorehkan luka di masa lalunya juga kembali dan bekerja di tempat yang sama.

Setelah itu Kara merasa seperti hidup dalam bayang-bayang masa lalunya. Bertemu dua orang yang tidak ingin dihadapinya selama lima hari dalam seminggu? Kedengarannya memang seperti mimpi buruk yang sempurna.

Minggu, 30 Juni 2019

Memangnya Kenapa Kalau Bacaanku Novel Populer? | The Perks of Being Book Blogger


Hai halooooooo good readers! Seneng banget akhirnya bisa update blog lagi, sudah tiga bulan lebih hiatus, huhuhuhu. Ide untuk menulis sebenarnya banyak, hanya saja sejak nggak langganan speedy lagi, saya cukup sulit beradaptasi, saya terbiasa nulis di laptop atau komputer rumah, dalam kondisi sepi. Beberapa kali nyoba update via ponsel, lebih praktis sih, tapi saya nggak nyaman, akhirnya mood saya anjlok, selain blogging slump, saya sekalian reading slump juga deh akhirnya. Terus, gimana ceritanya bisa comeback lagi? Hari ini saya nyoba pake modem jaman kuliah dulu, awalnya kesulitan untuk mensetting, tapi karena semesta mendukung agar saya produktif ngeblog lagi, dilancarkan, deh, hehehe alhamdulillah.

Kamis, 02 Mei 2019

Spesifikasi Smartwatch Murah Xiaomi Amazfit Bip yang Tidak Murahan

Xiaomi adalah salah satu brand kenamaan yang terkenal dengan produk-produk smartphonenya. Selain sukses memproduksi smartphone, Xiaomi juga mengembangkan aksesoris serta produk wearable seperti smartwatch. Salah satu smartwatch Xiaomi yang cukup banyak digemari konsumen adalah Xiaomi Amazfit Bip. Produk ini dibandrol dengan harga yang lebih murah daripada Xiaomi Amazfit Smartwatch tapi juga lebih mahal daripada yang lite series. Seperti yang diketahui banyak orang, barang-barang buatan Xiaomi memang lebih murah, tetapi memiliki spesifikasi yang tidak kalah dari pesaingnya yang lebih mahal. Inilah mengapa sampai sekarang Xiaomi masih bertahan menjadi salah satu brand favorit di banyak negara, terutama Indonesia.

Rabu, 20 Maret 2019

It Ends With Us by Colleen Hoover | Book Review

It Ends With Us
Penulis: Colleen Hoover
Alih bahasa: Nur Anggraini
Editor: Mery Riansyah
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-3973-3
Cetakan pertama 2019
480 hal.
Baca di Gramedia Digital
Semua bermula dari pertemuan tak sengaja di sebuah rooftop. Lily berusaha menenangkan diri setelah kematian ayahnya dan Ryle, dokter neurosurgeon tampan, mengaku sedang menepi dari tekanan pekerjaan. Sebagai dua orang asing yang tidak berencana bertemu lagi, mereka merasa nyaman saling berbagi kejujuran telanjang—cerita tentang luka masa lalu dan segala hal yang tidak pernah dibagi pada orang terdekat.

Beberapa bulan kemudian, takdir kembali mempertemukan Lily dan Ryle. Dengan mudah mereka menjadi pasangan yang nyaris sempurna dan penuh kebahagiaan. Kecuali satu hal: Ryle terlalu mencintai Lily hingga membuatnya sanggup memukuli kekasihnya hingga babak belur karena alasan cemburu.

Kebanyakan orang bertanya-tanya dan menyalahkan, mengapa Lily tidak pergi saja dan meninggalkan semuanya? Mengapa ia begitu naif memaafkan Ryle berulang kali? Mengapa ia bertahan dalam hubungan yang tidak sehat?

Namun, mengapa tidak ada yang bertanya alasan Ryle tega berbuat abusif? Bukankah seharusnya segala tudingan diarahkan pada pria yang tidak mampu mengendalikan emosi sebagai alasan melakukan KDRT?

Lalu bagaimana hubungan ini harus diakhiri?

