Tampilkan postingan dengan label Bukune. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bukune. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juli 2017

[Book Review] Doriyaki by Andori Andriani

Judul buku: Doriyaki - Jauh di Mata, Dori di Hati
Penulis: Andori Andriani
Editor: Ry Azzura
Desain cover dan ilustrasi: Arie Je
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-220-165-9
Cetakan kelima, September 2015
140 halaman
Hasil swap di IRF
Doriyaki adalah buku pertama Andori Andriani. Berisi tentang pengalaman Dori yang saat ini tinggal dan bekerja sebagai desainer grafis di Jepang. Lewat akun media sosialnya; Ask.Fm, Instagram, dan Periscope, Dori menyebarkan semangat kepada remaja yang menjadi followers-nya. Semangat untuk meraih cita-cita, semangat untuk tidak menyerah saat impiannya diremehkan, semangat di saat kondisi keluarga yang tidak utuh. Image Dori sebagai cewek periang yang jenaka, ramah, dan terbuka, membuat para followers-nya menganggapnya sebagai kakak yang bisa di-bully (lucu-lucuan). Kedatangan Dori ke Indonesia, bukan hal yang rutin sehingga ditunggu-tunggu para ikan dori (fans Dori).

Senin, 14 November 2016

Resensi: The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable Karya Adara Kirana

Judul buku: The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable
Penulis: Adara Kirana
Penyunting: MB Winata
Desainer sampul: Raden Monic
Penerbit: Bukune
ISBN: 978-602-220-196-0
Cetakan pertama, September 2016
298 halaman
Buntelan dari @expellianmus
Kata orang-orang, aku ini genius dan kelewat serius.

Oke, memang koleksi piala dan medali olimpiadeku sedikit lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih seusia anak kelas sepuluh, tapi sudah ikut beberapa try out SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi.

Namun, Kak Zahra—guru homeschooling-ku-menganggapku perlu bersosialisasi. Katanya, biar "nyambung" sama orang-orang.

Untuk apa? Aku punya teman kok: Mama, Kak Zahra, Hera, dan... saudara-saudara yang sering kulupa namanya.

***

“The Thirteen Books of Euclid's Elements. Buku itu bisa kamu dapat asal kamu mau masuk SMA,” tantang Kak Zahra suatu hari.

Tidak mungkin. Itu kan, buku legendaris yang ditulis sejak abad ketiga sebelum Masehi. Aku ingin sekali mengoleksi dan mempelajarinya sendiri. Rasanya pasti lebih memuaskan.

"Oke, aku coba sate semester, ya," jawabku mantap.

Demi buku itu, bolehlah aku jalani hidup sebagai anak SMA biasa. Lagi pula, sesulit apa "nyambung" sama orang-orang?

Kamis, 11 Juni 2015

Rahasia Lantai Keempat by Rettania | Book Review, Blog Tour, Giveaway

Rahasia Lantai Keempat
Penulis: Rettania
Editor: Ry Azzura & Syafial Rustama
Desain dan ilustrasi sampul: Dedy Koerniawan & Ayu Widjaja
Penerbit: Bukune
ISBN: 978-602-220-153-3
Cetakan pertama, April 2015
154 halaman
Buntelan dari @Rettaniea
Sebuah catatan usang misterius ditemukan di perpustakaan sekolah. Di atas tulisan tangan yang dibuat tergesa-gesa itu, terbaca; RAHASIA LANTAI KEEMPAT. Nikki, Fara, Randy, dan Neil—empat sahabat penyuka misteri—jelas jadi penasaran. Bagaimana bisa, sekolah yang jelas-jelas terdiri dari tiga lantai ini memiliki lantai keempat?


Bersama, mereka melakukan ritual rahasia dan berhasil menemukan jawabannya. Sebuah dimensi lain, di mana sesuatu yang jahat menunggu. Menghancurkan semangat, mental, dan menjebak mereka untuk selamanya berada di sana….



Mampukah keempat sahabat itu melawan teror mengerikan yang menghalangi kembali ke dunia nyata? Atau menyerah dan ikut hilang bersama… LANTAI KEEMPAT.




