Tampilkan postingan dengan label CityLite. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CityLite. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 April 2025

Scars by Asri Tahir | Book Review

Scars
Penulis: Asri Tahir
Editor: Afrianty P. Pardede
Desain sampul: Amelia Maulida
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-6003-8
304 halaman
Buntelan dari @asritahir
“Aku ingin kamu hidup. Walau pahit, walau sakit … tapi ketika kamu masih bernapas, kamu memiliki kesempatan untuk bahagia.” 

Inka pernah melewati jalan yang gelap, lalu Bintang datang dengan sinarnya yang terang. Dia memberikan dunianya untuk Inka, tapi karena kesalahan di masa lalunya … Inka pergi menghilang. 

Inka merelakan kebahagiaannya untuk orang lain. Sementara Bintang terbelenggu oleh rasa bersalah yang menghantui dirinya seumur hidup. 

Janji itu perlahan pupus bersama waktu yang berlalu. Namun, bertahun kemudian, jalinan takdir membawa mereka pada garis yang sama. Dan, Bintang sekali lagi … memberikan terangnya untuk Inka.

Selasa, 20 Juli 2021

Retrocession by Ayunita Kuraisy | Book Review

Judul buku: Retrocession
Penulis: Ayunita Kuraisy
Editor: Dion Rahman
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Desain Kover: Sarah Agnia Husna
ISBN: 9786230024597
Edisi Digital, 2021
432 halaman
Baca di Gramedia Digital
PERSAHABATAN ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN KALAU NGGAK BERAKHIR PACARAN, YA DITINGGAL NIKAH DULUAN. 

Aku ingat pertama kali ke sini bareng Arga. Waktu itu aku belum lama ditempatkan di divisiku. Arga langsung cepat akrab denganku, lalu mengajakku kemari. Mungkin itu pertama kali aku sadar akan cocok sama dia. Mulai dari bicara soal risk management dan segala perhitungannya yang njlimet, sampai membahas film favorit masing-masing. That’s the beginning of our friendship. Yang aku ingat tempat ini jadi salah satu tempat nongkrong favorit kami. 

And now I’m here. With another best friend. In a different situation. Without him. 

“Lo tau kenapa gue sempat mikir Arga was the one for you? Karena gue tau lo, Alyanata. Nggak banyak cowok yang bisa dapat perhatian lo. Dari luar, appearance lo nyaris tanpa cela. Secara karier dan pekerjaan, lo bahkan berhasil dapat posisi jauh lebih baik dibanding orang lain seumuran lo. Lo kalem dan terkendali, kesamaan yang gue lihat pada Arga. Makanya gue sempat mikir mungkin emang udah takdir kalian buat ketemu, berteman dekat, dan—” 

“Nggak berjodoh,” potongku dengan senyum pahit. “Takdir gue dan dia cuma berteman, Fan. Gue hanya pernah berharap lebih.” 

Harapan itu masih ada, at least sampai di parkiran malam itu.

Jumat, 28 Mei 2021

Mantan Rasa Gebetan by Titi Sanaria | Book Review

Judul: Mantan Rasa Gebetan
Penulis: Titi Sanaria
Editor: Dion Rahman
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-1249-5
Edisi Digital, 2021
368 halaman
Baca di Gramedia Digital
Malino menjadi tempat pelarian Kayana pasca perceraiannya dengan Yudistira. Meninggalkan Jakarta berserta sekelumit kenangan menyakitkan. Menjauh dari masa lalu buruk yang masih terus merongrongnya. 

Ketika hidupnya bergulir ke arah yang tepat dengan mencoba membangun hubungan dengan laki-laki lain, Yudistira muncul di hadapannya seperti hantu yang membayangi. Tidak akan semudah itu Kayana menerima kembali seseorang yang sudah meninggalkan sayatan luka dalam hidupnya. Namun, Yudistira juga tampaknya tidak main-main dengan niatnya untuk rujuk. 

Kira-kira, adakah kesempatan kedua untuk hubungan yang pernah dilandasi dengan kebohongan?

Rabu, 31 Maret 2021

A Man Who Loves You by Mel Bakara | Book Review

Judul buku: A Man Who Loves You
Penulis: Mel Bakara
Editor: Dion Rahman
Desain sampul & Ilustrasi: Mel Bakara
Penerbit: PT Elexmedia Komputindo
ISBN: 978-623-00-2251-7
Cetakan pertama, 12 Januari 2021
426 halaman
Buntelan dari @timelicious
Dear Kunyit,

Orang bilang, when life gives you lemon make lemonade. Dan inilah segelas lemonade hidupku buat kamu. Dimulai ketika aku berusia dua puluh lima tahun dan mengalami apa yang disebut quarter life crisis. 

