Tampilkan postingan dengan label Dark Fantasy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dark Fantasy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2012

A Tale Dark & Grimm


11974615


Penulis: Adam Gidwitz
Penerjemah: Khairil Rumantati
Penerbit: Atria
ISBN: 978-979-024-477-1
Cetakan I: Juni 2011
226 halaman

Sinopsis:
Sebelum kau membaca buku ini, kuperingatkan: cerita ini bukan untuk anak-anak. Penyihir dengan mantra keji, pemburu berdarah dingin, serta tukang roti yang memanggang anak-anak, mengintip di halaman-halamannya.
Namun, jika kau berani, ikuti petualangan Hansel dan Gretel memasuki dunia penuh sihir, teror, dan sepercik kelakar yang berkilau seperti kerikil putih di sepanjang jalannya.
Masuklah. Mungkin menakutkan dan jelas-jelas penuh darah. Tetapi, tak seperti dongeng-dongeng yang kau ketahui, yang ini sungguhan.
Dan kau tahu, dahulu kala, dongeng itu keren.

My Review:

Ceritanya tentang dua bocah -anak perempuan bernama Gretel dan anak laki-laki bernama Hansel- yang berkelana di dunia magis dan mengerikan. Cerita tentang dua bocah yang berjuang, dan gagal, lalu berhasil. cerita tentang dua bocah mencari makna berbagai hal.

Sebelumnya saya belum pernah membaca dongeng karya Grimm bersaudara, mereka saja saya tidak tahu terlebih karya-karyanya, oh mungkin tahu tapi tidak tahu kalau mereka berdualah pembuatnya. Karena penasaran saya mencari info mereka berdua di tante wiki: Grimm bersaudara merupakan kakak beradik Jakob dan Wilhelm Carl Grimm ialah dua orang akademik berkebangasaan Jerman yang terkenal karena menerbitkan kumpulan cerita rakyat dan dongeng. Mereka kemungkinan sekali merupakan pengarang novella paling masyhur dari Eropa, memungkinkan meluasnya pengetahuan kisah-kisah seperti Puteri Salju, Rapunzel, Cinderella, Hansel dan Gretel.

Lalu apa hubungannya dengan buku ini? klik klik sedikit, buku karya Adam Gidwitz ini kayak fanficnya dongeng-dongeng Grim Bersaudara, hanya saja dibuat lebih dark, atau kalo dilihat dari font yang berbeda, Gidwitz seperti sedang membacakan cerita kepada pembaca, bahasa kerennya narator. Jadi nggak salah kalau judulnya A Tale Dark & Grimm, membaca sinopsisnya saja kita sudah tahu kalau dongeng ini nggak biasa dan darah akan berceceran. Kalau dibilang buku anak-anak memang cocok tapi bagian berdarah-darahnya memang perlu pengawasan dari orang tua, tapi ada baiknya juga kalau anak-anak diperkenalkan dengan cerita yang tidak melulu 'halus' dan bahagia. Ada sembilan bab, entah ini merupakan novel atau kumpulan cerpen, yang jelas masing-masing bab bisa berdiri sendiri. Mari kita intip masing-masing bab-nya.

Johannes yang Setia
Dahulu kala, ada seorang raja yang berpesan kepada pelayannya yang setia, Johannes, sebelum dia meninggal yaitu: menyuruhnya setia kepada anaknya atau Raja Muda sebagaimana dia setia kepadanya dan menunjukkan seluruh warisan kerajaan, seluruh negeri kecuali satu ruangan. Ruangan berisi lukisan wajah puteri emas. Setelah bosan dengan berbagai kekayaan yang telah dinikmatinya, Raja Muda penasaran dengan satu ruangan yang tidak boleh disentuhnya, dia  mengamuk dan Johannes yang Setia pun tidak tega melihatnya lalu menunjukkan ruangan itu. Ruangan itu berisi lukisan seorang perempuan yang sangat cantik tapi terlihat sedih. Dia dikutuk, setiap kali menikah suaminya mati, anak-anaknya ditakdirkan untuk memiliki nasib yang lebih buruk dari kematian.

