Selasa, 30 April 2013

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

1494179
Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Penulis: Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup
Penerjemah: Ridwana Saleh
Penerbit: Penerbit Mizan
ISBN: 979-433-415-4
Cetakan I, Mei 2006
294 halaman

Sinopsis:

Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka. Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken, yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Melalui cerita yang bernuansa detektif ini, Jostein Gaarder, pengarang Sophies World, dan Klaus Hagerup, mengajak kita berpetualang dalam dunia buku dan perpustakaan. Tanpa sadar, Anda akan diperkenalkan dengan Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, sejarah buku dan perpustakaan, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, buku ini adalah pengantar kepada dunia buku yang dapat dinikmati pembaca kanak-kanak, remaja, maupun dewasa. Buku terbaik mengenai buku dan budaya-baca yang ada saat ini." Oldenburgische Volkszeitung. Sebuah surat cinta kepada buku dan dunia penulisan." Ruhr Nachricht

9 dari Nadira


9 dari Nadira
Penulis: Leila S. Chudori
Perancang sampul: Wendie Artswenda
Ilustrator sampul dan isi: Ario Anindito
Penerbit: KPG
ISBN: 978-979-91-0209-6
Cetakan kedua, Oktober 2010
270 halaman
Pinjem Mas @tezarnet

9 dari Nadira adalah buku ketiga yang saya baca dari penulis yang mempunyai nama lengkap Leila Salikha Chudori, sebelumnya ada Pulang dan Malam Terakhir. Berbeda dengan Malam Terakhir yang sama-sama merupakan kumpulan cerpen, buku ini ada benang merah yang kuat antara cerita satu dengan lainnya, sedangkan Malam Terakhir berdiri sendiri, tidak terkait. Benang merah yang kuat itu adalah Nadira. Kita akan melihat kehidupan dan kompleknya keluarga Nadira dari berbagai sisi. Seperti yang pernah dijelaskan mbak Leila pada reriuangan yang pernah saya hadiri, semua novelnya bertema keluarga dan buku ini bercerita tentang keluarga Suwandi.

Senin, 29 April 2013

Malam Terakhir


Malam Terakhir
Penulis: Leila S. Chudori
Perancang sampul: Wendie Artswenda
Ilustrator sampul: Maryanto
Penerbit: Kepustakaan Populer Graedia (KPG)
ISBN: 978-979-91-0215-7
Cetakan pertama, November 2009
117 halaman
Harga: 20k (titip Bang @tezarnet di Gramedia Semarang)

Sejak membaca Pulang, saya sudah mentasbihkan kalau Leila S. Chudori adalah salah satu penulis favorit saya tahun ini. Saya sangat terpesona dengan cerita yang dia buat. Pulang mudah saya terima walau memiliki tema yang berat, berbeda dengan buku yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1989 ini, tepat sebelum Leila menjadi wartawan Tempo, ada beberapa cerpen yang perlu saya baca berulang-ulang agar mengerti maksudnya. Berikut kesembilan cerpen yang ada di buku Malam Terakhir:


Kamis, 25 April 2013

Close Up Interview Anggota Blogger Buku Indonesia


Hai hooo, sebelumnya maaf nih sama Bebi karena baru ngucapin selamat ultah hanya di twitter saja, postingan secara khusus di blog belum, saya ganti di sini aja ya. Selamat ulang tahun yang ke dua semoga saja makin banyak masyarakat Indonesia yang tahu, selalu jadi acuan orang-orang kalo mau membeli sebuah buku, "bukunya keren nggak ya? ak lihat review anggota BBI dulu aja deh," gitu Bebi gembul *kasih fanta biru dan bakpao rasa coklat* :D. Selain itu saya berharap Bebi bisa mendatangkan banyak orang untuk berbagi buntelan kepada anggotanya biar dapet buku yang direview secara gratis *teutep* *ordobuntelansejati*, menjadi Krikus Reviewnya Indonesia, amin. Dalam rangka memperingati ulang tahun kedua ini, para divisi event membuat tiga acara seru, yaitu; BBI Blog Hop (kali ini saya jadi peserta aja, mau berburu harta karun, kalo nggak ikut sebagai ordobuntelan saya merasa gagal :p), Close Up Interview (CUI) dan BBI Berbagi. Dalam BBI Berbagi saya udah milih-milih buku dari rak saya untuk disumbangin, lumayan bersih-bersih, nggak nggak dibaca lagi atau males dibaca lebih bermanfaat kalau dibagikan kepada yang kekurangan bacaan. Tempatnya udah ditentuin sama mbak @bzee_why, Insyaallah besok jumat atau sabtu penyerahan buku-buku yang tidak hanya dari Solo aja tapi teman-teman BBI Joglosemar lainnya.