---ENDORSEMENT---

"Yang membuat RAHASIA LANTAI KEEMMPAT begitu mencekam adalah bagaimana Rettania berhasil menahan rahasia yang menakutkan dari pembaca dan melepaskannya perlahan-lahan, saya seperti dicekik kencang lalu diberikan sedikit ruang untuk bernapas. pembaca tidak akan tahu apa sebenarnya misteri di lantai empat sebelum tuntas membacanya, RAHASIA LANTAI KEEMPAT hanya untuk pembaca horor sejati."
Ade Igama, penulis Death On Camera dan pengagas akun @kisahhorror

“Begitu membaca buku Rettania, saya sudah terpesona sejak halaman awal. Bahasanya renyah. Bukan hanya itu, sebagai buku horror untuk remaja, RAHASIA LANTAI KEEMPAT menyajikan terror sejak halaman awal, hingga halaman akhir. Kengerian tersaji di setiap halamannya. Mencekam, itu hal pertama yang terbayang tiap tokoh-tokoh di dalam cerita ini mencoba untuk terus survive. Merasa ikut takut, ikut lelah, juga merasa ikut putus asa tiap kali terror di buku ini mulai menghantui. Recommended untuk dibaca siapapun, terutama bagi penggemar horror. Karena selain menggambarkan kengerian, kalian bisa menemukan apa itu arti kebersamaan.”
Cerberus Plouton, penulis Devil’s Game dan Tujuh Hari di Villa Mencekam

"Sejak membaca halaman awal novel ini hanya satu pertanyaan yang terbersit dalam pikiran saya: apakah mereka akan kembali? Dan saya harus menuntaskan sampai halaman terakhir agar pertanyaan saya terjawab. Hasilnya, saya tidak kecewa."
Ruwi Meita, penulis Misteri Patung Garam, Kamera Pengisap Jiwa, dan The Cruise Chronicle

"Rahasia Lantai Keempat membawa saya kembali ke masa SMA, di mana kisah-kisah seram di sekolah selalu membuat penasaran. Dilengkapi dengan karakter-karakter yang menarik, novel ini membuat saya jatuh hati. Adegan-adegan menakutkan yang ditulis bergantian dengan adegan-adegan manis antara empat sahabat membuat novel ini memiliki rasa yang berbeda. Masukilah dunia Rahasia Lantai Keempat, dan bersiaplah untuk merinding ketakutan sekaligus gemas pada reaksi tokoh-tokohnya yang lovable."
Nel Falisha, penulis Rust in Pieces

Sabtu, 09 November 2013

Mendekap Rasa

Mendekap Rasa
Penulis: Aditia Yudis & Ifnur Hikmah
Penyunting: Yulliya Febria
Desain sampul: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-220-091-1
Cetakan pertama, Januari 2013
394 halaman
Buntelan dari Arisan GagasBukune

Pernahkah kau menghitung perpisahan yang telah terlewati? Dan, pernahkah kau berpikir, mungkin perpisahan terkadang memang diharapkan terjadi…

Mungkin, kau akan ragu ketika cinta yang kau dapatkan masih separuh hati ketika kau terima. Ke mana pun kau pergi, masa lalu akan menjadi kepingan cerita yang mengusik dan menganggu perasaanmu.

Sementara aku, kuingin berakhir bersama pria yang kucintai. Aku akan membuat dia mencintaiku. Tidak peduli harus menunggu berapa lama.

Masa lalu tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bahagia, bukan?

Sabtu, 20 April 2013

Ketika Daun Bercerita

Ketika Daun Bercerita
Penulis: Maradilla Syachridar
Editor: Raditya Dika dan Mala Aprilia
Desain sampul: Fachreza Astnam Mubarak
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-8066-18-4
Cetakan pertama, Juli 2008
184 halaman
Harga: 10k (beli di Gramedia Solo)

Aku mungkin hanya bisa meratap seorang diri, atau berdua bersama Kimi. Aku terlalu mengenal dia, dia, dia, dan dia. Terlalu mengenal mereka, sementara mereka tidak akan pernah mengenalku. Mereka adalah manusia, aku hanyalah sebatang pohon, human-wannabe. Kadang aku ingin memanggil mereka, meminta maaf kepada mereka, memanggil orang-orang yang mempengaruhi hidupku. Aku juga ingin berterima kasih kepada mereka karena berkenan menjadi orang yang berarti dalam hidupku. Namun aku sadar, aku tidak akan pernah merasa dipanggil. Mungkin aku hanyalah pohon yang sedang memaksa untuk hidup dan berpikir seperti manusia. Pohon memang hanyalah pohon. Namun, pernahkah aku meminta untuk menjadi pohon?

