Tampilkan postingan dengan label Diary of a Wimpy Kid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary of a Wimpy Kid. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2011

Diary si Bocah Tengil: Kenyataan Pahit


Buku kelima yang berwarna ungu ini menceritakan bagaimana Greg Heffley menghadapi masa pubertas, kocak? sudah pasti.

Di awal halaman kita akan mengetahui kalo Greg dan Rowley sudah tidak bersahabat lagi. Bahkan, orang tua Rowley membayar seseorang sebagai 'tokoh panutan' tentu hal ini membuar Greg keki, karena dia merasa adalah tokoh panutan terbaik untuk Rowley.

Ada juga bagian Greg bertekad untuk menjadi bintang iklan Peachy Breeze dengan alasan biar bisa mendapat es krim gratis dan sering bolos dari sekolah untuk memunuhi kewajiban sebagai juru bicara Peachy Breeze. Padahal bintang yang dicari itu harus imut-imut, sedangkan Greg tentu saja amit-amit =)). Greg beralasan kalo dia bisa mengambil hati para juri dan dia merasa kalau dialah satu-satunya peserta uji coba yang bisa membaca papan teks dialog. Tapi dia merasa kecewa ketika para juri mempersilahkan keluar tanpa menanyakan namanya, Greg merasa mendapat perlakuan tidak adil hanya gara-gara umur.
Ketika kamu masih anak-anak, tidak ada yang memperingatkan bahwa kamu memiliki tanggal kadaluwarsa. Pada suatu saat, kamu menjadi pujaan, saat berikutnya kamu cuma seonggok sampah.
Hahaha bener juga ya, waktu kecil kita pasti disayang semua orang, dicubit-cubit, digendong kesana kemari, setelah besar? Blah. Ini juga yang membuat Rodrick selalu uring-uringan, sudah lama tidak mendapat pusat perhatian, posisi itu sudah tentu ditempati Manny. Nah, pengen tahu cara mengukur pertumbuhan di keluarga Heffley? Mereka hanya perlu melihat foto-foto dari acara pesta pernikahan Paman Gary, karena pamannya udah menikah sampe tiga kali, bahkan Ibunya Greg tidak mau repot-repot mengganti foto pernikahan, dia hanya menempelkan foto kepala istri barunya di atas yang lama, goblosssss =)).

Waktu Ibu Greg memutuskan untuk mengasah otaknya kembali, pekerjaan rumah pun di handle oleh para kaum Adam, seperti apa hasilnya? Waktu makan malam, Manny bertugas membuat es teh, dia mengaduknya dengan tangan telanjang, Rodrick bertanggung jawab memasank daging, dia malah lupa membuka bungkus plastik sebelum memasukkannya ke dalam oven. Rodrick benar-benar sukses mengerjai Greg ketika dia berpesan sebagai penganti ibu :). Tugas Greg? mencuci pakaian :)).
Menurutku anak laki-laki seharusnya dilarang secara hukum untuk melipat pakaian dalam milik ibunya.
Masih banyak yang lucu lagi, seperti waktu Greg terlelap selama setengah detik, tangannya tergelincir dan tidak sengaja menyalakan alarm kebakaran, tentu seluruh sekolah jadi panik dong, sekolah terpaksa dievakuasi dan mobil pemadam kebakaran pun datang. Setelah mereka sadar tidak ada kebakaran, kepala sekolah mengatakan siapa pun yang menyalakannya akan dihukum dan orang itu harus menyerahkan diri.
Aku tidak tahu banyak hal. Namun, aku TAHU bahwa kita seharusnya jangan mengumumkan hukuman yang akan dijatuhkan SEBELUM kita menyuruh orang yang bersalah menyerahkan diri.
Goblosssss, tentu saja si Greg tetap tutup mulut =))
Trus waktu Ibunya akan mengaji orang untuk membersihkan rumah karena selama ditinggal mereka tidak bisa melaksanakan kewajiban, greg mencoba memanfaatkannya, berkali-kali dia menulis surat bernamakan ibunya agar Isabella mencuci pakaian Greg tapi 'asisten rumah tangga' tersebut selalu mencari alasan bahkan dia selama tidur siang di kamar Greg. Karena sebal dia menceritakan semuanya kepada ibunya untuk segera di pecat, tentu saja Ibunya tidak percaya.
Yang bisa aku katakan hanyalah: kalau saja menjadi pembantu cuma berarti menonton televisi sepanjang hari, menyantap makanan kecil, dan tidur siang di ranjangku; maka, aku rasa aku akhirnya berhasil menemukan karir yang bisa membuatku bersemangat.
Trus Greg iri waktu Rowley mendapatkan jerawat pertamanya dan memamerkannya, karena menurut ibunya Rowley, itu pertanda kalo dia sedang berubah menjadi pria dewasa. Greg bilangnya sih nggak iri, dia berujar kalo Rowley anak yang masih tidur sambil ditemani setumpuk boneka binatang setiap malam, merasa tidak masuk akal mengapa Rowley mendapatkan jerawat terlebih dahulu dibanding Greg. Sudah lama Greg menantikan saat mendapatkan jerawat atau mendapatkan kumis halus. Trus apakah persahabatan Greg dengan Rowley benar-benar sudah berakhir?
Masih lucu, Rodrick yang masih suka menindas, Manny yang masih menjadi anak emas, Rowley yang masih lugu, Mom yang masih otoriter, Dad yang aneh, semua masih sama seperti dulu, tetap asik dinikmati, tetap kocak. Untung kertasnya buram :)
3 sayap untuk masa pubertas yang dinanti-nanti ^^

