Tampilkan postingan dengan label Gagasmedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gagasmedia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juli 2021

Camar Biru by Nilam Suri | Book Review

Judul buku: Camar Biru
Penulis: Nilam Suri
Editor: Gita Romadhona &eNHa
Desainer sampul: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-603-0
Cetakan pertama, 2012
280 halaman
Buntelan @GagasMedia
Aku membutuhkanmu.
Kau terasa tepat untukku. Pelukanmu serasi dengan hangat tubuhku. Dan setiap bagian dari diriku sudah terlalu terbiasa dengan kehadiranmu-dengan suaramu, dengan sentuhanmu, dengan aroma khas tubuhmu. Dengan debaran yang terdengar seperti ketukan bermelodi saat kau menatapku penuh perhatian seperti itu.

Aku membutuhkanmu.
Ya cinta, ya waktumu. Dan kau sudah melihat jujur dan juga munafikku. Bahkan, di saat aku begitu yakin kau akan meninggalkanku, kau hanya menertawakan kecurigaanku dan merangkul bahuku. Sungguh heran, setelah sekian tahun pun, kau masih bertahan di sini, bersamaku.

Aku membutuhkanmu-dan bisa jadi... aku mencintaimu. Tapi, aku belum akan mengakui ini padamu. Aku belum siap meruntuhkan bentengku dan membiarkanmu memiliki hatiku....

Jumat, 10 November 2017

The Second Best by Morra Quatro | Book Review

Judul buku: The Second Best
Penulis: Morra Quatro
Editor: Alaine Any
Desainer sampul: Agung Nurnugroho
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-900-3
Cetakan pertama, 2017
218 halaman
Beli di Gramedia Slamet Riyadi
Tanyakan hatimu bila kau bimbang.
Mengapa sang cinta pertama,
sosok yang kau kenal dekat, tak mampu kau raih?
Lalu, apakah hati ini siap untuk pilihan cinta yang lain?


Bagi Gwen, jatuh hati kepada Aidan terasa mudah. Hatinya selalu tertuju kepada dirinya. Namun, hati Aidan sulit dijangkau olehnya.

Lalu, Edgar hadir menawarkan rasa yang sehangat lagu cinta. Bersamanya, yang Gwen tahu adalah ia tak terlalu merasa sakit--karena hati Edgar selalu terbuka untuk dirinya.

Namun, cobalah tanya hati sekali lagi. Benarkah Edgar adalah sosok pilihan kedua terbaiknya? Atau... diam-diam Aidan masih ia rindukan?

Jumat, 28 Juli 2017

[Book Review] Happy Tummy by Mariska Tracy

Judul buku: Happy Tummy
Penulis: Mariska Tracy
Editor: Jumali Ariadinata & Alaine Any
Desainer sampul: Amanta Nathania
Ilustrator isi: Asyraful Umam
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-780-815-7
Cetakan pertama, 2015
204 halaman
Hasil swap di IRF
Siapa yang happy kalau dapat makanan gratis? Hayo, ngacung!

Oke, gue juga, kok.
Hobi gue itu makan-dengan-porsi-banyak.
Nah, demi menyalurkan hobi gue tersebut, gue suka ikutan lomba makan.
Ini artinya, gue bisa makan gratis sebanyak-banyaknya dan dapat hadiah pula!

Lomba makan? Iya, lomba makan yang kayak di TV Champion itu.

Menurut gue, jadi competitive eater itu merupakan cita-cita yang keren.
Coba bayangkan bagaimana bangganya saat lo bisa menghabiskan makanan
enak dalam waktu singkat?! Lo nggak hanya bisa menikmati makanan
superenak, tapi bisa terkenal kayak gue.
Hahaha…. Yang penting, gue happy ketemu makanan.

Yuk, ikuti cerita seru gue yang kata orang “Jago Makan” ini.
Selamat makan, eh, selamat membaca!

Senin, 30 Mei 2016

Blog Tour: My Other Half - What Is Truly Love? | + #KuisBuku



Hai haloooo, sampai juga di persinggahan Truly Love Blog Tour hari ketiga di Kubikel Romance, kali ini saya mendapatkan jatah untuk membahas What Is Truly Love? Saya akan mendefinisikan Truly Love yang tentu saja berhubungan dengan buku My Other Half. Ini adalah kali pertama saya membaca tulisan Cyndi Dianing Ratri, di mana My Other Half juga merupakan buku debutnya. Sebelumnya saya belum pernah menengok akun askfm miliknya, saya jarang bermain-main dengan sosial media tersebut. Namun, saya sangat menikmati tulisannya di buku ini, diksinya indah, sangat puitis, sangat quoteable dan tentu saja penuh dengan cinta.

