Rabu, 02 November 2016

Tanya Penulis dengan Eve Shi Tentang The Bond | Blog Tour


Hello good readers! Jumpa lagi dengan blog tour TwigoraxPeriHutan, hehehe. Kali ini buku yang akan saya bahas adalah buku terbaru dari Eve Shi, saya menyebutnya sih dia penulis spesialisasi genre horor karena hampir sebagian besar bukunya bergenre horor. Ini adalah kali ketiga saya membaca karya dari Eve Shi, sebenernya saya tidak akan banyak bertanya tentang buku terbarunya, mungkin bisa kalian pantengin di blog host yang lain, di sini saya lebih ingin bertanya tentang penulis dan genre horor karena bisa dibilang ini pertanyaan dari dulu yang ingin saya tanyakan kepada para penulis genre horor.

Seperti biasa, akan ada tiga postingan, hari ini saya akan memposting ask author dan review The Bond, sedangkan besok akan ada postingan yang berisi giveaway buku The Bond, jadi terus pantengin ya. Berikut adalah pertanyaan singkat yang saya ajukan ke penulis, silakan disimak :D

1. Bisa dibilang kak Eve ini penulis spesialisasi genre horor, apa yang paling sulit dari genre tersebut menurut kakak? Apa saja tantangannya?
Karena saya tidak mengambil mitos atau legenda lokal, saya harus mencari premis sendiri. Ini tantangan tapi sekaligus mengasyikkan, sebab saya bisa bermain-main dengan premis favorit saya, seperti rumah tua misterius atau penginapan berhantu. Kapan-kapan saya ingin menulis tentang rumah sakit terbengkalai. (Kenapa bangunan semua? Mungkin karena makhluk tak kasatmata, seperti manusia, lebih suka kalau punya tempat tinggal #yha)

2. Apakah ada keinginan menulis di luar genre horor?
Sangat. Dari dulu saya ingin menerbitkan novel silat, juga fantasi.

3. Siapa penulis dan buku horor favorit kakak?
Stephen King, karena dia sangat mementingkan tokoh dan bukan seram-seramnya saja.

4. Kalau diminta menulis genre horor dengan tokoh utamanya hantu-hantu di Indonesia, karakter apa yang akan diambil? (Misal Pocong, Kuntilanak, dll), kenapa memilih karakter tersebut?
Saya pernah menulis cerpen bahasa Inggris tentang lelepah dari Sungai Progo, Jawa Tengah. Lelepah ini dibilang suka makan ikan mentah, tapi juga suka daging manusia. Bagaimana kalau dia hidup dengan wujud manusia di tengah manusia biasa? Cerpen ini judulnya "Blood Like Water", di antologi berjudul Asian Monsters yang terbit November 2016.

5. Setelah The Bond ini apakah akan ada buku terbaru lagi? Bisa kasih bocoran tentang apa?
Rencananya mau menulis tentang hubungan ibu-anak lagi, dengan plot yang berbeda. Semoga lancar sampai tamat.

Tentang Penulis:
Eve Shi senang menulis, membaca, dan minum teh. Empat novelnya yang sudah terbit adalah Aku Tahu Kamu Hantu, Lost, Unforgiven, dan Sparkle. Cerpen berbahasa Inggrisnya dimuat di Insignia: Southeast Asian Fantasy dan Flesh: A Southeast Asian Urban Anthology. Eve dapat dihubungi lewat Twitter @Eve_Shi dan e-mail stormofblossoms@gmail.com.

Yak, demikian ask author singkat saya dengan Eve Shi, untuk tahu pertanyaan lainnya kalian bisa mengunjungi host blog tour di bawah ini, bakalan ada giveaway juga di tiap blog, jadi menambah kesempatan kalian menjadi pemenang ^^

31Oktober- 1 November: Athaya Irfan 
URL Blog: http://theboochconsultant.blogspot.co.id/ 
2-3 November: Sri Sulistyowati 
URL Blog: http://www.kubikelromance.com/ 
4-5 November: Pida Alandrian 
URL BLOG: https://collection-of-book.blogspot.co.id/ 
6-7 November: Vindy Putri 
URL BLOG: www.vindyputri.com 
8-9 November: AlvinaAyuningtyas 
URL Blog: http://orybooks.com 
10-11 November: Luckty Giyan Sukarno 
URL Blog: https://luckty.wordpress.com/ 
12-13 November : Bintang Permata Alam 
URL Blog: www.ach-bookforum.blogspot.co.id



6 komentar:

  1. WOW....silat, setuju tuh. Aku belum pernah baca novel tentang silat, jadi penasaran :D
    Semangat terus penulis ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, jarang banget nih penulis modern milih genre silat :)

      Hapus
  2. Kira-kira The Bond ini lebih explore tokoh atau lebih ke seram-seramnya ya?

    BalasHapus
  3. Eh? Saya malah tak tahu sebelumnya kalau beliau itu sangat akrab dengan cerita mistis hmmm 😥

    BalasHapus
  4. Selalu penasaran dengan penulis horor, bagaimana mereka membuat kisah itu jadi mencekam dan membuat merinding.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, jejakmu sangat berarti untukku :*

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...