Penerjemah: Ferry Halim
Penerbit: Atria
Cetakan: I, Agustus 2011
ISBN: 978-979-024-474-0

Minggu, 26 Juni 2011

Diary si Bocah Tengil: Hari-Hari Sial


penulis: Jeff Kinney
penerbit: Atria
judul asli: Diary of Wimpy Kid: Dog Days, diterbitkan: Amuled Books, 2009.
penerjemah; Ferry Halim
penyunting: Jia Effendie
pewajah isi: Aniza Pujiati
cetakan: III, Maret 2011
ISBN: 978-979-024-456-6
217 halaman

Buku I: tentang Greg dan sahabatnya Rowley, serta sekolah barunya.
Buku II: Greg dengan kakaknya, Rodrick
Buku III: Greg dengan ayahnya, sekolah militernya.
Buku IV: tentang liburan musim panas Greg.

Dibuku yang berwarna kuning ini memceritakan betapa sialnya Greg waktu liburan musim panas (perasaan dia sial terus deh :p). Greg punya cara untuk mengisi liburannya yaitu dengan nongkrong di sepan TV sambil bermain video games, dengan tirai jendela tertutup dan lampu yang dipadamkan (surga dunia hihihi), tapi Mom bilang kalau itu "tidak lazim" dia menyarankan agar pergi ke kolam renang bersama Rowley. tapi Greg punya pengalaman buruk dengan janapada, dia mengajak Trista, tetangga baru mereka ke kolam renang tersebut (Greg dan Rowley berusaha mengaet karena mereka sama-sama jomblo), namun baru lima menit si cewek itu sudah kepincut sama lifeguard. Sebenarnya Greg ingin sekali menghabiskan liburan panasnya ke pantai tapi ibunya dalam "rapat keluarga" mengatakan kalau keadaan keuangan agak seret tahun ini dan tidak mampu liburan ke pantai yang artinya tidak ada liburan keluarga, dia hanya menantikan di musim panas kali ini yaitu hari ulang tahunnya dan edisi komik terakhir "Si Kecil Imut" atau "Li'l Cutie" =))