Tahu artinya? 

Artinya, well, Facebook teman-temanku berisi tentang pekerjaan baru, naik jabatan, jalan-jalan, makan-makan, pacaran, menikahi pujaan, membeli rumah, atau hasil USG. 

Sementara, aku upload foto kaktus dengan teks “My lovely babies”. Kubeli Rp10.000 dapat dua pot, lalu dua-duanya mati dalam seminggu…. 

Kamis, 18 Juni 2020

The Age Between Us by Kincirmainan | Book Review

Judul buku: The Age Between Us
Penulis: Kincirmainan
Penyunting: Afrianty Pardede
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786230013089
Cetakan pertama, 24 Februari 2020
544 halaman
Baca di Gramedia Digital
Hersekti Prajwalita akhirnya jatuh cinta untuk pertama kali dalam hidupnya.

Edward Wolfgang Kilmer jatuh cinta untuk kedua kali setelah bertahun-tahun merana sejak istri tercintanya meninggal dunia.

Michael Kilmer tak menyangka perasaan sayang dan pedulinya kepada sang sahabat perlahan berubah menjadi cinta.

Masalahnya, bagaimana jika tiga kisah cinta itu terjadi di kuali yang sama, dan apakah benar perbedaan usia hanya perkara angka? 

Jumat, 20 Maret 2020

Back To You by Aqessa Aninda | Book Review

Judul: Back To You
Penulis: Aqessa Aninda
Editor: Dion Rahman
Desainer sampul: Garisinau
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-1405-5
Cetakan pertama, 9 Maret 2020
304 halaman
Buntelan dari @fairywoodpaperink
Setelah empat tahun berusaha mengetuk pintu hati Adrie, Emir akhirnya memiliki gadis itu.

Setelah menjalani hubungan selama tiga tahun, Adrie mengakhiri hubungan itu.

Setelah dua tahun berpisah, Adrie bertemu kembali dengan Emir.

Ketika Adrie menyadari apa yang telah dia sia-siakan, Emir benar-benar sudah merasa lelah. Adrie pun mengambil langkah yang tak pernah dia pikirkan sebelumnya. Kali ini, saatnya Adrie yang berjuang.

Rabu, 11 Desember 2019

The Hating Game by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: The Hating Game
Penulis: Titi Sanaria
Cover: Andros Luvena
Penerbit: Tisa Publisher
2 September 2019
345 halaman
Beli di Play Book
Menurut Putra, Raisa itu adalah orang yang paling menyebalkan di dunia. Dia adalah perwujudan dari kebodohan, kecerobohan, dan lelucon tidak lucu yang dijadikan satu.

Sampai suatu saat Putra kemudian mengetahui jika Raisa bukanlah seperti yang selama ini dia pikirkan. Perempuan itu sengaja menampilkan imej bodoh karena menyembunyikan sesuatu. Putra lalu menggunakan segala macam cara untuk membongkar penyamaran Raisa. Ya, segala cara, termasuk berpura-pura jatuh cinta kepadanya.

Masalahnya, semakin mengenal Raisa yang sebenarnya, semakin sulit untuk berpura-pura.

Rabu, 06 November 2019

Starting Over by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Starting Over
Penulis: Titi Sanaria
Editor: Dion Rahman
Desainer sampul: @Hayharits
ISBN: 978-623-00-0762-0
Cetakan pertama, Oktober 2019
394 halaman
Buntelan dari @titi_sanaria
Hubungan mereka hanya berlandaskan physical attraction, awalnya Prita mengira begitu, Hanya ketertarikan fisik semata. Tidak lebih. Dia mengagumi Erlan yang tampan dengan setela kantor yang membuatnya terlihat sempurna. Namun, waktu telah membantu dia menyadari bahwa perasaannya kepada laki-laki itu mulai berkembang.

Hanya ketertarikan fisik, Erlan mendengar pengakuan itu berulang kali dari mulut Prita. Sementara dia sendiri gamang atas perasaannya, Dia nyaman berada di sisi putri tunggal bosnya itu. Akan tetapi, logika terus mengingkari rasa bahwa dirinya telah jatuh cinta kepada Prita.

Ya, tidak ada jatuh cinta dalam kamus Erlan, awalnya begitu. Namun, apa yang kira-kira tidak bisa dilakukan oleh kekuatan cinta?