Sebelum menuju ke makna Truly Love di buku My Other Half ini, saya akan bercerita sedikit tentang isinya. Dikisahkan Aninda dan Adinda, saudara kembar yang terpisah sejak kecil karena perceraian orangtua mereka, Aninda ikut dengan ibunya dan hidup sederhana di Bogor, sedangkan Adinda, si bungsu ikut ayahnya yang kaya raya dan pindah ke Surabaya. Walau hidup berkecukupan, Dinda merasa hidupnya membosankan, dia tidak mendapatkan kasih sayang dari orangtua pada umumnya, ayahnya sangat dingin dan jarang berada di rumah. Dia jarang bertemu ibu dan kakaknya karena terpisah jarak, hal tersebut membuat kedua saudara kembar tersebut tidak memiliki hubungan yang dekat.

Jumat, 12 Februari 2016

Resensi: Forgiven Karya Morra Quatro

Judul buku: Forgiven
Penulis: Morra Quatro
Editor: Kinanti Atmarandy
Desainer cover: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-432-1
Cetakan kedua, 2010
266 halaman, hardcover
Buntelan dari @GagasMedia
DIALAH YANG PERTAMA.

Maniak Fisika. Pengagum Albert Einstein. Setia kawan. Si iseng dan suka usil, kalau sisi kekanak-kanakannya sedang kumat. Karla bisa menyebutkan sederet lagi hal unik tentang Will. Betapa tidak, selama bertahun-tahun, laki-laki itu adalah sahabat terbaiknya. Dan bagi Will, dia adalah tempat berbagi rahasia dan mimpi-mimpi yang tak sembarang orang tahu. Namun, siapa sangka, ternyata itu tak cukup untuk membuatnya merasa mengenal laki-laki itu.

DIALAH SATU-SATUNYA.

Takada yang bisa menggantikan Will. Ke mana pun dia pergi, dengan siapa pun diaakrab, Will tetap yang paling spesial. Seperti bintang Polaris yang selalu berada di utara Bumi, demikianlah keberadaan Will di hati Karla. Selamanya.

DIA, YANG TAK TERLUPAKAN.

Kepergian Will tak ubahnya bagaikan El Nino—memporakporandakan hati Karla habis-habisan.Jarak membuat rindu Karla merajalela. Dia kehilangan bagian terbaik dalam hidupnya. Tapi perasaan kehilangan itu tak seberapa dibanding rasa kaget saat mendengar berita buruk tentang Will. Karla mendengarkan suara hatinya sekali ini—dia tak akan membiarkan Will menghadapi semua itu seorang diri....

FORGIVEN, sebuah kisah tentang lelaki pemuja Champagne Supernova dan perempuan yang selalu menanti bintang itu.

Selasa, 01 Desember 2015

Perfect Pain by Anggun Prameswari | Book Review

Perfect Pain
Penulis: Anggun Prameswari
Editor: Jie Effendie
Desainer sampul: Levina Lesmana
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-840-8
Cetakan pertama, November 2015
316 halaman
Buntelan dari @mbakanggun
Bisa dibeli di @bukupediacom
Sayang, menurutmu apa itu cinta? Mungkin beragam jawab akan kau dapati. Bisa jadi itu tentang laki-laki yang melindungi. Atau malah tentang bekas luka dalam hati-hati yang berani mencintai.

Maukah kau menyimak, Sayang? Kuceritakan kepadamu perihal luka-luka yang mudah tersembuhkan. Namun, kau akan jumpai pula luka yang selamanya terpatri. Menjadi pengingat bahwa dalam mencintai, juga ada melukai.

Jika bahagia yang kau cari, kau perlu tahu. Sudahkah kau mencintai dirimu sendiri, sebelum melabuhkan hati? Memaafkan tak pernah mudah, Sayang. Karena sejatinya cinta tidak menyakiti.

