Minggu, 24 April 2011

Skandal Pertunangan Sang Baronet Penggoda (A Lady of Persuasion)


Author: Tessa Dare
Paperback, 418 pages
Published March 2011 by GagasMedia (first published September 22nd 2009)

ISBN: 9797804747
primary language: Indonesian
original title: A Lady of Persuasion
series: Goddess Trilogy #3 
characters: Toby, Isabel
ulr: http://www,gagasmedia.net
Hasil pinjem di Quantum, pengen beli karena dua buku sebelumnya punya sendiri, tapi apa daya keuangan lagi gak mau dekat-dekat.
Sir Tobias Aldridge sedang merencanakan pembunuhan berdarah.
Merasa dendam kepada Benedict "Gray" Grayson yang telah merebut tunangannya Shophia, dimana melarikan diri ke negeri sebrang, pulang membawa suami, siapa yang gak marah? Lalu dia melancarkan balas dendamnya dengan mencoba merebut pasangan dansanya yang membuatnya terpesona. Tapi Toby kaget wanita yang diincarnya ternyata adiknya Grey, Isabel Grayson. Isabel sedang melakukan debut yang pertama dan sedang mengincar suami yang memiliki gelar dan kaya raya demi memudahkannya mengelar amal. Maka dia meminta Toby untuk mencarikannya suami. Dan Toby melamarnya. Konfliknya apa ya? Menurutku sih Isabel menyuruh Toby untuk mendaftar ke parlemen tapi Toby malah ingin membuat dirinya kalah, karena dia tidak ingin cintanya hanya sebatas amal tapi ingin Isabel benar-benar melihat dia dan mencintainnya.


Dari ketiga series Goddess aku paling suka yang ini, lucu aja yang awalnya mau balas dendam malah kena batunya sendiri hehehe. Btw, cukup hot juga loh, dilarang membaca kalo belum 18+ kehkehkeh.
4 sayap untuk Toby yang terlalu khawatiran :)

Kekasih Misterius (Black Dagger Brotherhood #1)


Author: J.R. Ward
Paperback, 656 pages
Published March 22nd 2011 by PT. Gramedia Pustaka Utama (first published December 31st 1999)

ISBN: 4020111003 (ISBN13: 9789792268768)
primary language: Indonesian
original title: Dark Lover (Black Dagger Brotherhood, #1)
series: Black Dagger Brotherhood #1 
characters: Warth, Beth, Randall
setting:Caldwell, New York (United States)
Buku tentang vampire lainnya, entah kenapa setiap genre ini memiliki arti yg berbeda-beda, disini vampire tidak tercipta dengan digigit saja tapi dilahirkan menjadi vampire atau tidak, ada juga manusia setengah vampire dimana nantinya ketika berumur 20than akan mengalami masa peralihan menjadi vampire. Bukan darah yg menjadi menu utama mereka makan, hanya menambah hidup lebih panjang sementara saja dan ya mereka makan seperti manusia. Disini mereka takut akan sinar matahari, mati dengan ditembak didadanya atau dibakar.

Cerita berawal dari Darius salah satu anggota dari Black Dagger Brotherhood, meminta kepada sang pemimpin genk (ak menganggap mereka sprt mafia) Wrath untk melindungi putrinya Beth dalam menghadapi masa transisi menjadi vampire. Awalnya si Wrath menolak tapi ketika Darius tiba-tiba meninggal dalam ledakan di mobilnya, dia merasa berhutang dan akan menjaga Beth, dan tentu saja membalaskan dendamnya pada angota Lessening Society yg telah membunuhnya.

Aku suka sama angota Black Dagger Brotherhood yang hanya tinggal beberapa orang saja tapi mempunyai kekuatan yang hebat dengan karakter yang berbeda-beda, ada Rhage yang tampan, kuat, cepat, percaya diri dan kadang dipanggil si muka Hollywood, Tohrment, Vishous, Phury dan saudara kembarnya, Zsadist yg memiliki bekas luka di wajahnya yg sifatnya paling tidak bisa ditebak dan hanya saudara kembarnya saja yg bisa menenangkanya. Oh tentu saja ak menyukai adegan romantis antara Wrath dan Beth saling mengatakan hellren dan shellan. Kita tunggu kelanjutan cerita si Hollywod di Black Dagger Brotherhood #2 :D


kasih 4 sayap untuk Ward yang gahar, wkekekekeke.