Raja langsung jatuh cinta padanya, dia pun mengumpulkan emas, sesuatu yang paling disuka Puteri, mereka menikah dan mempunyai dua anak, Hansel dan Gretel. Bagaimana dengan kutukannya? Johannes yang Setia mendengar percakapan gagak yang meramalkan kejadian-kejadian yang akan menimpa Raja-nya. Sayangnya, usaha yang dilakukannya demi menyelamatkan Rajanya dianggap penghianatan dan dia mendapat hukuman mati. Sebelum ajalnya tiba, dia menceritakan percakapan para gagak itu kepada sang Raja, hasilnya? tubuhnya menjelma menjadi batu mulai dari jantung sampai puncak kepalanya. Ada satu cara untuk membebaskan Johannes yang setia dari kutukan batu tersebut, sang Raja harus memenggal kepala anak kembarnya dan melumuri patung Johannes dengan darah mereka.

Hansel dan Gretel
Mereka kecewa dengan kedua orang tuanya lalu memutuskan kabur dari istana dan memasuki dunia luas nan liar. Keduanya memutuskan menghukum orang tuanya dengan pergi dan mencari sebuah keluarga yang baik, sebagaimana sebuah keluarga seharusnya. Mereka berjalan tak tentu arah dan kelaparan. Ketika mereka melihat rumah di tengah rawa di mana dindingnya sewarna kue coklat dan atapnya seperti lapisan gula, mereka tidak tahan memakannya. Si pemilik rumah alias si pembuat kue kasihan kepada mereka lalu meyuruh mereka tinggal dan menyediakan makanan yang enak, tidak memberi mereka tugas, membuat mereka gemuk, lalu memakannya!

Tujuh Burung Layang-Layang
Ada seorang pria yang tinggal bersama istri dan tujuh anak laki-lakinya. Sang ayah merasa kebahagiannya tidak lengkap karena dia mengingginkan seorang anak perempuan. Lalu suatu malam pintu rumah mereka diketuk dan mendapati seorang anak laki-laki dan perempuan yang bertanya apakah mereka boleh tinggal dengan mereka. Pria itu senang sekali, tidak peduli kalau sebelumnya mereka bercerita baru saja melarikan diri dari orang tua yang ingin memenggal kepala mereka dan perempuan sinting yang mencoba menyantap mereka, pria itu mengganggap Hansel dan Gretel seperti anaknya yang lain, bahkan lebih.
Ayah baru mereka sangat bahagia, tapi tidak dengan sang ibu, karena merasa sangat menyayanginya, Gretel mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, karena tidak bisa mematuhi perintah ayahnya ketika menyambut kedatangan Hansel dan Gretel pertama kali, tujuh anak laki-laki itu dikutuk menjadi burung. Karena merasa sangat bersalah, Gretel bersama saudaranya mencari ke tujuh burung layang-layang itu demi mengembalikan kebahagiaan si ibu, yang menyebabkan Gretel kehilangan jari tengahnya.

Kakak-Beradik
Mereka kecewa dengan orang tua, ayah mereka sendiri tega memenggal kepala mereka, perempuan pembuat kue mencoba menyantap mereka, dan ayah baru mereka bwerharap anak-anaknya menjelma menjadi burung. Mereka memutuskan hidup berdua saja, mereka tidak butuh orang tua. Mereka mengelana lagi hingga sampai di Hutan Labenwald, Hutan Kehidupan, rumah baru mereka. Sang pohon yang menyambut mereka berpesan agar mereka tidak mengambil tak lebih dari yang mereka butuhkan, menjaga keseimbangan hutan. Mereka membangun rumah dan mengumpulkan makanan dari hasil hutan, mereka merasa bahagia. Sayangnya Hasel melupakan pesan si pohon, dia ketagihan berburu, banyak hewan yang mati dia menjadi gelap mata dan meniggalkan Gretel sendirian.