Jumat, 23 Oktober 2015

Last Forever by Windry Ramadhina | Book Review

Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Jia Effendie
Ilustrator isi: Windry Ramadhina
Desain sampul: Ayu Widjaja
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-843-2
Cetakan pertama, 2015
378 halaman
IDR 80k + Book Jacket (PO di @GagasMedia)
“Seharusnya, aku tidak boleh mengharapkanmu. Seharusnya, aku tahu diri. Tapi, Lana..., ketakutanku yang paling besar adalah... aku kehilangan dirimu pada saat aku punya kesempatan memilikimu.” — Samuel

“Untuk berada di sisimu, aku harus membuang semua yang kumiliki. Duniaku. Apa kau sadar?” — Lana

Dua orang yang tidak menginginkan komitmen dalam cinta terjerat situasi yang membuat mereka harus mulai memikirkan komitmen. Padahal, bagi mereka, kebersamaan tak pernah jadi pilihan. Ambisi dan impian jauh lebih nyata dibandingkan cinta yang hanya sementara. Lalu, bagaimana saat menyerah kepada cinta, justru membuat mereka tambah saling menyakiti? Berapa banyak yang mampu mereka pertaruhkan demi sesuatu yang tak mereka duga?

Senin, 28 September 2015

What If by Morra Quatro | Book Review

Penulis: Morra Quatro
Editor: Idha Umamah
Desainer sampul: Amanta Nathania
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-833-5
Cetakan pertama, 2015
280 halaman
Harga: IDR 50.400 (off 10% PO di @miss_morra)
Kamila.

Si Anal. Pengagum Sigmund Freud. Asisten dosen ilmu sosial yang sangat detail, yang selalu menjawab tiap pertanyaan di kelas. Menurut Kamila, orang-orang, terutama pada usia muda mereka, sesungguhnya punya kehausan alami akan ilmu. Baginya, hubungannya dengan Jupiter kemarin terasa seperti mimpi, sisanya tak benar-benar nyata. 



Jupiter.
Mahasiswa tingkat dua. Penyuka basket, pemain gitar, perayu ulung. Ia telah menghadirkan Kamila di dalam hatinya sejak kali pertama pertemuan mereka di bawah langit siang. Baginya, ada sekelumit cerita yang harus ia ungkap. Tentang gadis yang ingin selalu ia antar pulang; tentang kisah yang datang bersamanya. Namun, ketika mereka tak lagi berjarak, ia menyadari ada sesuatu yang membuat segala hal di bawah langit siang itu terasa tak sama. 

WHAT IF, tentang harapan yang terhalang. Tentang kenyataan yang tak mungkin dimungkiri. Tentang hidup yang tak selalu berpihak—hingga memaksa Jupiter dan Kamila menjadi lebih kuat daripada yang mereka sadari.

Senin, 07 September 2015

Somewhere Only We Know by Alexander Thian | Book Review

Somewhere Only We Know
Penulis: Alexander Thian
Editor: Mita M. Supardi & Tesara Rafiantika
Desainer sampul: Agung Nugroho
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-830-0
Cetakan pertama, 2015
338 halaman
Pinjam @alvina13
Bisa dibeli di @bukupediacom
"You don't define love. You just...love."

Kenzo
Menyusuri jalanan Hanoi yang basah, menerobos hujan yang masih turun dengan deras. Gue melangkah tanpa peduli ke mana kaki membawa gue pergi. Lampu kuning jalanan membuat jejak-jejak rintik hujan tampak jelas. Entah karena gue yang delusional atau terlalu romantis menjijikan, gue setengah berharap dia akan muncul di ujung jalan, bersandar pada tiang lampu, membawa payung, lalu tersenyum melihat gue.

Ririn
Kenangan itu masih sejelas dan sebening film yang berformat blu-ray. Gue tertawa kecil ketika membuka pintu taksi, membayangkan wajah aneh Arik sore itu. Dalam perjalanan pulang, gue bermimpi tentang berdansa di awan, sementara kembang api meledak-ledak di sekitar gue dan Arik.

Arik, can we be infinite?
Most of all, is this the love we think deserve?

Bagi Kenzo, cinta ibarat secangkir kopi.
Terkadang terasa pahit, tetapi tetap memiliki banyak lapis rasa.
Bagi Ririn, kakak Kenzo, cinta hanya memiliki duia rasa: pahit dan manis.
Meski Kenzo meyakinkan selalu ada ruang untuk dongeng cinta, Ririn berusaha melupakan cinta karena pahitlah yang mendominasi kisahnya.

Ketika cinta benar-benar ada di hadapan keduanya, mampukah mereka menerima dan memperjuangkannya?