Lucunya lagi waktu Greg setuju untuk potong rambut di Salon Kecantikan Bombshell, awalnya dia "malu" pergi ke tempat Mom dan Gramma potong rambut tapi disana dia menemukan kesenangan tersendiri, ada TV dimana-mana, banyak tabloid, surat kabar, dan GOSIP, dimana cacat cela setiap orang akan kau dapatkan di Salon Kecantikan =)). Mom juga menguliahi waktu Greg atau anak-anak seusianya terlalu banyak menonton film dengan adegan kekerasan dan terlalu sering bermain video games lalu dia mengadakan "kelompok membaca" sebagai hukumannya. Mom menyuruh setiap anak membawa buku favorit masing-masing untuk didiskusikan tapi Mom bilang kalau buku yang mereka bawa bukanlah karya sastra "yang sesungguhnya" dan mereka harus memulai dengan sastra "klasik" coba tebak bukunya apa saja? *jeng jeng* Little Woman, The Yearling, Old Yeller,  dan Anne of Green Gables, LOL. tahu tidak, lama-lama kelompok "Membaca itu Menyenangkan" tinggal Greg saja (hmmmm, kayaknya saya dan Greg sehati nih, tidak suka sama klasik :D).

Hukuman yang diberikan Mom tidak itu saja, waktu Greg dan Rowley di janapada, mereka menghabiskan uang Mr. Jefferson sebanyak  $ 83, dan Mom menyuruh mereka untuk melunasi uang tersebut dengan uang mereka SENDIRI. Karena tidak punya uang, Greg membuat rencana dengan membuka usaha Layanan Pemotongan Rumput V.I.P. Seperti sifat Greg yang egois, dia menyuruh Rowley untuk bekerja sedangkan dia duduk dibawah rindangnya pohon sambil mulai menyusun rencana bisnis. tapi Rowley tidak sebodoh biasanya dia marah dan bilang kalau bisnis mereka bersifat "rekanan" jadi harus dikerjakan bersama-sama (bagoooossss), mereka pun akhirnya bertengkar.

Waktu ulang tahunnya, Greg berharap mendapatkan kado berupa seekor anjing atau telepon seluler tapi tidak digubris ibunya jadi dia berharap mendapatkan kursi santai tapi dia malah mendapatkan kado dari Mom dan Dadnya berupa "kepik" telepon seluler yang hanya ada dua tombol. yang satu untuk menelepon rumah dan yang satu untuk keadaan darurat tak lain tak bukan 911, LOL.
Waktu Greg mau berfoto di kolam renang yang disampingnya ada Heather (atau lebih tepatnya dibangku penjaga keamanan kolam, jadi Greg di bawah bangku itu) tapi ibunya tidak bisa menggunakan kamera, waktu liburan ke pantai yang seharusnya menjadi impiannya, Greg malah berlibur bersama keluarga Jefferson dengan alasan agar hubungan Greg dan Rowley membaik, dia pun mencari cara agar "dipulangkan", masih banyak kesial Greg waktu musim panas, mending baca sendiri deh biar puas =))

Ilustrasi gambarnya sama banyaknya dengan buku ketiga, petuah-petuah Mom juga banyak seperti di buku kedua. Tetap lucu, tapi saya lebih suka buku pertama dan kedua, banyak keusilan Greg dan Rodrick di buku tersebut :D. Menurutku seri Wimpy Kid ini cocok sekali dibaca oleh orang tua karena banyak tips untuk mengatasi anak-anak yang bandel, cara menghukum yang bersifat mendidik, dan bagaimana caranya mendapatkan tambahan uang untuk membayar hutang dan cocok juga untuk anak kecil yang kepingin "nakal" =))

3 sayap untuk kesialan Greg yang bertubi-tubi :)

Kita tunggu kelanjutan seri berikutnya: Diary of a Wimpy Kid: The Ugly Truth (Diary of a Wimpy Kid #5), semoga cepat diterjemahkan


dan seri terbaru yang akan terbit pada bulan 15 November 2011, Diary of a Wimpy Kid: Cabin Fever (Diary of a Wimpy Kid #6)

Selain seri Wimpy tersebut, Jeff Kinney juga menerbitkan buku Diary of a Wimpy Kid Do-It-Yourself Book yang bertujuan agar kita membuat diary jurnal kita sendiri, berisi impianmu, rahasia terbesarmu, kenalkalan-kenakalan yang pernah kau buat, dan lain sebagainya, ada halaman kosong yang bisa kita isi sendiri, intinya kayak Kinney membuat seri Wimpy, kita bisa membuat seri kita sendiri, seru kan :))