Mengenal Diabetes, Penyebab sampai Pengobatan [Sponsored Post]


Kesehatan sangat penting bagi kita, sesuatu yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Semakin banyak penyakit bermunculan, semakin perlu bagi kita untuk tahu agar bisa melakukan pencegahan. Penyakit tidak memandang umur dan siapa kita, penyakit bisa datang kalau kita mengabaikan kesehatan. Misalkan saja diabetes, kini bukan hanya orang yang memiliki keturunan saja yang bisa mengidap, kita yang mulanya sehat tapi karena gaya hidup yang sembarangan tak terkecuali kena imbasnya.

Kamis, 21 Februari 2019

Perempuan Bersampur Merah by Intan Andaru | Book Review

Perempuan Bersampur Merah
Penulis: Intan Andaru
Penyunting: Dwi Ratih
Perancang sampul: @sukutangan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020621951
Cetakan pertama, 2019
216 halaman
Buntelan dari @dprihas
Tragedi tahun 1998 tidak akan pernah hilang dari ingatan Sari. Tak hanya kehilangan bapak yang tertuduh sebagai dukun santet, Sari juga kehilangan paman sekeluarga—yang seketika pergi meninggalkan kampung lantaran mendapat stigma.

Untuk mencari jawaban atas kematian bapaknya, Sari menuliskan daftar nama orang yang ikut mengarak pembantaian bapaknya pada selembar kertas. Karena mengharapkan bantuan, ia bagikan kertas tersebut kepada dua sahabatnya, Rama dan Ahmad.

Pencarian itu rupanya tidak hanya membawa Sari bergabung dalam sanggar tari gandrung yang penuh rahasia, tetapi juga mengubah persahabatan Sari-Rama-Ahmad menjadi kisah cinta yang rumit. Cinta yang akhirnya menuntun mereka bertiga kembali pada tragedi di tahun kelam itu.

Sabtu, 16 Februari 2019

Ve by Vinca Callista | Book Review, Blog Tour, Giveaway

Ve (Red #3)
Penulis: Vinca Callista
Penyunting: Jia Effendie, Teguh Afandi, & Yuli Pritania
Desainer Sampul: Dilidita
Penerbit: Noura
ISBN: 978-602-385-707-4
Cetakan 1, Desember 2018
240 halaman
Buntelan dari @nourapublishing
PERATURAN BAPAK

Orang tua berhak membunuhmu.

Perempuan tidak usah banyak membaca karena ilmu selain dari Bapak itu sia-sia.

Jika tidak patuh, pukuli sampai sekarat atau kubur sekalian.

Rabu, 06 Februari 2019

Carmine by Ruwi Meita | Book Review, Blog Tour, Giveaway

Carmine (Red #2)
Penulis: Ruwi Meita
Penyunting: Jia Effendie, Teguh Afandi, & Yuli Pritania
Desainer Sampul: Dilidita
Penerbit: Noura
ISBN: 978-602-385-380-9
Cetakan 1, Desember 2018
342 halaman
Buntelan dari @ruwimeita

Rasa sakit itu seperti hantu.
Semu.
Tidak nyata.
Tapi ada.


“Datanglah, Carmine. Jemput anak-anakmu.” 

Anak-anaknya dalam bahaya. Dia harus bergegas, sebelum wanita itu “menidurkan” mereka.


“Aku akan menolongmu, Carmine. Aku akan memperbaikimu.”

Sabtu, 02 Februari 2019

36 Questions that Changed My Mind about You by Vicki Grant | Book Review

36 Questions that Changed My Mind about You
Penulis: Vicki Grant
Penerjemah: Jimmy Simanungkalit
Penyunting: Barokah Ruziati
Perancang sampul: Desy Setyowati
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020380735
Cetakan pertama, 2018
368 halaman
Buntelan dari @dprihas
Bisakah Cinta Direkayasa dengan 36 Pertanyaan?

Sebuah brosur eksperimen psikologi radikal menarik perhatian Hildy. Ia pun mendaftar menjadi peserta meski khawatir akan risiko bahwa hatinya bisa dibuat berantakan.

Paul mendaftar karena tertarik pada jumlah bayaran setelah mengikuti eksperimen itu. Namun ia tidak memperhatikan petunjuk apa pun. Apalagi bahwa ia dan pasangan eksperimennya harus menjawab masing-masing 36 pertanyaan yang disediakan.