Sabtu, 29 Agustus 2015

Sunset Holiday by Nina Ardianti & Mahir Pradana | Book Review

Sunset Holiday
Penulis: Nina Ardianti & Mahir Pradana
Editor: Alit Tisna Palupi
Desainer sampul: Dwi Anisa Anindhika & Agung Nugroho
Ilustrator isi: Gama Marhaendra
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-818-1
Cetakan pertama, Juni 2015
470 halaman
Harga: Rp 69.500 (off 10% titip Nana di Jakbook)
“We are all strangers until we meet.”



Jatuh cinta dan bertemu denganmu tidak ada dalam rencana perjalananku. Namun, di perjalanan sejauh ini, kamulah hal terbaik yang terjadi kepadaku. Aku menebak-nebak di mana akhir senyum manismu yang menghangatkan.



Hal paling menyakitkan dari jatuh cinta adalah kehilangan setelah memilikinya. Karena itulah, aku tidak berani berharap banyak. Kita hanyalah dua orang asing di tempat asing. Akan lebih banyak risikonya jika aku memutuskan untuk jatuh cinta.

Jika aku tidak akan menjadi bagian dalam sisa perjalanan hidupmu, bisakah kamu mengingatku sebagai bagian terbaiknya? Aku tidak berani menanyakannya karena diam-diam kutahu tujuan terakhir kita ternyata tak sama.

Kita kemudian bukan lagi dua orang asing di negeri asing. Namun, mengapa sakit ketika mengingat ternyata rasa ini terasa lebih asing daripada sebelumnya?

***

Audy dan Ibi bertemu di Paris, kota yang menyimpan banyak pesona cinta. Karena impulsif, Ibi mengikuti Audy melakukan perjalanan keliling Eropa. Entah di Praha, Roma, atau Venezia, mungkin di sanalah cinta menyapa. Namun, apakah kebersamaan singkat itu berarti banyak jika sejak awal tujuan akhir mereka ternyata tak sama?

Kamis, 30 Juli 2015

Orange (Repackaged) by Windry Ramadhina | Book Review

Orange (Repackaged)
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Christian Simamora & Ayuning
Penyelaras aksara: Gita Romadhona & Widyawati Oktavia
Desain sampul: Agung Nugroho
Ilustrator isi: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-819-8
Cetakan pertama, 2015
306 halaman
Harga: Rp 42.500 (PO di Windry Ramadhina)
Dikuncinya pintu di belakangnya lalu ia bersandar lemas pada pintu tersebut. Ia seperti dipaksa menyadari kenyataan. Konyol rasanya, bercinta dengan Diyan di dalam kamar yang penuh dengan kenangan mengenai Rera.


Ah, dirinya kesal setengah mati.

Faye ditunangkan. Tanpa dasar cinta dan murni karena alasan bisnis. Calon tunangannya, Diyan, adalah eligible bachelor yang paling diinginkan di Jakarta. Laki-laki yang tak bisa melepas kenangan masa lalunya dengan seorang model cantik blasteran Prancis.

Harusnya hubungan mereka hanya sebatas ikatan artifisial saja. Tapi cinta, ego, dan ambisi yang rumit mendorong mereka ke situasi yang lebih emosional. Situasi yang mengharuskan mereka memilih dan melepaskan.

Sabtu, 13 Juni 2015

Bitter Winner by Mita Miranti | Book Review

Bitter Winner (Seven Deadly Sins #4)
Penulis: Mita Miranti
Editor: Prisca Primasari & Tesara Rafiantika
Desain cover: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-804-1
Cetakan pertama, Mei 2015
248 halaman
Buntelan dari @mitamiranti_
Di antara banyak harapan yang belum juga terjawab, kau salah satunya. 

Namun, aku akan setia menunggu tiada henti. 

Lagi pula, siapa yang bisa melarikan diri dari patah hati? 

Aku tidak akan pernah menyesal menjatuhkan hati kepadamu. 

Juga tak akan pernah takut untuk kehilanganmu. 

Cinta tak akan pernah tersesat dan akan menentukan sendiri ke mana muara yang ia tuju. 

Jika di ujung jalan bercabang ini aku tak menemukanmu, aku akan berbalik arah dan kembali mencarimu. 

Kembali menyusuri jalan setapak yang kutemui. 
Tak peduli berapa putaran telah aku lewati. 
Berapa lama lagi aku akan menunggu? 
Berapa banyak lagi luka yang akan kurasa? 
Karena cinta adalah candu, luka tak akan masuk hitunganku. 
Bukankah hanya cinta yang akan membuat hati utuh?