Tentang pengarang:
Jeff Kinney adalah seorang pengembang dan perancang permainan online, dan pengarang buku terlaris #1 versi New York Times. Pada tahun 2009, Jeff dijuluki sebagai salah satu dari 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia versi majalah Time. Dia menghabiskan masa kanak-kanaknya di kawasan Washington, D.C., dan pindah ke New England pada tahun 1955. Sekarang, Jeff tinggal di bagian selatan Massachusetts bersama istri dan kedua putranya. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi www.wimpykid.com.
Untuk yang kepengen membuat avatar seperti tokoh di Wimpy Kid, coba berkunjung ke www.wimpyourself.com dan saya sudah mempraktekkannya, inilah hasilnya :)



Diary si Bocah Tengil: Usaha Terakhir



penulis: Jeff Kinney
penerbit: Atria
Judul asli: Diary of Wimpy Kid: The Last Straw, terbitan Amuled Books, 2009.
penerjemah: Ferry Halim
Penyuting: Ida Wajdi
Pewajah isi: Aniza
Cetakan: I, Mei 2010
ISBN: 978-979-1411-24-0
217 halaman

Di buku ketiga yang bersampul warna hijau ini lebih banyak bercerita tentang Greg dan ayahnya, Frank Heffley, kisah kocak bagaimana si Greg menghindar, mengelak, menagkis dari berbagai olah raga yang terorganisasi dan kegiatan "cowok" lainnya. Kenapa ayahnya sangat terobsesi sama olah raga? karena dia mempunyai seorang bos yang anak-anaknya fanatik terhadap olah raga, alasan yang konyol sekali. Ayahnya mendaftarkannya ke klub sepak bola, si Greg mendapatkan jatah menjadi penjaga gawang, bukannya menjaga dia malah berleha-leha ditengah permainan. Agar lebih disiplin lagi, ayahnya berencana mendaftarkannya ke Spag Union pada liburan musim panas, sebuah sekolah militer yang membuat Greg kalang kabut, berpikiran anak-anak yang lebih tua pasti akan menindas pada hari pertama. Dia mencoba merubah pemikiran ayahnya itu dengan ikut kegiatan pramuka, apakah berhasil?

Pernah gak kalau setiap tahun baru kalian buat resolusi? Si Greg ini punyan resolusi yaitu berusaha membantu orang LAIN untuk memperbaiki diri mereka (hahahah, seharusnya dia memperbaiki dirinya sendiri dulu). Dia memergoki anggota keluarganya yang menyimpang dari resolusi mereka, contohnya: Ibunya yang seharusnya pergi ke pusat kebugaran eh malah menghabiskan waktu dengan menonton televisi. Ayahnya, yang katannya akan menjalani program diet ketat setelah makan malam dia malah menjejalkan roto brownies di luar garasi. Adiknya, Manny, kalau dia sudah besar tidak akan pernah menyedot empeng lagi dan membuangnya ketempat sampah, tapi resolusi itu hanya bertahan satu MENIT. Si Rodrick tentu saja tidak punya resolusi di tahun baru =))

Kalau gak sial, bukan Greg namanya, natal tahun kemaren dia lagi-lagi mendapatkan hadiah natal yang tidak diharapkannya, sebuah deodoran, kamus wisata dan keranjang pakaian kotoran hadiah dari Paman Charlie. Waktu dia diantar ke sekolah sama ibunya dia lupa membawa ransel dan ibunya mengantarkan tas tersebut ke sekolah dengan pakaian olah raga padahal Greg sedang menjaga image-nya karena dia sedang naksir Holly, cewek tercantik nomer 4 di sekolah. Yang bikin ngakak waktu di gereja dan dia melihat Holly, ada keranjang untuk menyumbangkan uang untuk orang-orang yang kekuranggan, karena dia tidak punya uang dia minta kepada ibunya, dikiranya uang tersebut hanya satu dolar tapi ternyata malah DUA PULUH, dia berosaha merogoh ke dalam kerenjang untuk mengambil kembaliannya tapi sudah terlambat, lalu dia bilang "mudah-mudahan saja aku masuk surga atas sumbangan ITU" =))

