Tampilkan postingan dengan label Adhitya Mulya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adhitya Mulya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 September 2014

[Book Review] Sabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya

Sabtu Bersama Bapak
Penulis: Adhitya Mulya
Penyunting: Resita Wahyu Febiratri
Desainer sampul: Jeffri Fernando
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-721-5
Cetakan pertama, 2014
278 halaman
Pinjam @daneeollie

“Hai, Satya! Hai, Cakra!” Sang Bapak melambaikan tangan.
“Ini Bapak.
Iya, benar kok, ini Bapak.
Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra.

…

Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian.
Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian.
Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.
Ingin tetap dapat mengajarkan kalian.
Bapak sudah siapkan.

Ketika punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban.
I don’t let death take these, away from us.
I don’t give death, a chance.

Bapak ada di sini. Di samping kalian.
Bapak sayang kalian.”

Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan…, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.



Rabu, 07 September 2011

Empat Musim Cinta


Penulis: Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotman Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke 'Sepatumerah', Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti.

Editor: Kinanti Atmarandy

Penerbit: Gagasmedia

Cetakan: Ketiga, 2011

ISBN: 979-780-450-X



Ada 16 cerita yang ditulis oleh 8 orang penulis berbakat, masing-masing menuliskan dua buah cerita, berikut sedikit review dari masing-masing cerpen

Dimsum by Adhitya Mulya

Satu-satunya cerpen yang saya suka di buku ini, masih khasnya Adhitya Mulya kalau nulis, kocak dan lebay. Diceritakan Ule yang mempunyai pacar bernama Guti, sang pacar ini ngefans berat sama artis yang lagi naik daun Dimas Sumitro, yang disingkat Dimsum atau kadang dipanggilnya dengan sebutan Tukang Siomay, hahaha, ada-ada saja. Mendekati hari Valentine, Ule ingin membuat sang pacar bahagia, yaitu mempertemukan Guti dengan Malin Kundang (sebutan lain Ule ke Dimsum ;p). Usahanya untuk bertemu dengan sang aktor terkenal ternyata tidaklah mudah, bertemu mbak Pipit yang"SAKIT", di bus pertama Ule menduduki kursi yang ternyata baru diompoli anak kecil, di bus kedua terpaksa ikut dorong karena mogok, dalam mikrolet dipalak anak STM yang tiga tahun lebih muda tapi 30 kali lebih banyak, di bus ketiga ada nenek-nenek muntah dipangkuannya, di mikrolet kedua dia dai palak lagi sama anak STM yang tadi, di bus keempat terpaksa "menggadaikan" jam tangan karena uangnya habis dipalak dua kali oleh anak STM, di bus kelima ketemu sama anak STM itu lagi, dan kalau ketemu sekali lagi sama mereka, bakal buat milis, LOL, ngenes juga perjalan ke kampus si Dimsum. Mungkin saking cintanya kali ya, rela berkorban segitunya =))

Scene 40 Yang Bermasalah Itu by Adhitya Mulya

Entah ya, saya nggak ngerti cerita ini ngomong apaan, perseteruan Sutradara dan si Pocong? Trus cintanya dibagian mana?

Sepotong Senja by Andy F. Yahya

Andien kembali ke kota yang penuh dengan kenangan masa lalunya itu tapi sekembalinya itu dia malah mendapati alasan sebenarnya kenapa kekasihnya dulu, Ray, pergi meninggalkannya.

dia, aku, dan kamu by Andy F. Yahya

Tokoh utama cewek mempunyai teman yang rata-rata jadi selingkuhan orang, dia pun suka membuat cerita yang terinspirasi dari kehidupannya.

Atas Nama Cinta by Hotman Juniarti

Abak bawang, begitu orang-orang memanggilnya. Dia mencari sesuap nasi dengan "menari". Sampai ketika dia berkenalan dengan Harris, kehidupannya mulai berubah.

Jalan Takdir by Hotman Juniarti

Seorang ayah yang sangat menyayangi putri-putrinya, terlebih kepada putri bungsunya, karena hanya dialah yang tersisa diamana ketiga putri-putrinya yang lebig dewasa telah menikah tanpa seijin ayahnya, dialah yang selalu patuh dengan perintah sang ayah. Ketika Mas Handoyo, tetangga sekaligus teman main catur sang ayah melamar si bungsu, ayah menolak. Lumayan suka sebenernya cerpen ini, apalagi waktu sang ayah bilang, " Bapak tahu isi hatimu. Kamu pasti tidak akan tega menolak lamaran Nak Handoyo. Biarlah dia membenci Bapak. Asal jangan membenci kamu."