Sabtu, 28 Februari 2015

Walking After You by Windry Ramadhina | Book Review

Walking After You
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Gita Romadhona & Ayuning
Desainer sampul: Dwi Anisa Anindhika
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-772-X
Cetakan pertama, 2014
320 halaman
Harga: 35k (off 30% di BukaBuku)
Masa lalu akan tetap ada. Kau tidak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya.

Pada kisah ini, kau akan bertemu An. Perempuan dengan tawa renyah itu sudah lama tak bisa keluar dari masa lalu. Ia menyimpan rindu, yang membuatnya semakin kehilangan tawa setiap waktu. Membuatnya menyalahkan doa-doa yang terbang ke langit. Doa-doa yang lupa kembali kepadanya.

An tahu, seharusnya ia tinggalkan kisah sedih itu berhari-hari lalu. Namun, ia masih saja di tempat yang sama. Bersama impian yang tak bisa ia jalani sendiri, tetapi tak bisa pula ia lepaskan.

Pernahkan kau merasa seperti itu? Tak bisa menyalahkan siapa-siapa, kecuali hatimu yang tak lagi bahagia. Pernahkah kau merasa seperti itu? Saat cinta menyapa, kau memilih berpaling karena terlalu takut bertemu luka.

Mungkin, kisah An seperti kisahmu.
Diam-diam, doa yang sama masih kau tunggu.

Sabtu, 07 Februari 2015

Orange by Windry Ramadhina | Book Review

Orange
Penulis: Windry Ramadhina
Editor: Christian Simamora
Cover stylist: Dwi Anisa Anindhika
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-249-3
Cetakan pertama, 2008
290 halaman
‘Dikuncinya pintu di belakangnya lalu ia bersandar lemas pada pintu tersebut. Ia seperti dipaksa menyadari kenyataan. Konyol rasanya, bercinta dengan Diyan di dalam kamar yang penuh dengan kenangan mengenai Rera.

Ah, dirinya kesal setengah mati.’

Faye ditunangkan. Tanpa dasar cinta dan murni karena alasan bisnis. Calon tunangannya, Diyan, adalah eligible bachelor yang paling diinginkan di Jakarta. Laki-laki yang tak bisa melepas kenangan masa lalunya dengan seorang model cantik blasteran Prancis.

Harusnya hubungan mereka hanya sebatas ikatan artifisial saja. Tapi cinta, ego, dan ambisi yang rumit mendorong mereka ke situasi yang lebih emosional. Situasi yang mengharuskan mereka memilih dan melepaskan.

Pertanyaannya: apa... dan siapa?

Selasa, 16 Desember 2014

[Book Review] This is How I Do by Lia Indra Andriana

This is How I Do (Heartbreakers #3)
Penulis: Lia Indra Andriana
Editor: Mita M. Supardi
Desain cover: Amanta Nathania
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-757-6
Cetakan pertama, 2014
258 halaman
Buntelan dari Aini Wk

Bertalenta, cakep, dan terkenal. Semakin tinggi, semakin kencang angin yang berembus. Ya, begitulah yang sedang dihadapi oleh Sandro. Di tengah ketenaran dan puncak kariernya, Sandro dipusingkan dengan dua cewek yang menarik perhatiannya.


Yang satu punya wajah manis, bergaya maskulin, dan terlihat jual mahal. Namun, ada magnet kuat yang membuat Sandro merasa tertantang untuk mengenalnya lebih jauh. Lalu, yang satu lagi, punya penampilan from head to toe-nya maksimal; cantik dan feminin. Belum lagi punya talenta yang sama dengan Sandro.


Sandro hanyut dalam kebingungan. Dunianya berguncang karena masalah ini dan itu. Cerita tentang kehidupannya pun semakin dicari tahu oleh fans-nya. Tidak banyak solusi yang bisa cowok ini ambil. Karena memang semuanya punya muara yang sama; ketidakpastian.

Jumat, 31 Oktober 2014

[Book Review] Lost by Eve Shi

Lost
Penulis: Eve Shi
Editor: Alit Tisna palupi
Desain cover: Jumanta
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-698-7
Cetakan pertama, 2014
310 halaman
Pinjem @dyahmuawiiyah

INI BUKAN CERITA BAHAGIA.
INI TENTANG KAKAK-BERADIK DAN PENGHUNI LAMA

DI APARTEMEN BARU MEREKA.


Ia menggulingkan badan menghadap dinding, dan tempat tidur berderit.