Dua orang asing. Dua remaja dengan kepribadian berbeda. Saat Hildy dan Paul menyelesaikan eksperimen tersebut, mereka sudah tertawa, menangis, berbohong, melempar barang, kabur, dan kembali lagi.

Namun, apakah mereka akhirnya jatuh cinta?

Rabu, 23 Januari 2019

Jurnal Jo 3: Episode Cinta by Ken Terate

Jurnal Jo 3: Episode Cinta (Jurnal Jo #3)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020305691
Cetakan kedua, 7 Januari 2019
240 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Wah, ada cowok baru di kelas Jo Wilisgiri: Izzy. Izzy bukan sekadar cowok, tapi selebriti! Cakep, terkenal, lucu, pokoknya perfect! Semua cewek dibuat “demam” olehnya, termasuk Jo. Masalahnya, Jo nggak boleh “demam” gara-gara cowok lain karena dia sudah punya Rajiv yang ganteng dan baik hati.

Seiring waktu Jo sadar si cowok selebriti itu ternyata jail luar biasa. Sebut saja: menciptakan berbagai olok-olok ajaib sampai mengerek baju renang di tiang bendera. Hmm… awalnya lucu sih, tapi lama-lama kok norak ya. Apalagi kalau kamu yang dikerjain. Please deh, lucunya di mana sih?

Parahnya, Sally—sahabat sejati Jo yang sangat memuja Izzy—justru dikerjai oleh Izzy sampai masa depannya terancam suram. Jo pengin menyelamatkannya, tapi Sally justru marah dan memusuhinya. Nabila, sahabat Jo yang lain, juga dikerjai tapi mati-matian melarang Jo buat mengadu.

Aduh, masalah seolah nggak ada habisnya. Hubungan Jo dengan Rajiv gonjang-ganjing karena Mama melarang Jo pacaran. Selain itu, ada proyek besar semester ini: bikin laporan soal kelestarian sungai. Gawat! Dalam proyek ini Jo sekelompok dengan Izzy dan Sally. Bisa-bisa Jo bakal nggak dapat nilai.

Puncaknya: Rajiv harus kuliah di Amerika.

Wow! Benar-benar semester yang gila untuk Jo. Berantakan, galau, kacau balau, tapi tetap seru, lucu, dan penuh cinta!

Selasa, 22 Januari 2019

Jurnal Jo 2: Online by Ken Terate | Book Review

Jurnal Jo 2: Online (Jurnal Jo #2)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 97886020306308
Cetakan keempat, 7 Januari 2019
232 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Jo Wilisgiri kembali lagi! Kali ini kehidupan masa SMP-nya heboh dengan... nggak lain dan nggak bukan... Facebook! Gimana nggak? Sekarang rasanya dia dan sahabatnya lebih sering ngobrol via chatting dan FB daripada mengobrol real time di dunia nyata. Belum lagi ayahnya yang guru bahasa Jawa mau ikut-ikutan buka akun FB pula!

Eh, tapi kehidupan dunia nyata Jo juga masih heboh kok. Misalnya saat dia dan Nadine tiba-tiba ditunjuk jadi ketua kegiatan sosial di kelasnya. Waduh, susah banget kan mesti kerja sama kalau di FB saja mereka musuhan?

Belum lagi Rajiv yang rajin meminjamkan ini-itu pada Jo. Mulai dari raket bulu tangkis, sampai ke HP. Jangan-jangan Rajiv suka sama Jo, lagi. Tapi, Jo naksir Rajiv nggak ya?

Hah, mau di dunia nyata mau di dunia maya, hidup Jo sama ribetnya!