Kamis, 21 April 2011

A Golden Web

Goldenweb
A Golden Web
Penulis: Barbara Quick
Penerbit: Atria
274 halaman

Alhamdulillah dapet ni buku dari atria :D 
Selesai jam 3.30 waktu setempat, rekor karena jam bacaku itu mentok sampe jam 3 saja. 

Agak diluar bayangan dan harapanku sih sebenarnya ini cerita. Tentang Alessandra Gilliani seorang remaja yang berotak cemerlang yang sayangnya pada masa itu tradisi tidak memperbolehkan seorang wanita menjadi pandai, hanya boleh menjadi seorang ibu rumah tangga dan seorang biarawati. Bakatnya mulai terlihat ketika Fra Giuseppe seorang pendeta mesum sekaligus guru Nicco, kakaknya Alessandra yang mengalami henti napas karena keselek daging, semua menganggap dia mati tapi Alessandra malah menyuruh Nicco untuk menginjak di bagian atas perut Fra Giuseppe dan Alessandra merogoh mulutnya dan mengeluarkan daging yang menyumbat tersebut. Sampai pada usianya menginjak 14 tahun, dimana ibu tirinya Ursula memutuskan kalo Alessandra harus dipingit, dijaga dari semua lelaki muda termasuk kakaknya, padahal dia belajar dunia alam bebas dari kakaknya dan belajar menggambar dari Giorgio, pegawai ayahnya, dia tidak pernah berhenti belajar walaupun dilakukan secara diam-diam. Sebelum menikah yang sebelumnya sudah direncanakan ayahnya, dia pindah ke biara tapi dengan bantuan Nicco dan Giorgio, Alessandra beserta pengasuhnya Emilia melarikan diri ke Bologna, menyamar sebagai lelaki bernama Sandro seorang mahasiswa kedokteran yang terkenal cerdas dan misterius. Di universitas itu dia juga bertemu dengan seorang pemuda yang pandai, kaya dan tampan bernama Otto yang secara unik sangat berhubungan dengan masa depan Alessandra.

Tidak sesuai bayanganku, aku berharap akan seperti serial Jewel In The Palace yang bercerita tentang tabib perempuan pertama di Korea yang membuat aku sangat terinspirasi waktu menontonnya, aku tidak mendapatkan semangatnya di sini. Cerita di buku ini lebih menjelaskan perjalanan Alessandra sendiri ke Bologna untuk mengejar cita-citanya. Yang aku harapkan ada di bagian mau akhir waktu Alessandra mempelajari anatomi hewan dengan membedahnya dan menggambar isinya, juga waktu membedah mayat untuk mengetahui sistem kerja jantung dan paru-paru, aku ingin kisah yang seperti itu lebih banyak lagi, kejeniusannya hanya digambarkan bukan diceritakan. Tapi cukup terhibur dengan kisah romansa Alessandra sehingga mengobati rasa kecewaku. Menurut catatan penulis, kisah Alessandra Gilliani ini nyata, melakukan riset walaupun data tentang dirinya tidak terlalu banyak. Cocok kok untuk dibaca bagi perempuan yang sama-sama memiliki semangat besar untuk meraih cita-cita, apalagi sebentar lagi hari Kartini, pas kan :D

Ada kata-kata yang aku suka di buku ini, di hal. 159 
"Mengapa Tuhan memberinya hasrat dan benak yang selalu bertanya-tanya jika Tuhan tidak menghendaki dia menggunakannya? Mengapa dunia dan seluruh Alam terhampar bagaikan sebuah buku terbuka, menunggu untuk dibaca dan dipahami, jika Sang Pencipta tidak menginginkannya mengungkap rahasia-rahasia dan memahami kebijaksanaan di dalamnya? Bukankah ini suatu pembuktian rasa hormat, untuk berusaha memperbaiki kualitas makhluk yang telah Tuhan berkati dengan kecerdasan dan akal sehat, yang tidak diberikan kepada makhluk-makhluk lainnya? Perempuan diciptakan terakhir, setelah semua hewan dan Adam sendiri. Mengapa Tuhan melakukan itu jika Dia bermaksud menciptakan perempuan sebagai sesosok makhluk yang lebih rendah? Jika memang begitu, mengapa Dia tidak menciptakan perempuan tepat setelah hewan-hewan dan sebelum Adam?"