Maura mengucek mata. Tempat tidur ini dibawa dari apartemen lama dan sudah tidak baru. Tapi pasti belum reyot sampai berbunyi tiap kali ia bergerak. Maura mulai menegakkan badan untuk memeriksa kerangka tempat tidur, lalu terkesima.

Di ujung tempat tidur duduk seorang perempuan berambut panjang, memunggungi Maura....

Minggu, 21 September 2014

[Book Review] Take Me to Your Heart by Yudhita Hardini

Take Me to Your Heart
Penulis: Yudhita Hardini
Editor: Jumali Ariadinata & Yuke Ratna P.
Desain sampul: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-746-0
Cetakan pertama, 2014
238 halaman
Harga: 48k (Beli di Gramedia Slamet Riyadi)
Bisa juga dibeli di @bukupediacom

Bagiku, menemukan cinta semudah memecahkan teka-teki yang hanya perlu dihitung dan diukur probabilitasnya. Tak ada kata “menunggu” dalam kamus hidupku.


Namun, ternyata, masih ada perempuan yang percaya akan kekuatan penantian. Baginya, cinta sejati akan datang pada waktu, di tempat, dan kepada orang yang tepat. Lalu, entah bagaimana, aku ikut terjebak dalam sesuatu yang bertahun-tahun tak mungkin kulakukan: menanti.



Aku harus menanti sirnanya memori masa lalu dan rasa perih. Juga menanti kepingan rasa yang dialamatkan hanya pada hatiku. Kini, harapanku hanya satu: semoga menanti sesuatu yang tepat tak akan pernah membuatku kehabisan hari-hari yang pasti. Namun, ragu semakin menyergapku…

Jumat, 19 September 2014

[Book Review] All You Can Eat by Christian Simamora

All You Can Eat
Penulis: Christian Simamora
Editor: Alit Tisna Palupi
Desain sampul: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-643-9
Cetakan pertama, 2013
460 halaman
Harga: 30k (Beli seken di mbak @destinugrainy)

‘CINTA KOK BIKIN SEDIH?’


Dear pembaca,



Berbeda dengan penulis lain di luar sana, aku akan berterus terang mengenai akhir novel ini: bahagia. Tapi, kumohon, jangan desak aku untuk menceritakan awal ceritanya. Juga tentang siapa Sarah, siapa Jandro, dan apa yang menghubungkan mereka berdua.

Aku juga tak akan melebih-lebihkan penjelasanku mengenai novel kesepuluhku ini. ‘All You Can Eat’ memang bukan cerita yang orisinal. Jadi, jangan terkejut saat mendapati ceritanya mengingatkanmu pada curhatan seorang teman atau malah pengalaman hidupmu sendiri. Ini tentang seseorang yang istimewa di hati. Yang tak bisa kamu lupakan, juga tak bisa kamu miliki.

Jadi, apa keputusanmu?
Kalau setelah penjelasan tadi kamu masih ingin membaca novel ini, tak ada yang lagi bisa aku katakan kecuali: selamat menikmati.

Dan selamat jatuh cinta.

CHRISTIAN SIMAMORA


Rabu, 17 September 2014

[Book Review] Good Fight by Christian Simamora


Dia tak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu.
Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu. Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra. Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.



Puaskah kau dengan cinta seperti itu?

Sampai kapan kau terus duduk di situ, menunggu dia berbalik menginginimu?


Berhentilah mengabaikanku.

Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga? Lirik aku sebentar saja. Dengarkan aku sebentar saja. Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membuatmu bahagia.



Hanya aku—bukan dia.


Good Fight
Penulis: Christian Simamora
Editor: Gita Romadhona
Desain sampul: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 978-979-780-545-6
Cetakan pertama, 2012
514 halaman
Harga: 57k

Sabtu, 13 September 2014

[Book Review] Sabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya

Sabtu Bersama Bapak
Penulis: Adhitya Mulya
Penyunting: Resita Wahyu Febiratri
Desainer sampul: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-721-5
Cetakan pertama, 2014
278 halaman
Pinjam @daneeollie

“Hai, Satya! Hai, Cakra!” Sang Bapak melambaikan tangan.
“Ini Bapak.
Iya, benar kok, ini Bapak.
Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra.

…

Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian.
Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian.
Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.
Ingin tetap dapat mengajarkan kalian.
Bapak sudah siapkan.

Ketika punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban.
I don’t let death take these, away from us.
I don’t give death, a chance.

Bapak ada di sini. Di samping kalian.
Bapak sayang kalian.”

Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan…, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.



Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...