Senyuman Semerah Darah
Gretel mengelana sendirian, saudaranya telah mati dibunuh pemburu. Dia berhenti di sebuah desa yang terlindungi hutan lebat lainnya, hutan yang gelap, mengancam dan mati, Hutan Schwarzwald -Hutan Kegelapan. gretel tidak pergi ke hutan itu tapi ke desa yang ramai, tapi perasaannya tidak seperti suasana desa, dia sedih, kelaparan, dan menangis. lalu ada penolong, seorang perempuan yang mengundangnya masuk kerumahnya. Beberapa minggu Gretel serumah dengan wanita itu, menjalani kehidupan seperti yang lainnya, dan jatuh cinta. Dia jatuh cinta kepada pemuda yang sangat tampan, baik hati, ceria dan sangat misterius. Gretel penasaran kemana pemuda itu pergi, keluar dari desa seorang diri. Ketika hubungan mereka sudah sangat dekat, pemuda itu mengajak Gretel melihat rumahnya di hutan, hutan kegelapan. Gretel ragu, pemuda tampan itu tidak mengacuhkannya ketika berkunjung ke desa, sampai Gretel setuju pergi darinya. Gretel tidak tahu kalau dia berteman dengan kematiannya.

Tiga Helai Rambut Emas
Seorang Duke sangat senang dengan hasil buruannya, bin
atang langka, seperti setengah serigala dan setengah manusia, setengah beruang dan setengah bocah laki-laki. Dan apa yang terjadi ketika binatang itu selesai dikuliti? seorang bocah laki-laki yang telanjang dan berlumuran darah, masih bernapas. Hansel menjadi anak seorang lord dan lady, memiliki orang tua dan hidup nyaman, sayangnya dia tidak bahagia karena tidak ada Gretel, dia akan menemukan Gretel dia berjanji akan menjadi anak yang baik. Ternyata ada sesuatu yang tidak diketahui Hansel tentang ayahnya, ternyata dia gemar berjudi dan sering kalah, orang asing yang menjadi lawannya itu berkata sang lord akan mendapat kembali uangnya jika dia mau mempertaruhkan apa pun yang berdiri di depan perapian perpustakaannya, dan yang berdiri pada saat itu adalah Hansel.

Hansel telah digadaikan pada iblis, dia menyuruh Hansel untuk pergi ke neraka tiga hari lagi kalau tidak sang iblis akan membanjiri seluruh desa dengan api dan semua orang akan mati. Hansel terpaksa mematuhinya. lalu ada seorang laki-laki tua yang berkata Hansel bisa keluar dari neraka kalau dia memiliki tiga helai rambut emas Iblis.

Hansel, Gretel, dan Kerajaan yang Hancur
Hansel, Gretel, dan Sang Naga
Hansel, Grretel, dan Orang Tua Mereka

Mana cuplikan ketiga bab terakhirnya??? hehehe sebenarnya saya sudah sedikit capek menceritakannya panjang kali lebar kali tinggi review ini, selain itu ketiga cerita terakhir itu adalah pamungkas dari buku ini jadi sebaiknya dibaca sendiri. Oke, saya kasih bocoran sedikit, Johannes berhasil menemukan Hansel dan meminta mereka kembali kepada orang tuanya, dia juga mengatakan kalau kerajaan mereka kacau, ibu mereka diculik naga. Hansel pun mencari Gretel dan berusaha menyelamatkan kerajaan dan juga orang tuanya.
Tamat.
Kau, tahu, untuk menemukan hikmah tebijak seseorang harus melalui masa-masa tergelap. Dan untuk melalui masa-masa tergelap itu tak disertai pemandu. Ya, tak ada pemandu, kecuali keberanian.
Suka sekali, aroma dark-nya terasa, kebetulan saya lagi menggandrungi cerita berbau dark jadi kalau disajikan cerita berdarah-darah seperti ini antusias sekali. Covernya dark, mendukung isi cerita, sedikit berbeda dari cover aslinya, walaupun sama-sama sangat bagus. Cara Gidwitz menjadi narator pun sangat unik, membuat serita sedikit panjang dan tidak tamat-tamat tapi malah membuat penasaran dan lebih bayak darah di endingnya. Dari segi ceritanya sendiri walaupun kelam sebenarnya mengandung makna bahwa orang tua itu sangat diharapkan oleh anaknya, terlebih kasih sayang. Selain itu ikatan darah memang kuat, lihat bagaimana Hansel dan Gretel melalui petualangan mereka bersama-sama, mencari orang tua yang mereka harapkan dan menyayangi mereka, saling menjaga, percaya, dan mencintai. Ahhhh, saya jadi penasaran dengan cerita Hansel dan Gretel yang ditulis oleh Grimm bersaudara, berharap akan banyak darah lagi :).