Cerita Dua Hati by Andy Fauziah Yahya

Mantan yang mencoba merengkuh hati kekasihnya yang dulu.

Sepasang Kupu-Kupu by Andy Fauziah Yahya

Ini sebenarnya juga lumayan bagus, awalnya aku kira lesbi, hahaha habis nggak jelas tokohnya, bercerita tentang cinta terlarang, seorang kakak yang mencintai adiknya sendiri.

Pernah Jadi Aku? by Okke 'Sepatumerah'

Udah pasaran ceritanya, ada cewek gendut dan sahabatnya sempurna, trus si gendut masuk rumah sakit gara-gara diet, di sempurna menasehati kalau itu nggak perlu, yang penting sehat. Si gendut marah karena selama ini orang-orang terdekatnya nggak ada yang tulus, suka ngolok-ngolok kelemahannya sebagai bahan becandaan.

Uji Setia by Okke 'Sepatumerah'

Kayak really show H2C, si pacar ikut sebuah program untuk menguji kesetiaan pacarnya, dia meminta pendapat sahabatnya karena dia mendapat feeling jelek akan pacarnya itu, padahal di belakang si sahabat adalah selingkuhan pacarnya sendiri.

Mimpi Dari Ujung Kalimantan by Rizky Pandu Permana

Bram Muller jauh-jauh dari Belanda untuk mencari informasi tentang kaket buyutnya karena misteri itu selalu datang di mimpinya.

Saya, Dia dan Samuel Morse by Rizky Pandu Permana

Agak bingung, seperti baru saja bermimpi indah dan sewaktu bangun mimpi tersebut berlanjut ke dunia nyata.

Pilihan Lamoreng by Z.A.S Al-Fansyour

Suami istri yang mempunyai pendapat berbeda akan gubernur pilihannya, bertengkar dan suami pun meninggalkan rumah. Masalah sepele bisa menjadi besar.

Sekeping Hati Yang Tersisa by Z.A.S Al-Fansyour

Seorang laki-laki yang sedang mencari seorang wanita yang tidak tahu namanya. Di lain pihak, wanita yang bertemu dengan laki-laki yang mirip dengan senior yang suka menggodanya waktu SMA dulu merasa kaget, mirip sekali bedanya ada bekas luka di kening cowok tersebut. Ceritanya lumayan juga.

Eva Mencari Hati by Veronica Kusuma Wijayanti

Seorang pelacur yang mungkin sudah muak dengan pekerjaannya, dia ingin mencari hati. Dimulailah pencarian hatinya ke berbahagai tempat, apakah dia menemukannya?

Menjemput Mempelai by Veronica Kusuma Wijayanti

Magi, manta pekerja kotor yang sekarang mengidap Syphilis dan tubuhnya penuh dengan borok, tidak ada tempat yang mau menerima dia, kecuali satu, mungkin lelaki di sebrang sungai yang dilihatnya mau menampung dirinya.



Cuman satu cerita yang benar-benar saya suka yaitu Dimsum-nya Adhitya Mulya, entahlah yang lain terasa biasa walau ada beberapa yang lumayan dan ditulis dengan unik, tapi ya itu cuman Dimsum menarik, saya masih nggak ngerti maksud dari judulnya tentang empat musim cinta itu apa ya? tapi overall bagus kok.

2 sayap untuk covernya yang keren dan Dimsum yang kocak.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Kepada Cinta: True Love Keeps No Secret




Penulis: 25 Pemenang Sayembara Surat Cinta dan Penulis Gagasmedia

Penerbit: Gagasmedia

Editor: Gita Romadhona & Widyawati Oktavia

Cetakan: II, 2009

ISBN: 979-780-296-5

230 halaman



Surat Si Ganteng

by Aditya Mulya



Surat 1

Dian Tersayang,

Aku menulis surat ini sesaat setelah pertemuan kita. aku menulis surat ini untuk meyakinkan dirimu bahwa aku mengerti.

Aku mengerti,

Aku mengerti kenapa kamu menolak diriku.

Untuk yang ke-7 kalinya.

Aku sadar, aku terlalu ganteng untukmu.

.........



Surat 2

Cintaku. Dian...

Kudengar dikau sedah memiliki pacar sekarang.

Sungguh kasihan pacarmu itu.

