Tampilkan postingan dengan label Clara Canceriana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Clara Canceriana. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Maret 2014

Heart Attack


E-mail blast ke seluruh penggemar Heartbreakers:


SHOCKING NEWS, SWEETHEARTS! 



Baru saja dapat berita mengejutkan dari Popster Entertainment,

Dima kita tercinta menghilang dan benar-benar menelantarkan

kariernya di HEARTBREAKERS.



Admin sudah berusaha mengorek informasi lebih dalam mengenai

keputusan manajemen mereka selanjutnya. 

Dan gosipnya, HEARTBREAKERS bakal ditambah orang baru. 



ORANG BARU!!!

*tarik napas, lepaskan*
OK. Sekarang Admin sudah lebih tenang emosinya, tapi tetap saja
nggak bisa membayangkan seperti apa nasib HEARTBREAKERS
ke depannya. Manajemen mereka mikir apa sih, memangnya ada
yang sanggup menggantikan orang se-perfect Dima kita?!


ADMIN SWEETHEARTS
FANBASE RESMI BOYBAND HEARTBREAKERS

Heart Attack (Heartbreakers #1)
Penulis: Clara Canceriana
Penyunting: Mita M. Supardi
Desain dan ilustrasi sampul: Levina Lesmana
Musik dan lirik Heartbreakers: Endy Daniyanto
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 979-780-693-6
Cetakan pertama, 2014
234 halaman
Harga: 55k off 30% (nitip @destinugrainy di @bukubukularis)

Selasa, 04 September 2012

If You Were Mine

"Sejak Keegan meninggal, otomatis Ken menjadi orang kedua terdekat yang selalu ada di sisi Jessica. Dengan beda usia dibawah Jessica tiga tahun, Ken bisa menjadi guardian angel bagi Jessica."
Merasa bertanggung jawab selepas kakaknya meninggal, Ken selalu berada di sisi Jessica, sebagai pengganti dirinya. Setiap hari dia selalu menemani, menjemput ketika berangkat kerja sampai mengantar pulang dengan selamat. Tempat bisnis mereka juga tidak berjauhan, Jessica yang seorang fashion desaign mempunyai butik di sebuah pusat perbelanjaan, dan toko game milik Ken, gameZero tepat berada di depan Lemontique, butik miliknya, memudahkan mereka selalu dekat. Ken menjalani perannya sangat baik, selalu menjaga, memperhatikan, layaknya apa yang pernah dilakukan kakaknya dulu. Tapi semua hal yang dilakukan Ken membuat resah Jessica, dia bukan Keegan, dia Ken, dan dia tidak bisa menjadi Keegan. Karena kedekatan mereka, lambat laun Jessica menaruh hati pada Ken namun enggan mengatakannya, takut kalau dia mengungkapkan perasaan, Ken akan menjauh. Kemudian datang orang ketiga, Windha, saingan Jessica sejak SMA yang getol mendekati Ken, mengganggu hubungan harmonis mereka, yang membuat Jessica resah.

Ceritanya mirip Dia Tanpa Aku-nya Esti Kinasih, bedanya di teenlit itu agak terkesan dark. Bisa dibilang buku ini ceritanya biasa, karakternya biasa, konfliknya pun juga biasa dan bisa ditebak. Hanya cover dan ilustrasi di dalamnya saja yang luar biasa, awalnya saya kira buku ini bercerita tentang pernikahan ternyata bukan, sangat cocok dengan ceritanya, di mana pekerjaan Jessica memang berhubungan dengan baju. Menjalani hari dibayangi kehadiran orang yang sudah tidak ada, mencoba menjadikannya tanpa beda di masa lalu, ketika ada gangguan kecil dan menyadari perasaan satu sama lain, salah satu diantaranya lebih memilih menghindar, menyerah agar tidak mengganggu hubungan yang sudah 'aman' itu. Konfliknya kurang berarti, kehadiran Windha yang hanya sebagai parasit kecil saja, seharusnya tidak mempengaruhi kuatnya hubungan Jessica dan Ken. Ken, saya suka karakternya tapi terkesan tidak gentle, lebih memilih menghindar daripada mengakui. Lebih baik Jessica, dia apa adanya, tidak membohongi diri sendiri, mempunyai passion yang kuat akan mimpinya. Mungkin konflik sebenarnya ada disini, tentang perasaan mereka masing-masing, sayangnya mudah ditebak. Saya tidak suka orang merokok, tapi ketika Ken sedang melakukan kebiasaan buruk itu, terlihat sangat keren, haha.

2.5 sayap untuk covernya!