Kita hanyut oleh tutur laporan pandangan mata pengarang yang diwakili oleh pohon. Sensitivitas cerita ini menyentil kita. -Linda Djalil, penulis, wartawan senior, lulusan Sastra Indonesia UI-

Selangkah ke depan, seperti bakul jamu, setelah memikat dengan ular, sulapan, dan tak jarang akrobatik, seorang penulis dituntut menyampaikan isi hatinya yang membuat sebuah tulisan mengesankan. Penulis muda ini tampak memahami hal tersebut. -Putu Wijaya, sastrawan, budayawan-

Penjual Kenangan

Penjual Kenagan
Penulis: Widyawati Oktavia
Penyunting: Gita Romadhona & Yulliya Febria
Ilustrator isi: Gama Marhaendra
Desain sampul: Dwi Annisa Anindhika
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-220-089-x
Cetakan pertama, 2013
214 halaman
Harga: 24k (beli di SCB)


Hidup terlalu singkat, kata seorang kekasih menggugat cintanya yang pergi.
Bagaimana jika tak ada lagi cinta esok lusa?
Bagaimana jika jauh ternyata tak berapa lama jaraknya?

Kekasih itu menggugat.
Ia menangis.
Kenangan; satu-satunya yang paling berharga, dimungkiri oleh cintanya.

Hidup terlalu singkat, katanya lagi.
Sambil mengemasi sisa-sisa harap dan bersiap pergi.

“Semoga ada persimpangan di depan sana.
Agar aku bisa menjual kenangan dan rindu yang menyisa,”
lirih hatinya, perih.


Jumat, 29 Juni 2012

Danur


13012011_danur

Penulis: Risa Saraswati
Editor: Syafial Rustama
Desain sampul: Gita Mariana
Ilustrasi: Diantra Irawan & Qori Hafiz
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-220-019-9
Cetakan pertama, 2011
208 halaman

Jangan heran jika mendapatiku sedang berbicara sendirian atau tertawa tanpa seorang pun terlihat sedang bersamaku. Saat itu, mungkin saja aku sedang bersama salah satu dari lima sahabatku. Kalian mungkin tak melihatnya… Wajar. Mereka memang tak kasat mata dan sering disebut… hantu. Ya, mereka adalah hantu, jiwa-jiwa penasaran atas kehidupan yang dianggap mereka tidak adil.

Kelebihanku dapat melihat mereka adalah anugerah sekaligus kutukanku. Kelebihan ini membawaku ke dalam persahabatan unik dengan lima anak hantu Belanda. Hari-hariku dilewati dengan canda tawa Peter, pertengkaran Hans dan Hendrick-dua sahabat yang sering berkelahi- alunan lirih biola William, dan tak lupa: rengekan si Bungsu Jahnsen.

Jauh dari kehidupan “normal” adalah harga yang harus dibayar atas kebahagiaanku bersama mereka. Dan semua itu harus berubah ketika persahabatan kami meminta lebih, yaitu kebersamaan selamanya. Aku tak bisa memberi itu. Aku mulai menyadari bahwa hidupku bukan hanya milikku seorang….  

Namaku Risa. Aku bisa melihat “mereka”. Dan “mereka”, sesungguhnya, hanya butuh didengar.