Kebenciannku pada Manny belum surut juga, membaca buku ketiga ini malah menjadi, keki banget waktu baca bagian dimana dia boleh membawa segala macam mainannya ke gereja, marah ketika sandwictnya dipotong menjadi DUA bukannya EMPAT lalu ibunya jauh-jauh dari kantor pergi kesekolahnya hanya untuk memotongnya, dan waktu ibunya membuat aturan "tidak boleh bersumpah serapah" karena Manny suka meniru ucapan orang, jadi bila ada orang yang ngomong jorok, orang tersebut harus memasukkan uang ke dalam "stoples sumpah serapah" milik Manny, enak bener kan dia.

Masih tetap lucu dengan banyolah Kinney yang khas, disetiap akhir cerita pasti diselipkan kalimat yang membuat ngakak. Ilustrasi gambarnya juga lebih banyak dan besar, kadang mencapai satu halaman penuh. Masih suka covernya dan cara penulisannya yang kayak diary tapi gak suka sama kertasnya, lebih suka yang buram kayak buku pertama dan kedua. Pokoknya harus baca kalau dari pertama sudah mengikuti cerita si Greg ini =))

3 sayap untuk Greg yang konyol.

Kamis, 16 Juni 2011

Diary si Bocah Tengil: Rodrick Yang Semena-mena


penulis: Jeff Kinnley
penerbit: Atria
judul asli: Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules
seri: Diary of a Wimpy Kid #2
penerjemah: Ferry Halim
penyunting: Indah N.
pewajah isi: Atu Kesuma
cetakan: I, 2009
216 halaman
ISBN: 978-979-1411-22-6

Sesuai dengan judulnya, di buku ini banyak menceritakan tentang Rodrick dan keluarganya. Dimulai dari Rodrick yang mengambil diary jurnal sehingga dia tahu rahasia terbesar Greg, ayahnya yang memaksa untuk bergabung dengan tim renang, dan ibunya memanksa Rodrick untuk mengantar jemput Greg dan alhasil Greg harus menunggu setengah jam terlebih dahulu dan Rodrick tidak membolehkannya duduk di depan, alasannya klorin akan menghancurkan jok mobilnya =)), waktu mereka di suruh mengerjakan tugas rumah tangga oleh ibunya yaitu mencuci piring, aturannya adalah mereka tidak boleh menonton televisi dan bermain video game sampai semua piring selesai dicuci, tentu saja Rodrick menjadi rekan mencuci piring terburuk, dia pergi ke kamar mandi selama satu jam dan sewaktu turun Greg sudah selesai mencuci piring, dengan entengnya dia bilang "tubuhku punya jadwal sendiri." Ibunya juga mendapatkan jalan agar mereka mendapatkan uang yaitu dengan cara "Duit Ibu," Duit Ibu itu bisa didapatkan dengan cara mengerjakan tugas rumah tangga, berbuat baik, dan hal-hal seperti itu yang nantinya mereka bisa menukarkan Duit Ibu itu dengan uang asli. Dia juga mempunyai ingatan sehebat gajah, kalau berbohong dia akan selalu menginggatnya dan akan menentukan hukuman. Aku sebal sekali sama Manny, di buku ini dia sudah mulai bisa bicara, dan dia sukses menjadi pengadu, dasar kecil-kecil bermulut besar.

