Kamis, 05 Maret 2015

Pride and Prejudice by Jane Austen | Book Review

Pride and Prejudice
Penulis: Jane Austen
Penerjemah: Berliani Mantili Nugrahani
Penyunting: Prisca Primasari
Penerbit: Qanita
ISBN: 978-602-7870-84-0
Edisi Kedua: Cetakan I, Desember 2014
588 halaman
Buntelan dari @penerbitmizan
Elizabeth Bennet dan Fitzwilliam Darcy sama sekali tidak cocok. Elizabeth menilai Mr. Darcy sebagai pria yang sok, angkuh, dan mengesalkan, sementara Mr. Darcy menganggap Elizabeth tidak anggun dan terlalu sering berprasangka.

Mereka saling bermusuhan, bahkan sering kali saling melontarkan sindiran pedas. Tapi kebencian mereka berangsur menjadi ketertarikan. Seiring berjalannya waktu, Elizabeth melihat sisi lain Fitzwilliam Darcy, bahwa dia bukanlah sekadar pria arogan seperti yang selama ini dia sangka.

Dalam Pride and Prejudice, Jane Austen menuangkan detail yang memikat tentang kisah kaum menengah ke atas pada abad ke-19. Kisah dan karakternya yang memukau membuat novel ini menjadi salah satu roman paling populer dan dicinta sepanjang masa.

Rabu, 04 Maret 2015

Losing Hope by Colleen Hoover | Book Review

Losing Hope - Segenap Daya (Hopeless #2)
Penulis: Colleen Hoover
Alih bahasa: Shandy Tan
Editor: Intari Dyah Pramudita
Desain sampul: Marcel A.W
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-1205-7
Cetakan pertama, 2015
408 halaman
Harga: 78k off 25% (Beli di @HobbyBuku)

Terkadang kita harus kembali ke masa lalu, dan mengikhlaskan yang telah lalu, sebelum berani melangkah maju...



Dua gadis yang Dean Holder sayangi, direnggut darinya. Bertahun-tahun Holder didera rasa bersalah; andai saja ia mampu melindungi mereka berdua.



Terjebak masa lalu, Holder tak pernah menatap ke depan. Hingga Sky muncul. Gadis itu penyelamatnya. Harapannya. Kali ini, ia takkan mau kehilangan lagi.

Meski begitu, Holder tidak mengantisipasi kemungkinan duka kembali menghantamnya dan membuatnya tersungkur. Tapi sekarang, ia tidak sendirian. Bersama Sky, Holder akan berjuang untuk bertahan, dan tegar menghadapi tiap detiknya.

Fifty Shades of Grey | Movie Review


Fifty Shades of Grey
Sutradara: Sam Taylor-Johnson
Produser: Michael De Luca, Dana Brunetti, E.L James
Pemain: Jamie Dornan, Dakota Johnson, Rita Ora, Luke Grimes, Maria Gay Harden, Eloise Mumford, Jennifer Ehle, Victor Rasuk, Max Martini
Produksi: Focus Features
Durasi: 125 menit
Khusus dewasa

Based on E.L James book, Fifty Shades of Grey.

Selasa, 03 Maret 2015

What's On: February 2015


Hello good readers, semoga di bulan ketiga ini makin produktif ya, saya juga berharap semoga bulan ini lebih rajin ngeblog dan baca dari pada bulan kemaren, di mana saya super duper males banget. Saya kedistrak sama keponakan yang berkunjung ke rumah, nonton film dan tv series. Saya tipe orang yang harus fokus sama satu hal, kalau kata temen saya, kalo udah konsen ke sesuatu yang lainnya nggak dipedulikan, makanya mereka sering bilang saya ini telmi (telat mikir), lola (loading lama) karena pasti tanya ulang apa yang mereka tanyakan sama saya ketika saya sedang fokus ke hal lain, hahaha. Jadi begitulah, ketika ada keponakan yang berkunjung konsen saja jatuh sama dia, kan nggak setiap hari ada jadinya waktunya harus benar-benar dimanfaatkan.

Saya menamatkan Game of Thrones sampai season 4 (walau ada beberapa yang saya skip karena nggak kuat nontonnya XD), kecanduan serial Korea; Blood dan Pinocchio. Untungnya cuma itu aja, sempat ingin ngikutin Teen Wolf dan The Walking Dead, belum film-film di wishlist yang pengen saya maraton sekaligus, trus sadar gimana nasib bacaan saya??? Alhasil di bulan ini saya hanya mampu baca 5 buku dan bikin 5 postingan.

Minggu, 01 Maret 2015

Karakter Tokoh Utama | Opini Bareng

Source: 
Hai halo, semoga nggak terlambat ya bikin postingan Opini Bareng ini, selain bulan ini saya males banget ngeblog, saya sempat lupa kalau cuma ada 28 hari, bulan yang sangat singkat dan cepat berlalu :D. Tema kedua untuk Opini Bareng bulan ini adalah mengenai karakter utama, cukup menarik karena menurut saya karakter adalah salah satu poin penting di dalam novel fiksi, sebuah karya fiksi tidak akan menarik kalau tidak ada 'pemainnya'. Karakter bisa menentukan apakah buku tersebut sangat bagus dan wajib dikoleksi atau hanya sebagai selingan dan mudah dilupakan.
Jika ide adalah fondasi, maka karakter adalah roda yang menggerakkan cerita. - Winna Efendi.

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...