Kamis, 22 Desember 2011

Curcol Kantor


Curcol_kantor

Curcol Kantor: Asal Usil Anak Kantoran
by Anjar Oktaviani
editor: Anwar Syafrani & Mahir Pradana
cover: Gita Mariana
ISBN: 602-220-001-6
cetakan I, Juli 2011
242 halaman

... Padahal tau gak? Kita semua tuh bikin akun baru, khusus buat si Bos. Masing-masing nge-add si Boss. Dia nggak ngeh kalo invite-an dia dicuekin trus malah di-add pake akun baru sama kita-kita. Dan dengan riang gembira ngeklik tombol accept atas friend request kita.
Lagian nggak seru amat, kalo besok-besok mau update status harus mikir-mikir dibaca sama Bos apa nggak ya...
Kalo gini kan bebas berekspresi di ruang publik tanpa takut ancaman somasi, hehe...
Status facebook boongan gue hari ini: "Kerjaan hari ini memang banyak. tapi harus semangat biar hasilnya maksimal. Kalo perlu nanti dibawa pulang! Caiyo..."
Dan status tersebut berbuahkan sebuah jempol gede dari si Bos tanda dia like sama status gue.
Status Facebook asli gue hari ini: "Dasar Bos gila! Kerjaan yang kemaren aja belum selesai dan nyuruh ngerjain yang lain...!!!!"
Dan status jujur tersebut menggondol puluhan jempol dari temen-temen yang senasib dan sepenanggungan...
Cuplikan di atas adalah salah satu bagian yang membuat saya terkikik.
Buku ini termasuk PELIT (Personal Literature) yang tercetak di covernya, awalnya maksudnya apa tuh? Ternyata kisah nyata dari si penulis, boleh juga nih kalo ada cerita lucu dikehidupan kita bisa dibuat buku komedi :). Mungkin sebagian orang yang sudah bekerja pernah mengalami hal yang sama seperti penulis membeberkan pengalamannya di buku ini (nggak tau dia pake nama samaran beneran atau nggak). Dijadiin 'babu', takut sama yang sudah lama bekerja atau senior di kantor, nggak berkutik akan perintah Bos yang nyebelin banget, teman-teman kantor yang bikin emosi mendidih, dsb. Selain bercerita tentang kesehariannya di kantor, penulis juga menceritakan orang-orang sekantornya (yang tentu saja disamarkan), Onyet, cs-an penulis yang usil banget, si Bos yang pede banget, suka narsis kalo foto dan seenaknya saja kalo nyuruh, Mbak Ayu yang gila kerja dan nggak bisa jauh dari kerjaannya, Ari si pakar komputer yang apa-apa harus telpon istri barunya dulu, Krisna yang 11-12 kayak si Bos yang narsis dan jutek, dan beberapa tokoh figuran lainnya.

Awal baca buku ini agak jenuh tapi makin kebelakang lumayan lucu juga, cerita di tiap bab nggak terlalu banyak sehingga nggak garing dan nggak berbelit-belit, ada beberapa typo tapi nggak terlalu bermasalah dan covernya lucu. Ceritanya mengalir, enak, sayangnya saya nggak suka pada bab pertama dimana penulis menyinggung autis sebagai bahan bercandaan, saya kurang suka kalo kekurangan seseorang dijadiin 'guyon'. Selebihnya oke kok, buat yang jenuh akan pekerjaannya dan sebel sama si Bos bolehlah membaca buku ini, mumpung ada temannya :)
2.5 sayap untuk si Cumi

Senin, 31 Oktober 2011

Hati Memilih

Hati Memilih
Penulis: Riawani Elyta
Editor: Dewi Fita & Syafial Rustama
Penerbit: Bukune
ISBN: 602-220-009-1
Cetakan pertama, Agustus 2011
258 halaman

"Benarkah kita bisa membuka hati pada cinta yang nggak terduga?"

Merasa  berhutang budi pada bibinya, Salma, Icha pun menyanggupi untuk merawat Camelia, keponakannya. Gadis kecil yang bersenyum manis dan polos, bocah cantik dan masih dini harus menanggung akibat dari kegagalan dan bobrok orangtuanya. Bibi Salma menyuruh Icha untuk memjemput Camelia sepulang sekolah sampai supir menjemputnya dan membawa pulang ke rumah bibi Salma. Ibunya, Aida, terjerat razia narkoba. Lalu, dimana ayahnya?