Senin, 21 Januari 2019

Jurnal Jo by Ken Terate | Book Review

Judul buku: Jurnal Jo (Jurnal Jo #1)
Penulis: Ken Terate
Ilustrasi sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020306292
Cetakan keempat, 7 Januari 2019
240 halaman
Buntelan dari @ken_terate
Peraturan jadi remaja:
1. Nggak boleh memakai celana pendek (apalagi di depan cowok).
2. Punya baju dan aksesori oke (apalagi yang bisa membedakanmu dari anak-anak SMP yang seragamnya sama membosankannya).
3. Harus memakai deodoran (meski rasanya geli).
4. Memakai pakaian dalam yang seharusnya, sesuai pertumbuhanmu (tahu kan maksudku?).
5. Harus punya geng yang keren (meski mereka sangat menjengkelkan, tahan saja, daripada dianggap kuper).
Harus punya pacar (ini syarat supaya kamu diakui sebagai remaja keren).

Ternyata susah bangeeet jadi anak remaja, sampai-sampai kadang-kadang, aku (Jo Wilisgiri, 12 tahun) berharap nggak perlu tumbuh. Aku kangen banget pada masa SD-ku. Apalagi aku mulai kehilangan sahabat baikku dan dikhianati cowok yang kukagumi. Satu kata untuk masa SMP-ku: MENGERIKAN!

Minggu, 20 Januari 2019

Promise by LalunaKia | Book Review

Promise
Penulis: LalunaKia (Christina Maharani)
Penyunting: Irna Permanasari
Perancang sampul: Marcel A.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020387840
Cetakan pertama, 2018
272 halaman
Buntelan dari @dprihas
Masa kecil Laura dihabiskan di panti asuhan, dengan Arya sebagai sahabat satu-satunya. Ketika diadopsi dan harus meninggalkan Indonesia, Arya berjanji akan kembali ke panti untuk menjemput dan menikahi Laura saat dewasa kelak.

Seiring waktu berlalu, banyak keluarga yang juga ingin mengadopsi Laura, tapi ditolaknya. Gadis itu bertahan tinggal di panti sembari bekerja untuk membiayai kuliahnya. Dan… tetap menunggu Arya kembali.

Namun, kehadiran Daniel, putra pemilik perusahaan tempat Laura bekerja, membuat gadis itu kelimpungan. Sikap Daniel yang arogan berhasil mengguncang dunia Laura yang tenang, mengisi seluruh sudut pikirannya. Pria itu mampu mengalihkan ingatan Laura terhadap janji Arya.

Hingga pada satu titik, Laura bertanya-tanya: Haruskah ia tetap menunggu janji Arya atau menerima cinta dari pria lain untuk pertama kalinya?

Sabtu, 19 Januari 2019

Peluang Kedua by Agnes Jessica | Book Review

Judul buku: Peluang Kedua
Penulis: Agnes Jessica
Desainer cover: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9786020386898
Cetakan pertama, 17 Desember 2018
208 halaman
Buntelan dari @dprihas
Inez Amrez mengalami kecelakaan karena mengemudi dalam keadaan mabuk dan meninggal. Semasa hidupnya Inez terkenal sebagai penyanyi laris, party girl, pemakai narkoba, pemabuk, dan penganut seks bebas.

Inez diberi kesempatan kedua untuk hidup kembali dalam diri Anis, gadis lugu yang menjadi asisten rumah tangga. Inez harus memulai kehidupannya dari awal lagi. Namun apa daya, Inez kembali bertemu dengan orang-orang di kehidupannya terdahulu.

Kini ia mulai mengerti, mana orang-orang yang tulus mencintainya dan mana yang berbahagia atas kematiannya.

Jumat, 18 Januari 2019

You Belong To Me by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: You Belong To Me
Penulis: Titi Sanaria
Penerbit: Black Pearl Publisher
Cetakan pertama, Januari 2019
296 halaman
Buntelan dari @TSanaria
Bagi Nayla,
pulang berarti bertemu kembali dengan Vino,
cinta masa remaja sekaligus saudara tirinya.

Bukan sesuatu yang menyenangkan,
tetapi Nayla tahu
jika dia tidak mungkin menghindari Vino selamanya.
Sudah saatnya mereka bicara layaknya dua orang dewasa
untuk melepas ganjalan dan menyingkirkan kemarahan
dari masa lalu.

Hanya saja, pertemuan itu membuat Nayla menyadari
bahwa dia masih mencintai Vino.