Dia hanya kau jadikan pelarian untuk melupakanku.

.......

Dan, bahwa dia adalah pria paling sial sedunia.

Sayang, hubungi aku kapan saja.



Surat 3

Sayangku, Dian...

Pernikahanmu dengan dia sungguh mengejutkan.

Aku tak menyangka kau akan pergi sejauh itu

untuk menyangkal dirimu akan adanya cinta kita yang nyata ini.

.........

Aku tidak ingin hari itu datang.

Hari saat engkau tidak dapat membohongi diriku lagi dan lari ke dalam pelukanku - meninggalkan dia

........



Tertanda

Si Ganteng- Cinta Abadimu



Masikah, Fei?

by Riri Sardjono



.........

Tapi, ternyata, dalam perjalanannya, aku menemukan sesuatu yang menakjubkan telah terjadi Fei.

Bahwa:

I'm in love with my husband... saat menyadari kalau beberapa kali dia telah ngebiarin aku tetap tidur saat dia sudah bangun pagi. Dia cuci muka, terus bikinin aku teh hangat.

.......

I'm in love with my husband... saat pagi sebelum berangkat kerja dia bilang, "Biarin aku yang nyuci jeans dan semua pakaian berat. kamu nyuci yang ringan-ringan saja, ya"

I'm in love with my husband... karena setiap akhir bulan dia transfer semua gajinya ke rekeningku dab bilang, "Aku, tuh, boros banget, Makanya, kamu yang ngatur keuangan kita, ya." Dan, saat aku tunjukin jumlah uang tabungan di bank, dia langsung tertegun dan bertanya, "kamu nabung sebanyak ini?" Raut mukanya terlihat sedih saat bilang, "kamu boleh, kok, belanja, beli baju atau melakukan sesuatu. Jangan hanya dipakai buat kebutuhan sehari-hari dan sisanya ditabung. aku, kan, senang kalau bisa ngebeliin kamu barang-barang yang kamu suka."

........

I'm ini love with my husband... saat aku melihat hasil test pack-ku yang sejuta kalinya dan berkata, "Aku gagal hamil lagi." Dia ketawa sambil ngejitak kepalaku, kemudian bilang, "Kita coba buat anak lagi, yuk?"

I'm ini love with my husband... and i want to continue in love with him in many ways.

Aw aw aw romantis banget yah. Aku selalu mengunggu karya-karya dari Riri Sardjono, dia itu kalau nulis nyablak tapi romantis banget, seperti surat cinta diatas, sebenernya suratnya adalah surat yang lumayan panjang bahkan salah satu yang terpanjang di buku ini, tapi aku potong beberapa biar pada penasaran hehehe, isinya romantis abis deh. Tulisannya masih khasnya dia, tentang pernikahan, yang awalnya benci jadi cinta, dimana cowoknya pasti sabar banget dan super duper perhatian. Untung saja surat cinta yang dia buat cukup panjang, cukup untuk mengobati rasa kangen akan tulisannya. Kalau Aditya Mulya tentu saja nggak jauh dari banyolan khasnya, di surat cinta sekalipun, dia masih tetap memakai nama "si Ganteng" XD. Sebenernya ada tiga surat cinta favoritku, yaitu Untuk Seseorang yang Pernah Ada yang ditulis oleh Smita Prathita Sjahputri, nggak mau nulis cuplikannya, baca sendiri biar tambah penasaran ^^

Buku yang berisi 35 surat cinta ini ditulis oleh 25 pemenang Sayembara Surat Cinta dan penulis Gagasmedia yang sudah tidak asing lagi. Surat cintanya pun ditulis dengan konsep yang berbeda-beda juga, ditunjukkan kepada orang-orang yang mereka sayang seperti ibu, ayah, pacar mantan, idola, dll. Suratnya pun ada yang romantis, lucu, haru, puitis, bahkan ada yang menulis dengan unik, menulis dengan mengikutkan jajaran tata surya yang membuat tulisannya semakin indah. Buat yang ingin menulis surat untuk orang yang kita sayang, bisa juga buku ini menjadi referensi paling recomended, mari menggombal :))

3 sayap untuk 3 surat cinta favoritku

Minggu, 22 Mei 2011

The Journeys: Kisah Perjalanan Para Pencerita


11078643




Penulis: Adhitya Mulya, Alexander Thian, Farida Susanty, Gama harjono, Ferdiriva Hamzah, Oktarina Prasetyowati (Okke ‘sepetumerah’), Raditya Dika, Trinity, Valian Budy, Ve Handojo, Windy Ariestanty, Winna Efendi
Penerbit: Gagasmedia
Cetakan: I, 2011
ISBN13: 978-979-780-481-7
246 halaman         