Keesokan harinya, ada laki-laki yang sudah menunggu mereka berdua di rumah Icha, Camelia menyebutkan namanya paman Haz, Hazri, yang ternyata adalah ayah Camelia? Kenapa gadis kecil itu memanggilnya paman? Kemana selama ini dia pergi? Anaknya kok nggak pernah diurusin. Mereka pun jadi sering bertemu, hampir setiap hari Hazri menenggok Camelia, tanpa sepengetahuan bibi Salma. Semakin membuat Icha bertanya-tanya, apakah dia tidak pernah bekerja? Sebenarnya ada apa dengan keluarga mereka? Dibalik sikap ketus dan memerintah, ternyata Hazri memiliki sikap yang lembut juga. Contohnya waktu ada butiran kacang di pipi Icha, Hazri dengan lembut mengusapnya dengan sapu tangan, lalu menaruh tangganya di punggung Icha #eaaaaa. Selain itu Hazri juga gampang banget cemas kalau Camelia kenapa-kenapa, waktu kesandung batu aja pengen cepet-cepet bawa dia ke rumah sakit #pffft.

Lalu ketika Erry, teman kantor Icha yang akhir-akhir ini ngebet banget pengen jadi pacarnya Icha bilang kalau ada chemistry diantara mereka berdua, ada sesuatu yang tersirat. Icha tidak menggubrisnya malah menjadi marah waktu erry menghina Hazri kalau dia adalah lelaki yang tak sudi merawat anaknya sendiri. Masalah itu menjadi pikiran Icha, dia juga kerap melihat Camelia yang sering menyendiri dan menagis waktu ada tugas menggambar kedua orang tuanya. Dia pun bicara pada hazri untuk berkata yang sebenarnya pada Camelia, mengaku kalau dia adalah ayahnya. Tanggapan Hazri malah sengit dan mereka malah marahan, tidak bertemu beberapa hari dan kun jungan Hazri menurun drastis.

Merasa hidupnya semrawut dengan berbagai masalah Hazri, yang setelah baikan Icha malah mendapati kalau ada laki-laki yang berwajah sangat mirip dengannya yang sering bolak-balik di sebuah club malam bersama cewek-cewek nggak bener dan setelah bertemu dengan Aida, ibu Camelia, rahasia yang selama ini tersimpan pun mleber terkuak. Icaha membawa Camelia untuk berlibur di kota kelahirannya, Tanjung Pinang. Sebelum berangkat, Hazri datang dan bilang kalau dia akan menjelaskan semuanya dan berkata, “Jangan kira kamu nggak berarti apa-apa buat aku! Bahkan, jauh lebih berarti daripada apa yang saat ini kamu pikirkan.”

Merasa damai setelah pulang? Hmmm selain tidak bisa mengenyahkan paerkataan Hazri dan binggung dengan pilihannya sendiri, di kampong halamannya dia malah bernostalgia dengan Azizi, teman kecilnya yang juga menaruh hati pada Icha. Hayo siapa yang nanti dipilih Icha? :D.
"Cinta bisa mengakar dari tunas yang mana saja dan kita tak pernah tahu kemana ia akan menjalar."
"Cinta... apa pun bentuknya, dan seperti apa wujud jalinannya, tak pernah memaksakan kehendaknya. Seperti air yang mengalir, maka ia akan menuju muaranya. Dan muara itu adalah keikhlasan. Jadi, jika ada dua orang yang mencintai, tapi merasa terpaksa, berarti itu bukan cinta, tetapi emosi, atau bahkan nafsu."
Bahasanya halus, sopan dan mengalir apa adanya. Walaupun banyak teka-teki cerita di sini mudah ketebak kok, hehe. Minim typo, enggak lo-gue ;p, dan suka banget sama karakter Camelia, kerasa banget betapa dia merindukan sosok orang tua, Icha pun begitu menyayanginya sampai mau kalau bibinya meminta bantuan lebih padanya. Hazri yang dari luar tampak sinis, garang dan cakep pun luluh kalau bersama Camelia. Fontnya  berbeda antara POV Icha dan Hazri, jadi nggak bingung, tapi diawal kayaknya ada yang kelewat deh :D. Eniwe, lumayan bukunya dan bagi yang binggung akan perasaannya, coba baca deh :D.
 "Benarkah kita bisa membuka hati pada cinta yang nggak terduga?"
"Kenapa enggak? Cinta bukan sesuatu yang lahir dari rencana. Justru cinta yang kemudian menjadi alasan bagi manusia jadi munyusun berbagai rencana. Rencana untuk menikah, punya anak, mengubah penampilan, berperilaku lebih baik, dan sebagainya. Semua itu baru bisa bergerak dengan antusias saat cinta menjadi akar sebabnya."
3 sayap untuk sebuah cerita tentang rasa.