The Answer is...

Hai Hooo, masih ingat beberapa waktu yang lalu saya ngumumin kalo ada giveaway terselubung di blog saya ini atau Kubikel Romance? Giveaway pertama ada di blog ini dan ada dua orang yang menjawab hampir benar, sebelum saya ngumumin jawaban yang sesungguhnya, kita lihat dulu giveaway yang pertama ada di buku apa, ini dia

gt


Giveaway pertama ada di review buku Momo by Michael Ende, pertannyaan giveaway saya ambil dari teka teki yang ada di dalam buku tersebut, berikut bunyinya:




“Di suatu rumah tinggal tiga bersaudara, namun tapang mereka tiada serupa, ketika mau membedakan mereka bertiga, maka yang satu menjadi mirip yang dua. Si Sulung sedang tidak ada, dia baru mau pulang ke rumah. Si Tengah sedang tidak ada, rupanya dia pergi sudah. Di rumahnya hanya Si Bungsu yang ada, sebab tak kan ada yang dua tanpa dia. Tetapi si Bungsu yang dimaksud oleh kita, ada hanya karena si Sulung jadi nomor dua. Dan setiap kali kita memandangnya, yang tampak selalu salah satu kakak. Sekarang katakanlah: Apakah yang tiga hanya satu? Atau hanya dua? Atau malah sama sekali tidak ada? Jika kau sanggup menyebut nama mereka, kau akan mengenali tiga raja yang sangat berkuasa. Kerajaan besar mereka perintah bersama -yang sekaligus merupakan jati diri mereka.”



yang saya garis tebal itu merupakan clue yang harus dijawab, ada lima pertannyaan beserta jawabannya. Sebenernya dua komentar yang menjawab hampir benar, sayangnya jawaban yang sebenarnya adalah:




  1. si Sulung sedang tidak ada, dia baru mau pulang ke rumah itu adalah masa depan.

  2. dan si Tengah sedang tidak ada, rupannya dia pergi sudah itu adalah masa lalu.

  3. dia yang paling kecil, dan tanpa dia yang dua takkan ada, dan dia satu-satunya yang ada di rumah adalah masa sekarang, masa kini. Masa lalu adalah saat-saat yang sudah lewat, sedangkan masa depan adalah saat-saat yang akan datang, keduanya takkan ada tanpa masa sekarang.

  4. kerajaan besar yang diperintah mereka bertiga adalah waktu.

  5. rumah yang didiami ketiga bersaudara itu adalah dunia.


Yak, itulah jawaban yang paling benar, maaf sekali buat mbak Desti dan Tutur karena jawaban kalian kurang tepat, padahal hampirrrrr betul (lihat jawaban mereka di review Momo). Tapi nggak pa-pa, hadiah kali ini akan saya simpan untuk giveaway terselubung lainnya. Dan untuk giveaway berikutnya ada buku Tetralogi Zona by Dewie Sekar, yap ada tiga buku untuk satu pemenang, bukunya bekas dari koleksi pribadi saya, buku pertama kondisinya cukup mengenaskan tapi sudah tersampul rapi dan masih utuh halamannya, yang mengenaskan itu ada bagian yang tetel, bisa sih di lem atau di seteples khusus buku tebal cuman saya nggak punya alatnya, hehe. Saya lumayan suka buku tersebut udah baca ulang dua atau tiga kali malah. Sebenernya bukunya cukup bersejarah buat saya karena salah satu buku metropop yang pertama saya baca, maklum ya kalo lawas, terbit pertama kali aja tahun 2005. Jangan lihat harga atau tahun terbitnya tapi nilai di dalamnya #jiah.

Saya kasih clue lagi deh, giveaway ini akan ada di blog yang sesuai dengan genre buku yang jadi hadiah, jadi stay tune terus ya di blog buku saya :D.

bundel zona

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...