Jarak dan waktu yang pernah terbentang
tak mampu membunuh rasa itu

Sanggupkah Nayla
menepis cinta yang merimbun di hatinya
dan merelakan Vino bersama perempuan lain
yang menjadi kekasihnya?

Kamis, 17 Januari 2019

Vakansi by Dinda Trikata | Book Review

Judul buku: Vakansi
Penulis: Dinda Trikata
Penerbit: Grasindo
ISBN: 978-602-050-479-7
Cetakan pertama, 17 Desember 2018
160 halaman
Buntelan dari @trikata
Perjalanan ini adalah awal perkenalan Aned dan Wisnu, berawal dari tak tahu apa-apa hingga tahu segalanya muncul keraguan, apakah perjalanan ini harus diselesaikan seperti perjanjian awal? Atau ego yang menang dan membiarkan momen "happy-ending-holiday" itu berlalu?

Dua orang yang sama-sama kecewa dengan ekspetasi liburan sebelumnya, akhirnya mennyerah dan memutuskan untuk berlibur bersama, diam-diam, tanpa ada seorang pun yang tahu, dan tanpa ada satu punmomen yang mereka share di sosial media. Cerahnya langit yang mereka intip dari kaca mobil, kereta, kapal, dan pesawat. Tiga pulau destinasi yang mereka pilih secara spontan. Dan ekspresi kebebasan.

Seperti tipikal plan-trip lainnya, perjalanan panjang ini tidak hanya berisi ha ha-hi hi dan ajang foto ria. Setiap pemandangan baru terekam oleh memori dan setiap hitungan hari yang dilalui, hingga mereka yang mereka toreh di peta, semakin terkuak rahasia yang mereka miliki.

Kamis, 10 Januari 2019

Top 8 Most Favorite Books 2018

source: pinterest, edited by me
Hai good readers! Sampai di kategori terakhir, nih, Top 8 Most Favorite Books 2018. Sebelumnya kalian bisa baca; 2018 in Review, Top 8 Book Boy Friends, Top 8 Best Book Covers, Top 8 Most Viewed on Blog Post, dan Top 8 Most Favorite New Authors. Kalau kalian mau ikutan buat boleh banget, kemarin ada yang tanya jadi bebas saja kok, kalau mau ganti kategori sesuai keinginan juga nggak pa-pa, boleh juga kalau mau tag saya biar bisa baca dan komen balik :)

Tahun lalu nggak jauh berbeda dengan tahun 2017, sejak saya mengurangi event blog tour dan memilah tawaran review, saya merasa bebas dan lepas, hehehe. Saya bisa fokus dengan timbunan, dengan buku yang memang benar-benar ingin saya baca. Saya jauh lebih puas dan bahagia. Beruntungnya, dari beberapa buntelan yang saya dapat, sebagian memang dari wishlist, memang ingin saya baca alias sudah pernah baca tulisan penulis sebelumnya dan saya menyukai. Yang kayak gini yang paling saya sukai :p

Sebagian besar buku yang saya baca dari genre romance, pastinya ya. Saya cukup banyak membaca dari penulis debut, baik dalam negeri maupun luar. Saya masih nggak baca historical romance, benar-benar keajaiban, ini sudah bertahun-tahun, padahal dulu saya sangat menggandrunginya. Justru tahun lalu saya sangat menyukai sci-fi, genre yang awalnya biasa saja, belum ada yang benar-benar favorit.

Cukup bingung memilih karena banyak yang saya beri 4-5 sayap, terpaksa saya memangkasnya menjadi 8, memilih dari yang benar-benar endingnya membuat saya puas. Jadi, berikut Top 8 Most Favorite Books 2018 versi Kubikel Romance:

Rabu, 09 Januari 2019

Top 8 Most Favorite New Authors 2018

source: pinterest, edited by me
Di hari ke-4 dalam Book Kaleidoscope ini ada kategori saya paling favorit, Most Favorite New Authors, rasanya kayak pencari bakat, menemukan penulis yang tulisannya bagus dan enak dibaca, hahaha. Penulis baru di sini bukan berarti penulis yang baru menerbitkan karya, memang ada, tapi lebih ke penulis yang bukunya pertama kali saya baca, entah buku pertama atau malah buku terakhir yang diterbitkan. Saya nggak peduli apakah buku yang saya baca dari penulis yang terkenal dengan karya-karyanya yang best seller atau penulis amatir, baru pertama menulis, asal tulisannya enak, dia bakalan saya tandai!.