A_tale_dark_and_grimmHansel_dan_gretel

Kesetiaan itu penting. Memahami itu penting. Tapi, tak ada yang lebih berharga selain anak. Tak ada.

4 sayap untuk Hansel dan Gretel.

Kamis, 19 Januari 2012

Kisah-Kisah Tengah Malam


Kisah2_tengah_malam


Sinopsis:
Kisah-Kisah Tengah Malam berisi tiga belas cerita pendek karya klasik Edgar Allan Poe. Masing-masing cerita di sini akan membawa pembaca menuju pengalaman unik yang penuh ketegangan, teror, dan misteri. Beberapa cerpen Edgar Allan Poe yang terkenal seperti Black Cat, The Fall of the Usher, dan Tell-Tale Heart bisa Anda temukan dalam kumpulan cerpen ini.
Saat membaca Kisah-Kisah Tengah Malam, Anda akan diajak memasuki rumah tua misterius, pembalasan, hingga terombang ambing dalam badai di lautan. Dan pada akhirnya, cerpen-cerpen pilihan di sini akan membawa Anda terkagum-kagum pada master horor gotik, Edgar Allan Poe.

Review
Masing-masing cerita di sini adalah sebuah legenda - pengalaman unik bagi pembaca. Berbeda dengan penulis lain seangkatannya, kekuatan Poe terletak pada ironi dan dark humor. Dia saat Charles Dickens, Nathaniel Hawthore dan Mark Twain sibuk mempelopori cerita saga berpesan moral (era Romantisme), Poe menoreh warna baru dalam kancah kesusastraan dunia. Suspens. Misteri. Macabre - Maggie Tiojakin.
Membaca sinopsis dan Catatan Tengah Malam yang ditulis oleh penerjemah, saya sangat penasaran sekali dengan buku yang ditulis oleh master horor gotik, Edgar Allan Poe. Beberapa kali membaca cerita bergenre dark saya selalu suka, sehingga saya berharap banyak akan buku ini. Setelah selesai membaca, keinginan saya terkabul.
Berisi tiga belas cerpen, yaitu:
  1. Gema Jantung yang Tersiksa (1893): Bercerita tentang seseorang yang tidak suka dengan tatapan mata lelaki tua kemudian dia merencanakan pembunuhan. Dia memutilasi mayatnya, memotong kepala, lengan, kaki, dan tubuhnya. Kemudian Dia menyembunyikan mayat tersebut di bawah lantai. Ketika ada petugan kepolisian memeriksa, mereka tampak puas dengan alibinya, si pembunuh malah merasa terganggu karena ada suara-suara yang menghantuinya, dia menjadi gelisah.
  2. Catatan Dalam Botol (1833): Badai besar menerjang kapal, terombang-ambing di tengah lautan. Kemudian 'aku' melihat kapal perang yang terangkat tinggi di tengah badai besar yang mengamuk di perairan misterius, bangkit dari air.
  3. Hop-Frog (1849): adalah seorang pelawak kontet mempunyai seorang sahabat yang sama-sama memiliki tubuh kontet,Trippetta. Ketika Raja mendorong tubuh Trippeta dan menuangkan anggur kemukanya, Hop-Frog melancarkan balas dendam dengan memberikan usul sebuah permainan yang akan disukai oleh Raja, Delapan Orangutan.
  4. Potret Seorang Gadis (1842): lukisan seorang gadis dengan kecantikan yang unik, wajah yang selalu dihiasi senyuman, terlihat sangat nyata.
  5. Mengarungi Badai Maelstrom (1841): kita akan diajak ke pusaran air Moskoe-strom, menunggangi ombak, merasakan terombang ambing di pinggiran pusaran air seperti gelembung udara di atas ombak.
  6. Kotak Persegi Panjang (1844): perkenalkan Mr. Cornelius Wyatt, seorang seniman muda, membawa kotak persegi panjang dengan lubang di tengahnya ketika menumpangi kapal Kapten Hardy, kotak persegi panjang itu berisi mayat istrinya.
  7. Obrolan dengan Mummy (1845): bagaimana rasanya ketika kamu akan membedah Mummy yang berusia 700 tahun dan tiba-tiba Mummy itu bangun?
  8. Setan Merah (1842): Pangeran Prespo menantang si 'Setan Merah'
  9. Kucing Hitam (1843): seorang suami menanam ujung bilah kapak di kepala istrinya, kemudian menyimpan mayat tersebut di dinding ruangan penyimpanan anggur. Kucing hitam itu yang merasukinya!
  10. Jurang dan Pendulum (1842): seorang tahanan Toledo yang sedang menunggu hukumannya.
  11. Pertanda Buruk (1846): berjumpa dengan monster yang amat dekay dengan kita, dan amat mirip.
  12. William Wilson (1842): ada sesosok orang yang sangat mengangguku, dia suka sekali meniru apa yang aku lakukan, bahkan dia juga memiliki nama yang sama denganku, aku amat membencinya, dan akan membunuhnya.
  13. Misteri Rumah Keluarga Usher (1839): kita akan berwisata ke rumah yang dikelilingi asap mistis seperti kabut.
Seriously, saya membaca buku ini pada malam hari dan tidak merasakan takut sama sekali. Cerita favorit saya adalah Gema Jantung yang Tersiksa, Hop-Frog dan Kucing Hitam, cerita yang sadis-sadis, hehehe. Kadang saya terbawa sama perasaan si pembunuh, ikut merasa gelisah dan bertanya-tanya. Bukannya tidak menakutkan, hanya saja memang kebanyakan sadis. Mungkin yang sedikit horor adalah Potret Seorang Gadis dan Misteri Rumah Keluarga Usher. Bahkan saya menganggap Kotak Persegi panjang itu romantis, Obrolan dengan Mummy membuat saya tersenyum, Catatan Dalam Botol dan Mengarungi Badai Maelstrom berbau fantasy. Yup, komplit, semua genre masuk tapi tetap ada polesan gloomy-nya.