Dari daftar pustakanya saja sudah sangat menarik, dimana ada peta dunia kemudian ada titik-titik dimana para pencerita menuliskan ceritannya, yang pertama kita akan dibawa ke Spanyol oleh Gama Harjono (Mengejar Mimpi, Kereta Pagi, dan Tapas Andalasia) mendapatkan pesan dari temannya kalau dia mempunyai tiket menuju ke tempat impiannya, dimulaialah pada pukul 5 pagi dia udah nongkrong di Stasiun Tiburtina menuju ke kota granada, yang selanjutkan kita akan menikmati kawasan Albaicin zona arab yang dibangun bangsa Moor dari Afrika Utara, disini terdapat ratusan took souvenir, kain sutra, karpet, lampu mozaik, pipa sheesha, dll. Ada juga la Plaza de Toros, arena matador, dan Benteng Alhambra. Setelah Granada kita akan dibawa ke Cordoba, menikmati churros (sejenis cakwe yang dimasukkan ke coklat panas terlebih dahulu), menuju Mezquita dimana terdapat masjid-gereja kebanggaan kota Kordoba. Dan diakhir perjalanannya, dia menyaksikan gebang katedral dibuka dimana ada 6 laki-laki berjas yang memandu Patung Bunda Maria.

Cerita kedua kita akan menikmati Dari Desa Kecil Bernama Air oleh Winna Effendi. Cara beceritannya kayak kita ngirim email ke temen dan menjelaskan apa saja kegiatan waktu liburan ke Shuili, Taiwan. Kita diajak menikmati Sup daging jahe, tradisi munum teh, ke Sitou yang terkenal dengan bambunya, menikmati danau terbesar di Taiwan, Sun Moon Lake. Ada juga Guanshanlo, menara observatory yang dibangun 900 meter dari laut dan kuil tertua dan paling populer, kuil Wenwu.

Selanjutnya kita menuju ke Lucerne (The City of Light), Swiss yang diajak oleh Windy Ariestanty, paginya mendapatkan ciuman jauh dari bule cakep ;p gak salah judulnya A Morning Kiss Bye from Stranger. Yang saya suka dia menuliskan Top 6 Thing to see in Lucerne, jadi gak bingung memilih tempat yang wajib di kujungi kalau kita ke Lucerne. 6 hal tersebut adalah Chapel Bridge dan Wassertum yaitu jembatan kayu tertua di Eropa, Museggs Wall dan Sembilan Menara: bentemg kota terpanjang di Swiss (800 meter), The Dying Lion Monument: ada pahatan singa sekarat sepanjang 10 m di batu alam yang di pahat oleh Bertel Thorvalden asal Denmark. Berikutnya adalah gereja abad 17, Jesuit Church. Gunung Titlis untuk para pecinta ski, yang terakhir adalah Rathausquai dan Mr. pickwick Pub, katanya birnya enak.

Di ceritannya Farida Susanty (Menyingkap Peta Gelap)kita akan belajar sedikit, karena tenpat yang dikunjunginya adalah Institute of Mental Health, di tempat ini gak kayak rumah sakit jiwa, fasilitasnya lengkap, menemukan galeri seni, menyicipi naik MRT, bahasa Singlish yang susah dipahami, kehilangan temannya dimana kalau mau membuat pengumuman orang hilang harus membayar 5 dolar alias 35 ribu perak.

Kemudian kita terbang ke Arab untuk menemukan Parfum Impiannya Valiant Budi. Motret secara sembunyi-sembunyi yang hasilnya jadi kayak menara Piza, ditawari pedagang arab di sekitaran Masjidil Haram yang tidak pernah menyerah dan sering kena tipu. Lebih menceritakan pengalaman lucu dan konyol kalau menurutku dan cerita yang paling favorit itu waktu dia ditanya seorang bapak, “apa sih keyakinan bagimu?” lalu dia menjawab,
“keyakinan bagi saya…seperti wewangian. Kita benar-benar bisa merasakannya; mencium aromanya, tapi susah untuk mendefinisikan terutama kepada orang yang belum pernah, belum bisa atau memang tidak mau mencium aroma wewangian tersebut.”
Menjadi cerita paling favorit :D

Sompral, pernah dengar? Mari kita Tanya kepada Okke’Sepatumerah’ yang mengajak kita ke Nusa Tenggara Timur. Ditemani oleh Oris dan Dody, kita dibawa ke Desa Bena, menikmati indahnya pantai Kolbano yang katanya sering ngambek dan dilarang sompral (kayak larangan” kalau kita mengunjungi tempat magis),dan  menikmati sunset di Pantai Oetune.