Saya pernah menulis, poin utama saya dalam membaca adalah feel atau emosi, itu sakral banget bagi saya, harga mati. Baru setelah itu menilai dari karakterisasi para tokohnya dan plot cerita, elemen lain hanya sekadar pendukung. Kalau sebuah buku nggak ada emosinya ya sama aja kayak zombie, nggak hidup tapi hanya eksis. Jadi, belum tentu kalau bukunya best seller atau sudah dibaca berjuta-juta kali saya bakalan suka, tergantung bagaimana tulisannya. Ini khusus bagi saya, karena kriteria penilaian pembaca beda-beda.

Berikut adalah Top 8 Most Favorite New Authors 2018, banyak yang baru menerbitkan buku, jadi semoga saja nanti pada produktif, biar tahu perkembangan tulisannya bagaimana :)

Selasa, 08 Januari 2019

Top 8 Most Viewed on Blog Post 2018

source: pinterest, edited by me
Kategori baru di Book Kaleidoscope! Biasanya di hari ketiga tema yang dipilih cukup random, mulai dari worst book covers, favorite scenes, sampai best quotes. Entah kenapa ketiga tema tersebut tidak seru lagi untuk ditulis, pengen sesuatu yang beda. Tiba-tiba saja terbesit, kenapa nggak posting postingan yang pengunjungnya lebih dari seribu? Dan pas banget ada delapan tulisan yang masuk. Jadi inilah Top 8 Most Viewed on Blog Post 2018.

Ih, baru ribuan pengunjung aja bangga. Jangan salah ya, bagi book blogger, sehari bisa dilihat seratus pengunjung itu udah anugerah banget, apalagi ribuan, hahaha. Ya karena di negara ini buku bukan hal yang diminati masyarakat kebanyakan, jadi yang cari informasi tentang perbukuan pun biasanya dari kalangan terbatas, yang suka baca buku. Makanya saya selalu cari ide postingan yang bisa dibaca luas, nggak hanya untuk kalangan pecinta buku, tapi tetap menyisipkan tentang buku, jadi setidaknya ada rasa tertarik dan penasaran, syukur-syukur bisa ikutan suka membaca.

Saya nggak tahu kriteria atau bagaimana bisa postingan yang saya tampilkan ini memiliki pengunjung cukup banyak. Entah pada kesasar, memang ingin membacanya atau cara penghitungan google yang nglindur, saya nggak tahu bagaimana kerjanya. Kalau di wattpad kan katanya tiap klik dihitung, apakah di blogspot sama? Saya nggak tahu, kalau ada yang paham boleh menjelaskan di kolom komentar. Saya juga sudah tidak menerapkan teknik SEO, bikin pusing. Saya mah nulis nulis aja, page views banyak mah bonus, saya serahkan ke pembaca pokoknya, hehehe.

Langsung saja, berikut Top 8 Most Viewed on Blog Post 2018:

Senin, 07 Januari 2019

Top 8 Best Book Covers 2018


source: pinterest, edited by me

Book kaleidoscope hari kedua, setelah kemarin membahas Top 8 Book Boy Friends, kali ini saya akan menampilkan Top 8 Best Book Covers 2018. Sampul buku favorit saya hasil tangan para desainer dalam negeri! Sekarang ini, desainer sampul dalam negeri nggak kalah kok dari desainer sampul luar, bahkan ada yang lebih bagus daripada sampul asli, untuk buku terjemahan. Sampul buku sangat penting, salah satu aspek pertama kali buku dilirik, jadi harus memikat mata, walau bukan sebagai acuan yang pertama kalau buku tersebut bagus. Tetap isi yang pertama, sampul menjadi pelengkap dan pendukung, apalagi sekarang eranya Instagram, jadi harus bisa bikin eyegasm, dong :p

Di kategori Best Book Covers ini, selain menampilkan sampul favorit saya juga menyertakan nama pembuatnya, salah satu apresiasi yang bisa saya berikan, agar nama mereka dikenal. Saya fokuskan hanya untuk ilustrator dalam negeri, bukunya pun juga buku Indonesia, tak terkecuali buku terjemahan. Harus bangga dong dengan karya anak bangsa.