Covernya juara! Saya suka sekali, unik, serem dan lucu. Setuju juga seperti yang dikatakan sang penerjemah, detail, misterius, dan ironis, sangat mengambarkan cerita-cerita yang dibuat Edgar Allan Poe. Saya juga sangat suka setiap kali penulis mengakhiri cerita, mengandung kejutan dan tak terduga. Terjemahannya bagus, tidak ada yang membuat saya bingung dan saya merasa tidak ada typo. Hanya saja di buku ini tidak ada profil penulis, di mana Kisah-Kisah Tengan Malam ini adalah karya Edgar Allan Poe yang pertama saya baca, saya ingin tahu buku apa saja yang pernah dia buat dan sejarah singkat tentang dirinya. Tapi, tidak mengurangi alasan kenapa buku ini harus dibaca. Bacalah tengah malam, dan siapkan selimut ketika membacanya.
4 sayap untuk master horor gotik kita.

Kisah-Kisah Tengah Malam
penulis: Edgar Allan Poe
penerjemah: Maggie Tiojakin
editor: Hetih Rusli
penerbit: Gramedia
ISBN: 978-979-22-6537-8
cetakan I, Desember 2010
245 halaman

Kamis, 30 Juni 2011

Prophecy of The Sisters


10809874


Penulis: Michelle Zink
Penerbit: Matahati
Penerjemah: Ida Wajdi
Penyunting: Aisyah
Korektor: Tisa Anggriani
Cetakan: I, Maret 2011
ISBN: 602-859-026-6
359 halaman
Literary award: Chicago Public Library Best of the Best (2010), Top Ten Debut YA Novels 2009 Booklist (2009), Best Villain Chapters Indigo Teen Reads Awards (2010), NYPL Stuff for the Teen Age (2010)
Setting; New York, 1890