Yang aku tunggu-tunggu nih, yub cerita si Rowley, ceritanya waktu liburan musim panas dia liburan ke Eropa, dia selalu mengikuti tren yang sedang berlaku di negara itu, dia menjadi pengemar Josie penyanyi pop yang sedang terkenal (hmmmm, aku tahu siapa penyanyi ini yang versi film XD). Di buku ini juga banyak sekali peraturan yang diberlakukan oleh ibu Greg, misalnya sewaktu Greg dan Rodrick bertengkar, ibunya akan menyelesaikan perselisihan mereka dengan cara "beradab." cara beradab disini adalah mereka harus menulis kesalahan yang telah dilakukan dan menyertakan gambar bersama tulisannya yang bertujuan agar mereka malu pada perbuatannnya dan tidak mengulanginya lagi. Cerita tentang ayahnya, dia mempunyai hobi baru yaitu membuat vesi miniatur medan tempur perang sipil yang melarang anak-anaknya ataupun orang lain karena takut mereka akan menghancurkannya. Selain Greg yang sering diperbodoh Rodrick, ternyata ayahnya juga pernah mengalami, dia beralasan tidak bisa mengetik dan selalu meminta ayahnya untuk mengerjakannya, berlangsung selama bertahun-tahun! sungguh betapa enaknya si Rodrick ini. Selain Rowley yang sangat unyu, ada satu lagi yaitu Chirag Gupta seorang peranakan India. Dia baru pindah kembali tapi si Greg malah bersenang-seneng dengan berpura-pura dia belum kembali, jadi kalau di sekolah Greg akan bilang seolah-olah seandainya Chirag ada sisini, padahal... =)) Aku kasihan pada Greg sewaktu dia ditinggal sendiri di rumah sama Rowley trus Rowley berencana mau mnegadakan pesta, Rowley menyuruh mengambil meja di ruang bawah tanah, eh gak taunya dia malah di kunci disitu. Maih banyak lagi sikap Rodrick yang semena-mena dan yang menjadi konflik adalah Rodrick marah kepada Greg karena salah merekam penampilan band Rodrick pada saat acara Unjuk Bakat yang nantinya ingin dia kirimkan ke perusahaan rekaman, bukannya sklilnya Rodrick tapi penampilan Ibunya yang sedang berjoged. Rodrick pun menyebarkan rahasia musim panas Greg.

Gak jauh beda sama buku yang kedua, tetap lucu dan ilustrasi gambarnya tetap juara. Selain bercerita tentang betapa tengilnya Rodrick dan betapa tersiksanya Greg (Rodrick ini menginggatkanku akan kakakku yang juga suka membully adiknya *lirik-lirik semoga dia tidak baca posting ini*), dibuku ini banyak sekali pesan moral yang dipaparkan oleh Ibu mereka. Memberi aturan dan hukuman agar mereka lebih disiplin, tidak bertengkar, dan kalau ingin mendapatkan sesuatu itu harus ada harga yang dibayar, seperti membuat program "Duit Ibu." Masih suka dengan kertas buramnya dan isinya yang seperti diary, begitu juga covernya. Aku gak sabar untuk menonton filmnya, kangen sama tampang konyolnya Rowley, Greg yang sok keren, Manny yang bermulut besar, Ibunya yang otoriter, Rodrick yang semena-mena, yang jelas ingin nonton filmnya :))

3 sayap untuk rahasia musim panas.

Diary si Bocah Tengil



Penulis: Jeff Kinney
Penerbit: Atria
Penerjemah: Ferry Halim
Penyunting: Annisa W.
Pewajah isi: Aniza Pujiati
Cetakan: II, Juni 2009
216 halaman
ISBN: 978-979-1411-20-2

Saya nonton filmnya dulu sebelum baca buku ini, dan Super Ngakak, benar-benar konyol si Greg dan Rowley =)) pas bener para pemainnya, tapi sayang di sayang saya tidak bisa mengulang tertawa waktu membaca seri pertama ini, bukannya tidak bagus, hampir semua isi di buku ini ada dalam filmnya, dan mungkin tawa saya stoknya sudah habis untuk filmnya. Baru pertama kali ini saya baca buku percampuran antara novel dan komik yang bisa disebut novel kartun, ilustrasinya juga bagus dan gak njlimet kayak komik jepang.