Masih kurang puas akan pantainya? yuk kita menuju ke Jepara, tepatnya di Karimunjawa-Surga Indonesia ditemani oleh Alexander Thian, gara-gara putus cinta dia memutuskan untuk move-on ke tempat ini ;p. menginap di Wisma Apung, ketemu ikan hiu, snorkeling.

Perjalanan selanjutnya kita menuju ke Amerika Serikat dengan Ferdiriva Hamzah yang ditemani oleh mertuanya, jadilah Amerika Amertua ;p. lucu juga gaya berceritanya, ngakak waktu dia nahan kentuk di pesawat yang kelepasan eh mertuanya malah bilang kalu kentut orang bule bau banget, padahal….. dia mengajak mertuannya keliling Boston, foto dengan pose megang sepatunya John Harvard (katanya bikin mujur), ke New York  menonton teater Brodway-nya A Musical Tribute to Frank Sinatra, dan menuju ke Staten Island untuk foto sama patung Liberty.

Kalau di The Truth Behind Free Traveling yang disuguhkan oleh Trinity lebih menjelaskan perbedaan wartawan, pengalaman bekerja sama dengan wartawan yang mengupas tentang Travelling, kayak travel blogger, wartawan dari berbagai majalah baik travel maupun non-travel.

Selanjutnya kita Melipir ke Tel Aviv (Israel) ditemani oleh Ve Handojo, dimana dia harus berterima kasih sama Kuntilanak, karena dialah yang membiayai perjalanan mahal yang mencapai lebih dari 20 juta rupiah. Awalnya dia hanya mengunjungi gereja-gereja di tanah suci tersebut, seperti di Betlehem, Kapernaum, Tiberias, Yerusalem, Via Dolorosa, hingga Bukit Golgota. Atas bantuan temannya dan mengelabui sang tour leader yang sangar, dia berhasil melipir ke Tel Aviv, kota yang damai, tenang, tidak peduli masalah politik, agama dan jauh dari konflik. Jalan-jalan ke Old Jaffa melihat menara Jam Jaffa, pasar seni di jalan Nahaiat Bunyamin, di sebelahnya kita bisa ke pasar tradisional Hakarmel Market.

Siapa bilang kalau Afrika itu Benua Hitam? Adhitya Mulya menceritakan bagaimana Afrika Berwarna. Seperti biasanya, kisah lucu mewarnai perjalanannya, ngakak waktu dia godain patung tentara, konyol XD. Perjalanannya ke Senegal guna memperpanjang paspor, trus ke Dakar, pulau Goree. Dia juga menuliskan kayak panduan Negara dan tempat yang layak kunjung di Afrika Putih atau Afrika Utara, semua layak kunjung kecuali Libya dan yang sangat layak kunjung adalah Mesir dan Maroko. Kalau Negara yang layak kunjung di Afrika Barat adalah Senegal dan Conte d’Ivoire.

Dan perjalanan terakhir kita berhenti di Amsterdam dalam Kasih Ibu Sepanjang Belanda, ceritanya Raditya Dika yang mendapat beasiswa selama 2 minggu untuk menghadiri summer course disana. Khasnya dia kalau berceruta, kelebayaian keluarnganya, terutama Ibunya hehehe. Gak banyak tempat yang dikunjungi sih, lebih banyak cerita tentang teman barunya di kampus. Tapi ada kalimat favoritku di paragraph terakhir, bunyinya gini,
“Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terindah yang pernah bisa kita terima.”
Perjalanan selesai.

Yang paling aku suka adalah ceritanya Valian Budi dan Adhitya Mulya. Suka caranya Valian menggambarkan perilaku orang arab, para penjualnya. Kalau Adhitya Mulya selain gaya kocaknya bercerita juga tips atau info Negara yang layak kunjung itu. Karena keroyokan, penulisannya pun juga beda-beda, ada yang lebih menceritakan tempat-tempat wisatanya, kisah perjalanan menuju ke tempat tersebut dan lebih bercerita tentang orang yang ada di sekitar mereka. Cukup menghibur dan bisa menjadi acuan kita kalau ingin pergi ke tempat tersebut. Oh ya di bagian ceritanya Windy Ariestanty ada halaman yang dobel-dobel, awalnya sempet binggung pas baca, perasaan ini tadi udah dibaca kok jadi aneh gini lanjutannya, eh waktu di cek halamannya ternyata ngulang yaitu halaman 46-48 dan di halaman 228-229 kayak kehabisan tinta, apa itu memang disengaja ya???