Lia Milthorpe merasa bahwa kematian ayahnya bukan kebetulan semata, banyak kejadian aneh setelah ayahnya meninggal di Kamar Gelap, kamar yang pernah menjadi kamar pribadi ibunya. Menemukan tanda ditangannya: seekor ular yang membentuk lingkaran dan memakan ekornya sendiri dengan hufuf C ditengah-tengahnya: Jorgumand, melihat saudara kembarnya, Alice bersikap aneh dan melakukan ritual seram, menemukan buku dalam bahasa latin “Librum Maleficii et Disordinae” yang artinya Buku Kekacauan, dia yakin semua itu berhubungan satu sama lain, dia berniat mencari tahu semua keanehan itu. Atas bantuan pacarnya, James, Lia tahu kalau Buku Kekacauan itu berisi dongeng kuno mengenai malaikat atau iblis namun buku tersebut tidak utuh, ada bagian penting yang hilang.


Kisah mengenai malaikat atau iblis yang dibuang dari surga. Konon, para Pengawas telah ditipu oleh Maari untuk melanggar larangan, salah satu dari saudara kembar. Maari memulai penghianatan dengan merayu Samael, malaikat yang paling dipercayai Tuhan. Samael berjanji pada Maari, jika maari melahirkan seorang malaikat, wanita itu akan menerima semua pengetahuan yang terlarang baginya sebagai manusia. Dan Samael benar. Setelah memperistri manuasia, para malaikat yang dibuang itu, atau Pengawas, mengajarkan segala macam sihir kepada pasangan baru mereka. Setelah Pengawas memperistri manusia dan membagi pengetahuan mereka, mereka diusir, dipaksa mengembara ke delapan Dunia Lain untuk selamanya hingga waktu Malapetaka Tuhan atau Kiamat. Setelah itu mereka tidak disebut lagi para Pengawas tetapi Roh yang Tersesat. Konon, ada cara mereka untuk kembali kedunia fisik, melalui dua saudari, satu Sang Garda (kedamaian di dunia fana) dan satu lagi sang Gerbang (tempat Roh bisa lewat). Jika Roh bisa membuat jalan kedunia kita, Malapetaka Tuhan  akan dimulai dan Roh akan bertempur bersama sebanyak-banyaknya roh tersesat yang bisa mereka bawa kembali dari Dunia Lain tetapi tentara roh tidak bisa memulai pertempuran tanpa pemimpin mereka, Samael. Samael hanya bisa  melewati Gerbang jika dia dipanggil oleh salah satu saudari yang ditakdirkan memanggilnya keluar atau sang Malaikat membawa kunci-kunci menuju Neraka.
Lia berpikir kalau tanpa kunci-kunci itu sesuatu yang mengerikan akan terjadi, jika dia dan Alice berada di pihak yang berseteru maka Lia harus menemukan kunci-kunci tersebut sebelum adiknya menemukannya.
Biarkan Gerbang Malaikat mengayun membuka tanpa Kunci-Kunci, diikuti Tujuh Tulah dan Tak Kembali
Awalnya Lia berpikir kalau dia adalah sang Garda dan adiknya sang Gerbang, namun karena keanehan dalam persalinan, kelahiran sungsang, Alice lebih dekat ke jalan lahir sedangkan Lia lebih dekat dari irisan yang dilakukan dokter, oleh karena itu dia menjadi yang pertama lahir, peran mereka pun tertukar. Lia sadar kalau perannya tertukar ketika dia membaca lipatan kertas yang terselip di Buku Kekacauan, berbunyi: “Medali Kekacauan, Tanda Sang Gerbang yang Sejati” yang mengartikan kalau Lialah sang Gerbang yang sesungguhnya karena dia memiliki tanda ular melingkar di tangannya sedangkan adiknya tidak. Sang gerbang selalu memiliki tanda Jorgumand. Masalahnya, Alice tidak mau menjadi sang Garda yang hanya menjadi penjaga, pengawal, melindungi dunia dari para Roh, dia ingin menjadi sang Gerbang, satu-satunya Gerbang yang memiliki kekuatan  untuk memanggil Samael, yang mempunyai pilihan mengahadirkan atau menghancurkannya selamanya. Bisa ditebak dong pilihan Alice.