Penulis: Clara Canceriana
Editor: Andree & Christian Simamora
Cover: Jaffri Fernando
Penulis: Gagasmedia
ISBN: 979-780-522-0
Cetakan pertama, 2011
286 halaman

Sabtu, 20 Agustus 2011

Rain Affair




Penulis: Clara Canceriana
Penerbit: Gagasmedia
339 halaman
cetakan: Mei 2010
ISBN: 9797804097


Cinta bertepuk sebelah tangan, cinta yang dipaksakan, apa gunanya sih punya pacar tapi rasanya seperti menjomblo? Itu adalah yang dirasakan Lea sekarang, merasa tak dianggap pacarnya, Noah, terlalu cuek, selalu terlambat jika menjemputnya bahkan kadang sampai berjam-jam menunggu, tak pernah menggandeng tangan bila berjalan beriringan. Sebenarnya Lea tahu kalau Noah tidak sepenuh hati mencintainya, Noah terlalu mencintai Rissa, kakak yang sangat dibencinya. Noah memacari Lea karena suruhan Rissa, dia terpaksa menuruti permintaan kakak pacarnya itu karena Rissa menjanjikan kalau dalam setahun masih tidak mencintai Lea, dia akan menerima Noah sebagai pacar. "Kesendirian" Lea mulai terisi dengan kedatangan Nathan, teman Noah yang juga satu apartemen dengannya. Nathan sangat perhatian pada Lea bahkan melebihi pacarnya sendiri, mengantar pulang, membuat bubur sewaktu sakit, mendengarkan celoteh Lea tentang pekerjaannya, bahkan dia rela berbohong bahwa dialah yang sebenarnya mendesain ulang apartemennya, padahal Lea meminta khusus ke Noah agar dia yang melakukannya, karena alasan sibuk, Noah malah melimpahkan tanggung jawabnya itu kepada Nathan, tapi Nathan bersungguh-sungguh mengerjakannya dan hasilnya sangat memuaskan Lea.

Di lain pihak Nathan bertemu kembali dengan gadis yang pernah ditemuinya di bawah kucuran air hujan yang cukup deras, gadis yang sudah menarik hatinya, tapi sayang dia tidak ingat kejadian itu. Nathan memanfaatkan sebaik mungkin waktunya bersama Lea, dia tahu kalau Lea sangat mencintai Noah dan tahu kebalikannya, tapi dia tetap bersabar dan selalu ada bila Lea membutuhkannya. Lea pun sedikit demi sedikit merasakan perasaannya yang mengganjal pada Nathan, seperti tidak asing lagi sosok yang sangat perhatian padanya, selain itu Rissa muncul kembali dan dia merasa was-was hubungannya dengan Noah akan bertambah parah, sanggupkah Lea bertahan menjaga hubungannya dengan Noah?

Ada beberapa kalimat favoritku, halaman 123


Ada orang lain yang akan mengetahui perasaan yang kita simpan sendiri. Kalau dia tulus membacanya dengan hati.

halaman 174


Le, kita nggak akan pernah bisa memilih sesuatu yang memang bukan untuk kita. Apa pun usaha lo, sekera apa pun usaha lo. Just wake up, dear

halaman 255


Le, perasaan simpatik atau kasihan bukan sesuatu yang buruk. kalau pun gue simpatik atau kasihan sama lo, itu karena gue peduli sama lo.

Dan adegan favoritku adalah waktu Nathan merawat Lea yang sakit karena kehujanan menunggu Noah yang nggak datang-datang dan di halaman 168, romatis ^^

Dia sedikit mendekatkan tubuhnya pada Lea, lalu menjulurkan tangannya perlahan, dia menyibak poni Lea dan menempelkan telapak tangannya di sana, Lea sedikit berjengit. Beberapa detik, Nathan merasakan suhu tubuh Lea. hanya beberapa detik, tapi dia terasa sudah melakukan itu berjam-jam

Sesuatu yang dipaksa itu memang tidak nyaman, apa lagi cinta. Itulah tema yang diambil penulis dalam novel yang bercover amat cantik ini. Kadang, kalau kita terlalu mencintai orang lain sedangkan dia tidak mempunyai perasaan apa-apa itu malah menyakitkan bagi diri sendiri. Kesedihan Lea terasa sekali, bagaimana dia dengan sabarnya menghadapi kecuekan Noah, dia tetap kekuh mencintainya. Begitu juga dengan Nathan, dia terpaksa melihat orang yang dicintainya menderita karena mencintai orang lain, dia sangat sangat sabar. Sebenernya pengen dia lebih tegas, lebih berani, merebut Lea misalnya, hehehehe tapi nggak apalah, mungkin penulis membuat karakter seperti itu. Typo masih ada beberapa, yang agak mengganggu itu di halaman 81 paragraf ke dua yang isinya ketika Nathan menyambut pesanannya yang dihidangkan, dia kembali tersenyum kepada Bapak penjual BUKU. Padahal diawal Lea keluyuran pada malam hari yang akhirnyaberhenti di warung BAKSO, dan disanalah kemudian dia bertemu dengan Nathan. Lumayan bagus kok walaupun agak nggak suka akan sikap Rissa yang  seenaknya sendiri, sangat egois, alasannya menyuruh Noah agar berpacaran  dengan Lea juga kurang menarik, penulis sukses membuat saya enek sama  Rissa.

3 sayap untuk payung di hujan yang deras

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...