Selasa, 22 Oktober 2019

All is Fair in Love and Game by Adhita Purwitasari | Book Review

Judul buku: All is Fair in Love and Game
Penulis: Adhita Purwitasari
Editor: M. L. Anindya Larasati
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 9786230006
Cetakan pertama, September 2019
260 halaman
Buntelan dari @adhitaprwtsr
Anita selalu menghindari Rimba, bosnya di Chronus Studio. Ia curiga dirinya diterima bekerja di sana karena ibunya dan ibu Rimba adalah teman masa kecil ... dan keduanya berniat menjodohkan mereka. Anita berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya memang kompeten di bidangnya, dan layak untuk diterima di Chronus. Rimba yang tertarik dengan Anita merasa kesulitan untuk mendekati karena perempuan itu selalu bersikap dingin. Ketegangan di antara keduanya mencair seiring berjalannya waktu karena proyek gim baru yang dikerjakan Anita. Semuanya mulai berantakan ketika sepucuk surat dari KPK datang ke meja Rimba atas sebuah kasus korupsi yang melibatkan Chronus di dalamnya.

Ibu Anita mulai memikirkan ulang perjodohan keduanya. Akankah Anita menuruti ibunya, atau mulai mendengarkan kata hatinya?

Senin, 21 Oktober 2019

Progresnya Berapa Persen? by Soraya Nasution | Book Review

Judul buku: Progresnya Berapa Persen?
Penulis: Soraya Nasution
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: @Garisinau
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-0374-5
Cetakan pertama, 21 Agustus 2019
368 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
Sudah setahun April mengabdi di sebuah kantor konsultan yang bergerak di bidang konstruksi. Nyaman, minim persaingan, dan fleksibel. Suasana yang sulit dijumpai di lingkungan kerja kebanyakan. Namun, selalu ada harga yang harus dibayar. Seperti bobot pekerjaan yang bikin puyeng, deadline yang suka tiba-tiba, delegasi tugas tanpa instruksi detail, dan puluhan tender yang diikuti dalam waktu berdekatan.

Seakan semuanya belum cukup, rasanya kepalanya mau pecah saat sebuah pertanyaan muncul ketika dia sedang mengerjakan tugas lain yang juga mendesak. Seringnya, pertanyaan itu meluncur dari seorang manajer teknik bernama Dewangga Bayuzena, laki-laki yang entah kenapa selalu bikin jantung para staf ketar-ketir dengan satu pertanyaan kebanggaannya ini;

"Progresnya berapa persen?”

Minggu, 20 Oktober 2019

Dua Jejak by Aqessa Aninda | Book Review

Judul buku: Dua Jejak (Satu Ruang #2)
Penulis: Aqessa Aninda
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: @Hayharits
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-623-00-0612-8
Cetakan pertama, September 2019
440 halaman
Butelan dari @fairywoodpprink
Katanya, untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan kadang perlu dibantu orang lain.

“Aku ngerti, dia berarti banget buat kamu dan kamu nggak bisa dapetin dia, aku tahu. Makanya kamu pilih aku. Waktu kamu ajak aku jalan, aku tahu aku bukan pilihan pertama kamu. Aku udah siap dengan semua konsekuensi itu...”

Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat.

“Terima kasih sudah menjaga aku tetap waras....”

Tapi bukankah kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri?

“Kinan ingin berterima kasih pada mereka dengan cara berhenti bersedih dan mulai belajar menjadi bahagia tanpa bertumpu dengan orang lain. Kinan tahu ini mungkin nggak masuk akal buat sebagian orang. Tapi Kinan yang paling tahu diri Kinan sendiri. Kapan Kinan harus lari, kapan Kinan harus berhenti.”

Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan?

“Gue pengin memiliki lo bukan karena berkompetisi dengan siapa pun. Bukan juga karena gue butuh seseorang di samping gue. Bukan pengin punya seseorang yang bisa gue pamerin ke orang-orang. Jadi jelasin sebelah mananya gue anggap lo barang? Menurut lo selama ini gue ngapain? Apa lo nggak sadar sama sekali? Does he love you better than I do?”

Ini adalah bagian akhir dari kisah empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain. Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apa pun yang mampu menghapusnya begitu saja.

Selasa, 16 Juli 2019

Over the Moon by Soraya Nasution | Book Review

Judul buku: Over the Moon
Penulis: Soraya Nasution
Editor: Dion Rahman
Desainer sampul: Hayharits
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-9752-5
Cetakan pertama, April 2019
416 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
SEBUAH HUBUNGAN ITU UJUNGNYA CUMA DUA. KALAU BUKAN JADI PASANGAN, YA JADI KENANGAN.