NB:
Tentang Penulis
Riawani Elyta lahir dan berdomisili di kota kecil Tanjungpinang. Kompetesi yang pernah diikuti dan sukses menorehkan senyum bahagianya adalah:
  1. Pemenang I Resensi Buku Indiva (2008)
  2. Pemenang II Sayembara Cerber Femina (2008)
  3. Pemenang harapan  Sayembara Cerber Femina (2009)
  4. Pemenang Favorit Lomba Menulis Cerpen Remaja Rohti-Lip Ice (2010)
  5. Pemenang II Sayembara Novel Inspiratif Indiva (2010)
Karyanya terekam dalam novel duet berjudul (2009) dan 14 antalogi. Novel Hati Memilih ini adalah novel keduanya.
facebook: Riawani Elyta
email: tarapuccinogroup@yahoo.com
blog: tarapuccino.multiply.com

Minggu, 21 Agustus 2011

Poconggg Juga Pocong


11887365

penulis: @poconggg
editor: @syafrani
penerbit: @Bukune
ISBN: 602-220-002-4
142 halaman

Kerasukan setan apa sehingga saya baca buku ini. Mungkin iklannya yang heboh di twitter yang sering bersliweran hastak #PJP saya jadi penasaran sama buku yang tokoh utamanya hantu produk dalam negeri yang paling aku takuti ini. Jujur, awalnya saya bukan penggemar akun @poconggg, karena sebelum dia ada, saya lebih tertarik akan akun @pocongasli jadi saya berpikir, halah paling ikut-ikutan saja biar ikut tenar juga. Lambat laun akun @pocongasli tidak produktif lagi sehingga saya memutuskan memfollow akun "gadungannya" siapa tahu mengobati galau saya, nggak taunya sekarang dia malah lebih tenar, pernah jadi trending topic lagi, heran, dikasih sajen apa dia.

Sesungguhnya saya bingung ini buku bercerita tentang apa? Bagaimana cara dia menulisnya? #eh sebaiknya saya tidak menyinggung pertannyaan terakhir itu, dalem banget. Saya akan mereview bagian yang paling saya suka saja, kalau hampir semua isi buku, jangan salahkan saya Cong, sapa suruh bikin buku tipis.
Namanya adalah Poconggg (kenapa pake huruf g tiga kali saya juga tidak tahu, mungkin rahasia dia dan Tuhan), dia tergolong species Pocong, jangan salah memasukkan dia kebagian Tuyul, karena dia tidak punya tangan untuk mencuri #ups (sorry kelepasan Cong). Dia mempunyai gelar yang fenomenal, bukan seorang, bukan seekor, atau sebuah dan bla bla bla tapi "Seikat Pocong" ('Beli kangkungnya berapa ikat, Bu?' atau bisa juga diganti 'Beli pocongnya berapa ikat, Bu?') lupakan. Saya tahu kelemahan terbesarnya, PORTAL. jadi, kalau dikejar-kejar pocong, lari dan bersembunyilah di seberang portal, karena dia tidak bisa menggangkat ataupun melompatinya, hah, rasakan kau Cong! 

Saya juga kerasukan ikut gaya dia kalau lagi panik, kalau dia sering bilang panik tingkat SMP kelas tiga, panik tingkat kecamatan, panik tingkat Ujian Nasional, maka saya agak di edit dikit, PANIK TINGKAT UJIAN SKRIPSI (percayalah Cong, itu rasanya kayak nahan boker seminggu). 