Di buku pertama ini lebih banyak menceritakan tentang Greg Heffley, teman-temannya, keluarganya dan sekolah barunya, yub dia baru beranjak kelas 1 SMP. Greg ingin menjadi populer, makanya dia menyusun stratergi diantaranya adalah memilih tempat duduk diantara cewek-cewek cantik, memilih teman yang populer. Tapi sayang semua rencana tidak seperti yang diharapkannya, dia malah terdampar ditengah orang-orang aneh, terjebak antara Chris Hosey di depannya dan Lionel James di belakangnya, ditambah lagi Greg terpaksa menjalin persahabatan lagi dengan teman SD-nya Rowley. Ada juga temannya yang bernama Fregley anak yang bertubuh kerempeng tapi jago bermain gulat, mabuk gula, menurutku dia sangat menjijikan, waktu Greg menginap di rumahnya dia menempelkan upil di sudut kanan bawah, sehingga sewaktu Greg membacanya tak sengaja dia menyentuh upil itu, yaksss. Selain menceritakan betapa aneh teman-temannya, ada juga kutukan Sentuhan Keju, kalau mendapatkan Sentuhan Keju maka kalian akan memilikinya sampai kalian mengoperkannya pada orang lain. Yang paling membuat saya ngakak adalah cerita bersama Rowley, si Greg merasa citra diri yang dibangun sejak dulu hancur karena berteman dengannya. Mulai dari salah mengucapkan "bermain" yang seharusnya sekarang kalau mengucapkannya adalah "nongkrong," waktu pertama kali Rowley pindah di lingkungan Greg, Ibunya membelikannya buku "Bagaimana Mendapatkan Teman di tempat Baru" nah si Rowley ini mempraktekkan semua banyolan lucu yang ada di buku itu. Sebenernya saya malah kasihan sama si Rowley ini, di sering diperbodoh sama Greg.Beralih ke keluarganya yang "aneh" Ibunya yang sering mengeluarkan berbagai aturan kalau melakukan kesalahan dia akan memikirkan hukuman yang cocok walaupun kesalahan itu sedah berlangsung di masa lampau, dia masih ingat, ayahnya yang terobsesi agar Greg suka olah raga dan tipe suami-suami takut istri waktu Halloween punya kebiasaan aneh, suka menyiran air ke orang yang bertandang ke rumahnya, adiknya si Manny yang di nomor satukan oleh orang tuanya, dan tentu saja Rodrick yang sangat usil. Bayangkan, dia mengerjai Greg pada pukul 3.00 dini hari, dia memakai seragam sekolah lengkap, menyetel jam beker sehingga tampak seolah-olah sudah pagi =))

Konflik di cerita ini adalah ketika Rowley menjadi populer karena tangannya yang patah dan harus di gip, Greg cemburu. Padahal yang menyebabkan tangannya patah adalah si Greg sendiri, tidak hanya itu waktu ada lowongan untuk surat kabar sekolah, Greg mencemooh kartun buatan Rowley yang kebanyakan isinya bertuliskan "zoo-wee mama!" eh gak taunya dia malah jadi pemenang, tidak hanya itu (lagi) Greg berbohong kalau yang mengejar anak-anak kecil dengan cacing adalah Rowley padahal dia sedang meminjam jaket Rowley, ganjarannya adalah Rowley harus melepas jabatan sebagai Pengawas Keamanan, kehilangan hak istimewa minum coklat panas.

Awalnya gak tertarik baca cuman tertarik sama covernya soalnya aku kira cerita anak, eh gak taunya buku ini menang penghargaan, penasaranlah. Benar-benar cerita ringan yang wajib dibaca untuk segala umur, kartunnya benar-benar lucu, karakter tokoh-tokohnya juga unik, Greg yang egois dan sok keren (mengingatkanku akan si Barti), Rowley yang gampang dibodohi, Rodrick yang usil, Ibu yang otoriter, Fregley yang menjijikan, dll. Sangat suka kertasnya, isinya tuh kayak diary beneran hehehe, yang membuat saya bingung tokoh cewek yang jadi fotografer majalah sekolah kok di buku ini gak ada ya? Pokoknya tiap baca tiap bagian ada saja banyolan lucunya. Gak sabar nonton film keduannya, gak kuat liat tampang si pemeran Rowley, benar-benar konyol =))

3 sayap untuk Zoo-Wee Mama! :D


Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...