3 sayap untuk kisah perjalanan mereka.

Note: kata Adhitya Mulya negara yang cocok untuk bulan madu adalah Maroko ;p

Sabtu, 16 April 2011

Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!

Travelers_tale1



Author: Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, Iman Hidayat
paperback, 230 pages
Published 2007 by Gagas Media
ISBN13: 9789797800949
primary language: Indonesian
original title: Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
characters: Jusuf, Farah, Retno, Francis
goodreads: http://bit.ly/eAlxFa 

Arrrrgh suka banget sama cerita ini. Menurutku sih setengah fiksi dan non fiksi (tips travel, foto dan tokohnya). Udah ngarep baca ini dari taun kapan, anddd finally kesampaian juga, dikasih gratis lagi sama penerbitnya (cium sajadah dan gagas), jujur suka cover yang cetakan awal hehehe.



Cerita diawali dengan undangan pernikahan Francis lewat email kepada sahabatnya sejak jaman becak masih jadi tranportasi wajib di Jakarta, Jusuf dan Farah, sedangkan Retno dengan undangan langsung via pos. Cerita cintanya sih biasa, Francis suka sama Retno dan pernah nembak 2 kali tapi ditolak semua karena perbedaan agama, Farah suka sama Francis, sedangkan Ucup alias Jusuf jatuh hati sama Farah. Mungkin udah umum, yang menjadi special itu kisah mereka ke Barcelona guna menghadiri (menghancurkan) pernikahan Francis. 




Farah, awal perjalanannya dari Hoi An (Vietnam) > Amman > Budapest > Wina > Paris > Barcelona. Tujuan utamanya adalah menghentikan pernikahan Francis, demi dirinya sendiri. 
Yusuf, rute perjalanan menuju ke Barcelona adalah Cape Town > Nairobi > Abidjan > Dakkar > Marrakech > Seville > Barcelona. Datang karena ingin menghentikan Farah, demi dirinya sendiri. 
Retno, perjalanannya g terlalu panjang dari Kopenhagen > Amsterdam > Milan > Madrit > Barcelona. Datang untuk mengucapkan selamat untuk Francis. 




Francis, sesuai konsernya (dia seorang pianis) dari Kansas City > Atlanta > Miami > New York > Barcelona. Yang punya acara yang sebenernya ragu karena dia masih punya rasa sama Retno. 
Yang sangat seru itu perjalanan mereka menuju ke Barcelona (kemiskinan), dengan uang yang pas-pasan, pobia naik pesawat, backpacker wannabe dan yang paling bikin ngakak itu ceritanya si Ucup, sungguh nian dirinya, mulai dari grasslanding, evakuasi, disangka teroris, disetrum, dan gay bar. Juga kalimat andalanya "liat, sapi terbang," LOL.


274698744Tips tentang travelnya juga sangat membantu bagi pemula yang ingin berpergian, foto-fotonya juga bagus dan pas, ditambah lagi tiap quote diawal tiap bab yang tentang traveling. Sebenernya pengen kasih nilai sempurna, typo gak ada menurutku cuman kayaknya ada miss antara pengarang dibagian Retno sampai di Barcelona trus ketemu langsung sama Francis di La Rambla, trus di bab selanjutnya Francis sedang mengadakan konser dan dia melihat Retno datang atas undangannya, baru kemudian mereka bersama menuju ke La Rambla (?). Endingnya kurang banyak, terlalu cepat lah, baru aja ketemu setelah perjalanan panjang eh cuman berapa halaman aja, untuk Francis dan Retno kurasa penggarang menyerahkan kepada pembaca untuk membuat endingnya sendiri. Quote favoritku adalah bagian Faris hal. 118, "We always question life. But can life question us?" dan di tips travelling dari Retno, "Barang dapat habis dijual-beli. Tapi pengalaman tidak akan pernah habis untuk diingat dan diceritakan." 



Jadi pengen berburu karya Aditya Mulya nih, Ucup! Liat, ada sapi terbang! =))



4 sayap untuk menemani si sapi terbang :D

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...