Sekembalinya dari Loughborough, Ajeng membawa serta ingatan menyebalkan setelah seorang asing mencuri cium darinya. Namun takdir mempertemukannya kembali dengan laki-laki lancang itu di Jakarta. Gandi Alfareza Siregar, seorang arsitek tengil yang berkat perhatiannya juga telah berhasil mencuri hatinya.

Masalahnya sekarang, Mama tidak merestui hubungan mereka. Gandi lebih memilih memperjuangkan impiannya ke luar negeri, alih-alih berkomitmen menikahi Ajeng. Saat Gandi akhirnya memutuskan untuk menikahi Ajeng lalu membawanya ke luar negeri, drama lain pun berlanjut. Mama tidak ingin putri semata wayangnya pergi jauh darinya.

Akankah Ajeng memilih Gandi dan tinggal jauh dari orangtuanya, atau malah mengakhiri hubungan mereka demi mamanya?

Senin, 15 Juli 2019

Love, Lost & Found by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Love, Lost & Found
Penulis: Titi Sanaria
Penyunting: Dion Rahman
Desainer sampul: Hayharits
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-9139-4
Cetakan pertama, 4 Maret 2019
336 halaman
Buntelan dari @dion_sagirang
Kara menikmati hidupnya yang sekarang. Dia punya pekerjaan yang disukai dan tinggal jauh dari ibunya yang superposesif.

Semuanya terasa begitu sempurna pada mulanya. Sampai suatu hari, sepupu yang menjadi mimpi buruknya tiba-tiba muncul dan bekerja di kantor yang sama dengannya. Seolah kenyataan itu masih belum cukup menyebalkan, cinta monyet yang telah menorehkan luka di masa lalunya juga kembali dan bekerja di tempat yang sama.

Setelah itu Kara merasa seperti hidup dalam bayang-bayang masa lalunya. Bertemu dua orang yang tidak ingin dihadapinya selama lima hari dalam seminggu? Kedengarannya memang seperti mimpi buruk yang sempurna.

Senin, 22 Oktober 2018

Tinderology by Larasaty Laras | Book Review

Judul buku: Tinderology
Penulis: Larasaty Laras
Editor: M.L Anindya Larasati
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-602-04-8429-7
Cetakan pertama, Oktober 2018
352 halaman
Buntelan dari @larasatylaras
Arawinda Kani, seorang Senior Public Relation yang lebih sibuk bekerja ketimbang mencari pendamping hidup, disarankan oleh Fala, sahabatnya, untuk ‘main’ Tinder. Awalnya Awi menolak, karena dia punya teori sotoy tentang Tinder: Tinder hanya untuk orang-orang tidak sibuk dan Tinder merupakan jalan pintas mengobati ke-desperate-an kaum single, yang lalu dianggap merupakan cara mudah mendapatkan jodoh. Awi menyebutnya: Tinderology.

Meskipun begitu, akhirnya Awi menuruti saran Fala. Dia menginstal aplikasi itu di ponselnya. Lalu, setelah swipe kanan-kiri dan tulisan "It`s a match!" muncul, Tinder mengenalkan Awi pada seorang Rajiman Aksa, si tukang semen yang nggak punya sense of humor. Terlepas dari berbagai teorinya tentang Tinder, Awi merasa tertarik dengan Aji.

Kalau jodoh Awi (kemungkinan) Aji, yang jaraknya sekitar 2 kilometer, berapa kilometer jodohmu?

Kamis, 10 Mei 2018

Midnight Prince by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Midnight Prince
Penulis: Titi Sanaria
Penyunting: Dion Rahman
Ilustrasi isi dan desainer sampul: Ulayya Nasution
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-5783-3
Cetakan pertama, April 2018
267 halaman
Buntelan dari @titi_sanaria
“Menurutku, kamu menyukaiku.” 
“Menurutku, kamu terlalu percaya diri.” 
“Aku mengenalmu, Ka. Sebelum sesuatu yang aku nggak tahu itu apa, kamu nyaman denganku.” 

Mika sadar, sudah saatnya dia meninggalkan masa-masa terpuruk dalam hidupnya. Menjalani kehidupan normal selaiknya seorang perempuan dewasa yang bahagia, seperti kata sahabatnya. Menemukan seseorang yang tepat, menjalani hubungan yang serius, kemudian menikah. 