3 sayap untuk kegigihan Alessandra :D


Let the Right One In


Letmein



author: John Ajvide Lindqvist
Paperback, 684 pages
Published January 2011 by PT Gramedia Pustaka Utama (first published 2005)
ISBN13: 9789792265729
primary language: Indonesian
original title: Låt den rätte komma in
characters: Eli, Oscar Ericsson, Hakan Begtsson
url: http://www.gramedia.com

Bersetting di daerah pinggiran Blackeberg, Stockholm, Swedia pada tahun 1981. Oskar Ericksson, anak lelaki yang berusia 12 tahun, dia sering dibully oleh teman-temannya di sekolah, selalu punya bola-pipis untuk mengatasi ketakutannya yang menyebabkan dia sering mengompol. Tidak punya teman dekat, hanya tinggal dengan ibunya di sebuah apartemen kumuh, kadang merindukan sesosok ayah tapi memilih meninggalkannya karena ketergantungan alkohol dan sering kalap kalau mabuk. Dia suka sekali mengumpulkan kliping dari koran tentang berita pembunuhan, suka mencuri pisau di toserba dekat rumahnya dan melampiaskan kekesalannya kepada teman di sekolahnya dengan menusuk-nusukkan pisau itu di sebuah pohon, menganggap kalau yang dibantai itu adalah Jonny Forsberg. Dilain pihak, ternyata ada pembunuhan keji yang sebenarnya, dimana korban digantung di sebuah pohon dengan kepala berada dibawah dan kehabisan darah. Pada waktu Oskar pergi ke lapangan bermain di tengah-tengah pekarangan apartemennya dimana dia merasa aman sekaligus sendirian, dia melihat seorang anak perempuan mungil yang memiliki rambut berwarna gelap, sepasang mata besar, mengenakan sweater merah muda, berbau apak yang sangat misterius. Malam berikutnya, dia bertemu lagi dengan gadis mungil itu, dengan bermodalkan sebuah kubik, mereka mulai berteman, bertemu di taman pada malam hari, dan selalu bertukar kode Morse di kamar, mereka bertetangga, Eli nama gadis kecil itu tinggal bersama "ayahnya," mereka mulai saling mengisi kekosongan di diri masing-masing. Pembunuhan pun terus berlanjut, korban meninggal dengan misterius dan bertanya-tanya siapa pelakunya. Hakan, lelaki tua yang mau melakukan apa saja demi perempuan yang ada bersamanya.

Jangan berharap kalau cerita ini mirip cerita vampire yang lagi booming akhir-akhir ini (Twilght, Vampire Academy, Vampire Diaries, J.R Ward) no no no kalian tidak akan menemukan cerita roman picisan seperti itu. Buku ini benar-benar sinting, awal baca sangat antusias, gloominya terasa sekali, bagaimana sepinya kehidupan Oskar, seorang anak mami yang sendirian, tidak punya teman, ingin sekali memberontak, memprotes, meminta secuil keberanian untuk melawan teman-temannya. Kemudian datanglah Eli yang memberikan angin sejuk ke dunianya, menciptakan kehidupan baru, membuat dia berani melawan temannya, namun itu hanya sebentar sampai dia tahu siapa sebenarnya Eli, kenapa dia tidak pernah keluar rumah pada siang hari, kenapa dia bisa melihat dalam gelap, tidak pernah kedinginan, semua impiannya buyar ternyata di vampire berusia 200 tahun. Awalnya sangat berharap ada romancenya sedikit saja, ya memang ada, bahkan ada adegan yang cukup vulgar (pantas kenapa di bagian belakang ada tulisan novel dewasa) tapi semakin ke belakang dan tau masa lalu Eli, tau siapa Eli lebih dalam maka kau akan sedikit kecewa, bahkan setelah tau aku sempat vacum membacanya. Ini memang bukan cerita romance, horor lebih tepatnya, pembunuhannya sadis sekali. Suka covernya, dimana ada seorang gadis berada di luar jendela, mengintip pada seorang di dalamnya, seakan meminta "boleh aku masuk?"
Aku suka sekali sama endingnya, membuat pembaca bertanya-tanya dengan pikirannya dan penulis mempersilahkan membuat ending sendiri. Novel ini pernah difilmkan, termasuk film horor paling fenomenal di Swedia (lihat lebih jelasnya: http://bit.ly/hnQOWF ).

