Tampilkan postingan dengan label Miyazaki Ichiyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miyazaki Ichiyo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 September 2012

Akatsuki


Sinopsis:
Semburat cahaya terang di kegelapan langit timur membungkus diriku dengan daya pesona. Itu benar-benar pemandangan yang sempurna, meskipun aku tahu tidak ada yang sempurna di dunia ini. Aku tidak tahu mesti menyebutnya bagaimana. Ini sungguh mengagumkan! Meskipun yatim piatu sejak kecil, Mayumi tetap bahagia. Dia menjadi anak angkat pasangan Nakano yang menyayanginya seperti mereka menyayangi, Shun, putra kandung mereka. Namun, kebahagiaan Mayumi mulai terkoyak saat Shun yang dianggapnya seperti kakak sendiri mencoba memaksakan cinta. Pelarian Mayumi hanyalah saat fajar. Dia selalu menunggu-nunggu semburat cahaya kemerahan muncul di timur. Cahaya misterius. cahaya yang menjadi tumpahan kesepian dan kegundahannya. Mayumi akhirnya memilih meninggalkan keluarga Nakado, menempuh hidup sendiri. Untunglah, dia berjumpa sahabat-sahabat yang selalu membantu dan menemaninya. Henry yang ceria, yang selalu membuatnya tertawa saat keadaan sulit, dan Satoshi, cowok pendiam dan misterius, tapi selalu siap menolong saat Mayumi dalam kesulitan. Kemanakah hati Mayumi harus berlabuh?

Temanya sama seperti review sebelumnya, seorang kakak yang menyukai adiknya sendiri, sayangnya, lagi-lagi tidak sesuai harapan saya akan mempunyai kisah yang mengharu biru seperti Endless Love. Di sini sang kakak sangat terobsesi dan sanggup berbuat apa saja demi memiliki orang yang dicintainya, yaitu adiknya. Bukan itu saja, selain berbau Jepang, buku ini juga berbau islami.

Mayumi menaruh perhatian besar terhadap teman sekelasnya, Satoshi yang pendiam dan sering menghilang tiba-tiba. Dia pun memata-matainya. Tidak pernah makan di kantin dan melakukan gerakan aneh di ruang olah raga. Kegiatannya itu terpergok Satoshi, lalu dia membawa Mayumi ke kakaknya untuk menjelaskan semuanya. Satoshi adalah pribadi yang pendiam dan sangat taat pada agama, tidak mau bersentuhan dengan wanita, sholat tepat waktu dan menghargai sesamanya yang mempunyai keyakinan berbeda, itu yang membuat Mayumi sangat penasaran dengan Satoshi terlebih dengan agamanya.

Saya baru tahu ketika membaca profil penulis ternyata Mayumi Ichiyo adalah nama pena dan novel bersetting di Jepang ini ditulis oleh penulis asli Indonesia. Benar-benar nggak kerasa karena setting Jepangnya sangat kuat, kerasa, kebudayaan-kebudayaannya pun dijelaskan mengalir seiring cerita, kalau saja tidak ada profil penulis mungkin saya kira ini novel terjemahan. Mungkin anehnya ketika kita membaca adalah menemukan unsur islami tadi, hah novel Jepang kok ada islam-islamnya, kalau melihat jurusan yang diambil penulis saya jadi ngangguk-ngangguk kenapa ada dasar ajaran seorang muslim di sini.

Saya suka karakter Satoshi, pendiam, cuek. Yang nggak saya suka adalah kejadian dimasa kecil itu, terlalu kebetulan sekali.

Buat yang ingin mencoba sebuah dorama lain dari yang lain, buku ini pilihannya, apalagi buat seorang mualaf dan ingin mengenal islam, tidak mengurui tapi menceritakan sebuah proses memeluk islam, Kisah cinta? jangan ditanya :D.

3 sayap untuk sang fajar.



Penulis: Miyazaki Ichiyo
Penyunting: Irfan Hidayatullah
Cover: BLUEgarden
Penerbit: Qanita
ISBN: 978-602-9225-49-5
Cetakan pertama, Mei 2012
321 halaman

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...