Lalu Mika bertemu Rajata. Semua nyaris sempurna seperti harapan semua orang untuknya, sebelum sebuah kenyataan menyakitkan menghantamnya telak. Membuatnya perlahan-lahan menghindari laki-laki itu, mengubah haluan menjadi seorang pesimis yang tak percaya pada kekuatan cinta. Dia berusaha mematikan perasaannya tanpa tahu kalau Rajata justru mati-matian memperjuangkannya. 

Jika dua orang yang sudah tak sejalan bertahan di atas kapal yang nyaris karam, akankah mereka bertahan bersama, atau mencari kapal lain untuk menyelamatkan diri masing-masing?

Jumat, 02 Maret 2018

Forgetting Not Forgotten by Wiwi Suyanti | Book Review

Judul buku: Forgetting Not Forgotten
Penulis: Wiwi Suyanti
Editor: Dion Rahman
Desainer cover: Ulayya Nasution
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-602-04-5315-6
Cetakan pertama, 22 Februari 2018
410 halaman
Buntelan dari penulis.
Seb Januardi nyaris memiliki segalanya. Tampan, mapan, berkuasa. Hanya dengan menyebut nama belakangnya saja, ia bisa mendapatkan apa pun yang ia mau. Kemudian hidupnya berubah drastis ketika takdir mempertemukannya dengan sosok gadis berusia sepuluh tahun lebih muda darinya di dalam sebuah bus tua. Cantik, misterius, dan seolah tahu cara melumpuhkannya dengan telak. 

Bersama gadis itu, jatuh cinta sedalam-dalamnya adalah hal termudah yang bisa Sebastian rasakan. Dan melupakannya, adalah hal tersulit yang takkan pernah bisa ia lakukan. Lalu, ketika sosok itu benar-benar pergi, mampukan ia menjalani kehidupannya seperti semula?

***

“Aku punya firasat kita akan menjadi akrab.”
“Hati-hati,” gadis itu tersenyum tipis. “Kalau terlalu akrab, elo bisa ketagihan.”

Selasa, 05 Desember 2017

Impian Demian by Nimas Aksan | Book Review, Blog Tour

Judul buku: Impian Demian
Penulis: Nimas Aksan
Editor: Dion Rahman
Penata sampul dan ilustrasi: Ulayya Nasution
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-602-04-4956-2
Cetakan pertama, 13 November 2017
360 halaman
Buntelan dari @sagirangisme
“Impianku bukan berada di sini bersamamu dan sepabrik dengan perempuan sensi lainnya yang bergerombol membahas lipstik. Aku mengambil jurusan arsitektur bukan iseng-iseng seperti saat kamu ikutan lotre dan buummm … namamu keluar sebagai pemenang. Aku ingin membuat gedung. Aku selalu membayangkan bisa membangun banyak sekali gedung tinggi yang indah di negeri-negeri yang jauh dari sini.”

“Kenyataannya kamu berada di sini, Demian. Di gedung rusak yang harus kamu bangun kembali.”

Impian Demian Radityawangga untuk menjadi arsitek gedung bertingkat di seluruh dunia terancam kandas ketika dia didatangi oleh Alexandra Hardianty, Public Relation dari Sara Cosmetic, perusahaan kosmetik yang diwariskan kedua orangtuanya. Alexandra membuka kenyataan bahwa dia memiliki kewajiban memimpin perusahaan yang sedang mulai sekarat itu, sebagai bentuk pengabdiannya pada mendiang sang ibu, Sara Amalia, pendiri Sara Cosmetic.

Keadaan semakin memburuk ketika Demian berkonflik dengan Hilda, ibu tirinya, yang memegang hak cipta atas Aqualove, produk kosmetik temuan terbaru yang seharusnya bisa menolong Sara dari kebangkrutan.
Mampukah Demian dan Alexandra bersama-sama mengatasi krisis dan menyelamatkan pabrik kosmetik yang nyaris bangkrut itu, sementara di sisi lain, kesempatan untuk meraih impiannya mulai memanggil-manggil?

Kamis, 02 November 2017

Dirt on My Boots by Titi Sanaria | Book Review

Judul buku: Dirt on My Boots
Penulis: Titi Sanaria
Editor: Dion Rahman
Penerbit: Elexmedia
ISBN: 978-62-04-4723-0
Cetakan pertama, 25 September 2017
300 halaman
Buntelan dari Dion Rahman
Entah ini kutukan atau anugerah, tapi ada banyak laki-laki tampan di kantorku.