3 sayap untuk vampire kecil yang haus darah :)

Note: hati-hati kalau ada orang dibalik pintu atau jendela dan bertanya, "Boleh aku masuk? Katakan aku boleh masuk!"

Sabtu, 16 April 2011

Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!

Travelers_tale1



Author: Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, Iman Hidayat
paperback, 230 pages
Published 2007 by Gagas Media
ISBN13: 9789797800949
primary language: Indonesian
original title: Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
characters: Jusuf, Farah, Retno, Francis
goodreads: http://bit.ly/eAlxFa 

Arrrrgh suka banget sama cerita ini. Menurutku sih setengah fiksi dan non fiksi (tips travel, foto dan tokohnya). Udah ngarep baca ini dari taun kapan, anddd finally kesampaian juga, dikasih gratis lagi sama penerbitnya (cium sajadah dan gagas), jujur suka cover yang cetakan awal hehehe.



Cerita diawali dengan undangan pernikahan Francis lewat email kepada sahabatnya sejak jaman becak masih jadi tranportasi wajib di Jakarta, Jusuf dan Farah, sedangkan Retno dengan undangan langsung via pos. Cerita cintanya sih biasa, Francis suka sama Retno dan pernah nembak 2 kali tapi ditolak semua karena perbedaan agama, Farah suka sama Francis, sedangkan Ucup alias Jusuf jatuh hati sama Farah. Mungkin udah umum, yang menjadi special itu kisah mereka ke Barcelona guna menghadiri (menghancurkan) pernikahan Francis. 




Farah, awal perjalanannya dari Hoi An (Vietnam) > Amman > Budapest > Wina > Paris > Barcelona. Tujuan utamanya adalah menghentikan pernikahan Francis, demi dirinya sendiri. 
Yusuf, rute perjalanan menuju ke Barcelona adalah Cape Town > Nairobi > Abidjan > Dakkar > Marrakech > Seville > Barcelona. Datang karena ingin menghentikan Farah, demi dirinya sendiri. 
Retno, perjalanannya g terlalu panjang dari Kopenhagen > Amsterdam > Milan > Madrit > Barcelona. Datang untuk mengucapkan selamat untuk Francis. 




Francis, sesuai konsernya (dia seorang pianis) dari Kansas City > Atlanta > Miami > New York > Barcelona. Yang punya acara yang sebenernya ragu karena dia masih punya rasa sama Retno. 
Yang sangat seru itu perjalanan mereka menuju ke Barcelona (kemiskinan), dengan uang yang pas-pasan, pobia naik pesawat, backpacker wannabe dan yang paling bikin ngakak itu ceritanya si Ucup, sungguh nian dirinya, mulai dari grasslanding, evakuasi, disangka teroris, disetrum, dan gay bar. Juga kalimat andalanya "liat, sapi terbang," LOL.


274698744Tips tentang travelnya juga sangat membantu bagi pemula yang ingin berpergian, foto-fotonya juga bagus dan pas, ditambah lagi tiap quote diawal tiap bab yang tentang traveling. Sebenernya pengen kasih nilai sempurna, typo gak ada menurutku cuman kayaknya ada miss antara pengarang dibagian Retno sampai di Barcelona trus ketemu langsung sama Francis di La Rambla, trus di bab selanjutnya Francis sedang mengadakan konser dan dia melihat Retno datang atas undangannya, baru kemudian mereka bersama menuju ke La Rambla (?). Endingnya kurang banyak, terlalu cepat lah, baru aja ketemu setelah perjalanan panjang eh cuman berapa halaman aja, untuk Francis dan Retno kurasa penggarang menyerahkan kepada pembaca untuk membuat endingnya sendiri. Quote favoritku adalah bagian Faris hal. 118, "We always question life. But can life question us?" dan di tips travelling dari Retno, "Barang dapat habis dijual-beli. Tapi pengalaman tidak akan pernah habis untuk diingat dan diceritakan." 



Jadi pengen berburu karya Aditya Mulya nih, Ucup! Liat, ada sapi terbang! =))



4 sayap untuk menemani si sapi terbang :D

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...