Berikut sampul buku beserta nama ilustratornya yang menjadi favorit saya di tahun 2018:

Minggu, 06 Januari 2019

Top 8 Book Boy Friends 2018

source: pinterest, edited by me
Hai hallo, tahun baru semangat baru! Ritual setiap awal tahun, selain membuat postingan Year in Review, saya biasanya membuat Book Kaleidoscope dengan lima kategori. Tahun ini ada satu kategori yang saya ganti, biasanya memang ada yang berbeda setiap tahunnya, biar nggak jenuh juga sih, hehehe. Kalau biasanya ada; Best Book Boy Friend, Best Book Covers, Most Favorite New Authors, Most Favorite Books -menjadi tema tetap, satu saya tujukan untuk random, tergantung kondisi bacaan saya tiap tahunnya. Pernah saya pilih kategori Worst Book Covers, Favorte Quotes dan Favorite Scenes. Tahun ini saya akan mengambil tema: Most Viewed on Blog Post. Seruuuu, kan? Saya pilih dari postingan yang lebih dari seribu pengunjung selama setahun kemarin.

Untuk kategori tersebut tunggu tanggal mainnya saja, pantengin terus Kubikel Romance untuk lima hari ini, yap, satu postingan setiap hari, biar terkesan produktif ceritanya, hehehe. Okey, mari kita bahas kategori yang pertama, Best Book Boy Friends. Di kategori ini, kalian akan menemukan cowok-cowok yang pacar-able, suami-able, yang berharap jadi pasangan hidupmu, hahaha. Tokoh cowok yang berkesan dan selalu terbayang-bayang dirinya di setiap kondisi, sedapppp :p

Langsung saja, tahun ini ada delapan, sesuai kuantitas terakhir tahun yang dijalani, jadi cukup banyak juga, hehehe. Siapa saja mereka? Berikut list-nya:

Sabtu, 05 Januari 2019

2018 in Review: Roller Coaster

source: pinterest
Hallo good readers! Selamat tahun baru, semoga tahun ini penuh keajaiban ya, amin. Tema tahun lalu saya ibaratkan seperti roller coaster, karena emang naik turun banget moodnya. Misalnya postingan 2018 in Review ini, agak molor padahal biasanya saya nulis di awal tahun banget. Saya sih berharapnya nggak jenuh ya, mungkin hanya lelah, saya pengen banget konsisten nulis kok, serius, cuma memang berat kalau apa yang kita kerjakan nggak cuma baca buku dan ngeblog saja.

Tahun ini saya jarang nonton anime, sempat nonton ulang Prince of Tennis, sama satu lagi lupa, tapi berhenti di tengah jalan. Nonton KDrama masih tapi nggak seintens dulu, CDrama yang diikuti sampe tamat cuma Meteor Garden saja, serial barat sempat ngikutin Good Doctor tapi ya gitu, mandeg di tengah-tengah. Nonton film masih sesekali, bahkan bikin akun di letterboxd, tapi nggak saya fokusin banget, ngelola satu blog aja sudah empet-empetan, nggak mau nambah beban hidup, LOL. Hanya untuk dokumentasi, film apa saja yang sudah pernah saya tonton dan kasih rating. Sudah nggak baca webtoon, sama sekali.

Selera saya tahun lalu beralih ke wattpad, saya cukup kenceng baca di sana, kalau diikutkan goodreads reading challenge, saya nggak perlu kerja keras di akhir tahun kemarin, hahaha. Entah ya, saya merasa tahun kemarin lebih tidak produktif dari tahun sebelumnya, memang cukup rempong di tempat kerja. Sempat ikut pelatihan dan saya di rotasi di tempat baru, jadi butuh adaptasi. Untuk review pencapaian tahun lalu, nggak terlalu mengecewakan, banyak yang kesampaian. Paling yang gagal, dari tahun ke tahun adalah perihal menjadi langsing kembali dan menikah, hahaha.

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...