Bos besarku masih menawan di usianya yang sudah enam puluhan, namun tentu saja dia bukan pilihan potensial. Aku mencari kekasih, bukan ayah angkat. Lalu Pak Freddy, laki-laki paling tampan di kantor. Dia punya senyum maut yang sayangnya hanya diperuntukkan istrinya. Masih ada pria yang tidak kalah tampan di divisiku lho, dan mereka lajang!

Hore…? Tidak juga.

Putra lebih muda dariku, dan menjalin cinta dengan berondong tidak ada di daftarku. Sandro lebih tua, tapi aku tak menemukan ada aliran listrik yang tiba-tiba menyambar saat kami berdekatan. Tidak ada ribuan kupu-kupu yang tiba-tiba membentuk koloni, bersarang, dan mendadak mengepak bersamaan di perutku.

Lalu Pak Andra, bos baru di kantorku yang memiliki bokong terindah di dunia. Ya, dia potensial. Tampan dan pintar, dua keunggulan yang hanya dimiliki satu dari seribu laki-laki di dunia. Barangkali masalahnya ada pada diriku. Aku jelas bukan calon potensial baginya. Aku tidak memiliki apa yang diharapkan olehnya, atau lelaki lainnya di dunia ini. You know what I mean—sesuatu yang besar di bagian tubuhmu. Tapi yang jadi masalah, seharusnya sejak awal aku tidak jatuh cinta pada laki-laki yang tidak mempercayai komitmen seperti dia.

Kebingunganku semakin berlimpah-ruah, ketika suatu pagi aku terbangun di sebuah ranjang dan mendapati sosoknya berada di sampingku. Semenjak itu pikiranku kian terusik. Apa yang sudah kulakukan dengan bosku? Atau, tepatnya, apa yang telah bosku lakukan kepadaku?

Rabu, 16 Agustus 2017

Resensi: Satu Ruang Karya Aqessa Aninda | Blog Tour + Giveaway

Judul buku: Satu Ruang
Penulis: Aqessa Aninda
Editor: Pradita Seti Rahayu
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-602-04-3355-4
Cetakan pertama, 10 Juli 2017
448 halaman
Buntelan dari @mungilo
Kinan mungkin sedikit berbeda dengan tipe perempuan kesukaan Satrya. Gadis itu terlalu lembut, terlihat rapuh, dan sedikit tertutup. Mata kenarinya yang senantiasa menghipnotis sering kali dirundung awan kelabu.

Sementara Sabrina mengingatkan Satrya pada sebuah sosok dari masa lalu. Gadis itu penuh semangat, humoris, dan baik hati. Matanya begitu hidup setiap kali ia menceritakan hal yang ia sukai.

Dengan Kinan, Satrya seperti bercermin. Dengan Sabrina, rasanya hari-harinya menjadi lebih cerah.

Ini adalah bagian pertama dari kisah klasik di antara 4 orang yang saling mencari, ada 3 pintu yang terketuk, 2 orang yang kehilangan dan terjebak dengan bayangan masa lalu, serta 1 pertanyaan tentang berbagi ruang.

"Kalau memang benar perasaan ini namanya sayang, kenapa menyayangimu rasanya begitu menyesakkan?"

Kamis, 04 Agustus 2016

Resensi: Look At Me Please Karya Sofi Meloni | Giveaway

Judul buku: Look At Me Please
Penulis: Sofi Meloni
Editor: Afrianty P. Pardede
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
ISBN: 978-602-02-8629-7
Cetakan pertama, 23 Mei 2016
304 halaman
Buntelan dari @Sofi_Meloni
Mencintai berarti merelakan orang yang kita cintai bahagia bersama orang lain?

Omong Kosong !

Cinta itu tidak melulu soal merelakan, namun juga soal perjuangan. Bodoh namanya jika aku merelakan kamu, yang jelas-jelas pernah mencintaiku, demi wanita yang diam-diam menusukku dari belakang. Delapan tahun aku hidup dalam sebuah kebohongan yang mengatasnamakan persahabatan. Aku bukan malaikat. Aku juga bukan orang suci yang bisa pasrah dan menerima begitu saja apa yang telah terjadi sebelumnya. Kini tiba saatnya untuk aku memperjuangkan kembali kelanjutan cerita diantara kita. Kamu harus sadar bahwa aku juga ada disini menunggumu, sadar bahwa ada akhir bahagia untuk cerita kita.

We can have our happy ending, so look at me, please.

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...