Lia tidak sendirian dalam pencarian semua keanehan yang dialaminya, dia dibantu dua teman barunya, Luisa Torelli dan Sonia Sorrensen, mereka bertiga mempunyai kesamaan yaitu bisa mengembara di atas Dataran, mempunyai tanda yang sama dipergelangan tangan mereka tapi ada yang membedakan, punya kedua sahabatnya itu tidak mengandung hufuf C seperti punya Lia, kedua temannya itu juga lahir di tanggal yang sama. Mereka pun menyelidiki peran masing-masing, mengetahui kalau masih ada dua orang lagi yang memiliki tanda seperti mereka. Mencari Kunci yang akan mengakhiri ramalan itu.
Waktu baca di sampul belakangnya ada tulisan Dark Fantasy, yaelah setiap bulan saya dicekoki cerita yang gloomy, semi horror, gothic, untungnya saja tidak kapok. Sempat kepikiran juga kedua tokoh ini kayak telenovela Cinta Paulina, sama-sama saudara kembar yang bermusuhan, hihihihi. Setahu saya kalau saudara kembar itu punya ikatan batin yang kuat, saling memiliki dan akan sangat kehilangan kalau salah satunya pergi, mungkin penulis ingin menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Sebelumnya sudah pernah baca kisah tentang malaikat jatuh Hush, Hush yang sangat saya sukai, bedanya di cerita ini lebih condong ke ramalan kuno, akar dari cerita yang penuh teka-teki ini. Yubs, dari awal baca sampai akhir selalu bertanya kenapa, bagaimana, siapa, dimana tidak bisa berhenti sebelum menemukan jawabannya.
Masih banyak sekali pertannyaan tentang buku ini yang belum terjawab, terutama para tokohnya. Kalau Lia mungkin sedikit banyak sudah dijelaskan di buku ini, yang masih banyak pertannyaan adalah tokoh Alice, sebenarnya saya kasihan sama dia, tidak ada keluarga yang memihak dia, Ibunya saja sudah melindungi Lia sejak kecil, ayahnya dari jauh hari mencoba memecahkan ramalan untuk Lia bahkan menyuruh adiknya Henry untuk melindunginya, sedangkan Alice? Sebenarnya dia mempunyai bibi Vicoria untuk mengajarinya menjadi seorang Garda tetapi tidak mendapatkannya juga, penasaran bagaimana Alice bisa setegar itu, menurutku penulis agak pilih kasih deh :D. Ngomong-ngomong soal Henry saya mewek waktu adegan di sungai itu, kejam sekali penulis sama anak kecil yang lumpuh dan unyuuuu seperti dia, berharap sekali ada kesempatan untuk Henry, sedikit saja, adegan yang sangat
mengharukan. James juga tidak banyak diceritakan, sebenarnya berharap juga hubungannya dengan Lia lebih sering dimunculkan karena kisah mereka satu-satunya bumbu romance disini, penyegar agar tidak terkesan suram melulu hehehe. Walaupun ceritanya penuh teka-teki sampai di akhir, saya suka alurnya yang cepat jadi tidak bosan dan karena teka-teki itulah tidak bisa berhenti menyelesaikan sampai akhir, membuat penasaran, covernya juga cantik walaupun saya agak tidak suka kalau sebuah cover itu modelnya manusia, tapi masih mendinglah karena saya lihat ada beberapa edisi yang covernya malah terkesan horor. Berharap kelanjutannya cepat diterbitkan, perjalanan Lia sepertinya masih sangaatttttt panjang :)
4 sayap untuk si kembar yang nggak akur.
NB: Ini dia lanjutannya

GotgCof-cover
ada juga book trailernya
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=vf9lqhoptFQ]
sedikit tentang pengarangnya,

Mzink_08_final_web-1
Michelle Zink tinggal di New York, sangat tertarik dengan mitos dan legenda kuno. Nggak heran kenapa ceritanya juga mengandung legenda, lanjutan dari seri Gothick Fantasy, Circle of Fire akan rilis pada tanggal 3 Agustus 2011, gak sabar yah :))
untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi www.michellezink.com

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...