Di bagian dia ngasih ide cerita film-horor-berkelas, saya hanya berpikir, "Nggak ada ide lain apa?" Dia ngasih judul film paling fenomenal yang pernah ada, tapi diedit dikit, ketiga film itu adalah Ada Apa Dengan Kunti?, Laskar Pelanconggg, dan Ketika Poconggg Bertasbih, dimana bagian berkelasnya, hah? #gaksante.
Saya terharu dibagian dia ngomong soal cinta, dia ngaku kalau nggak pernah jauh dari predikat jomblo, sepereti yang dia bilang "Single itu prinsip. Jomblo itu nasip, kalau Rian udah pasti Demasip." Dia ternyata bisa serius dan 'agak' romantis juga, seperti di halaman 42,
Kata orang, pacaran itu harus saling mengisi. Gue rasa ini ada benernya. Kalau orang pacaran punya sifat dan karakter yang sama dengan pasangannya, berarti kekosongan dan kekurangan mereka nggak pernah akan terisi. Malah dengan adanya perbedaan justru akan membuat mereka saling melengkapi setiap celah bisa terisi dengan perbedaan tadi.

Cinta emang ribet. Cinta nggak pernah bisa ngasih garansi dan kepastian kita bisa mencintai orang yang kita benci dan akhirnya membenci orang yang dulu kita cintai.

Cinta itu sederhana. Sama sederhananya seperti menulis menggunakan pena. Bukan titik yang membuat tinta, tapi tinta yang membuat titik. Bukan cantik yang membuat cinta, tapi cinta yang membuat cantik.
#eaaaaa
Pinter juga lo Cong, tapi sayang nggak pinter buat puisi cinta, apalagi menyamakan cinta dengan kentut, pake warna kuning segala lagi.
Pendapat dia tentang iklan mint, susu bayi dan sejak kapan sosis bisa bikin pintar sukses membuat saya ngakak, Good job, Cong.
Di bagian Sumpah Pocong, yang bikin ngakak adalah sumpah dari Richard Oaly, kalau namanya masuk ke buku @poconggg dia bakal: minum 7 botol yogurt cimory, terus nahan boker 3 hari. Abis itu, di hari ke-4, dia make CD bekas nahan boker di kepalanya.
jawaban @poconggg adalah:
Buat yang nggak tau Cimory itu minuman buat ngelancari BAB.
Mati, mati deh ini anak.
LOL.
Bagian terakhir yang cukup menarik adalah berisi tentang Prediksi Pocong yang katanya paling ditunggu-tunggu. Berhubung zodiak saya Sagitarius, saya akan memberikan bocorannya (awas kalau nggak bener Cong #asahgolok ).
Sagitarius
Berbahagialah kawan, akan banyak kejutan yang datang tahun ini! Walaupun mood agak nggak stabil, tapi kejutan-kejutan tersebut dapat mendongkrak kehidupan kalian. Ibarat pepatah, dilarang merokok.
Asmara: Dahsyat
Tahun ini kalaian akan sering mengalami cemburu yang membabi buta. Pada dasarnya gue nggak pernah ngerti kenapa babi-babi ini bisa buta, yang gue tau, asmara kalian tahun ini, sangat luar biasa.
Keuangan: Mantap
Akan ada mukjizat yang memungkinkan kalian membeli barang-barang yang kalaian impikan. Orang-orang disekeliling juga takut berkonspirasi dalam pencampaian mukjizat ini. Di luar negeri, situasi ini dikenal dengan nama Boston Chocolate Fondation.
Ps: Jangan harap gue bisa jelasin artinya apa.
Kesehatan: Premium
Yang gue maksud disini bukanlah bensin premium. Maksudnya, kesehatan kalian diatas rata-rata. tak ada satu pun kuman dan bakteri yang bisa mengganggu stabilitas kesehatan tubuh kalian. Di Zimbabwe, fenomena ini diberi kode khusus dengan sebutan Pk890-0276/00J (artinya apa sih ini?).
Karier: Nggak tau (padahal yang paling penting).

Semoga dengan membaca prediksi pocong ini ibadah saya selama 40 hari diterima oleh Allah, amin. Bukunya cukup menghibur walaupun di bagian akhir menurutku tidak telalu penting dan kadar tawa saya mulai habis, bukunya terlalu tipis, bolehlah dibaca pada waktu galau dan dalam keadaan jomblo, ada yang senasip gitu loh =))
3 sayap untuk si Lompat Lompat Lompat

NB: saran @poconggg, kalau mau nembak tanggal 1 April aja, semisal ditolak kita bisa ngeles dan bilang APRIL MOP!

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...