Jumat, 06 Mei 2011

-Whitney, Cintaku-


10993718


Pengarang; Judith Mcnaught
Judul asli; Whitney, My Love
Penerbit: gramedia
Cetakan: I, April 2011
Karakter: Whitney, Clayton Westmoreland
792 halaman.
goodreads: http://bit.ly/mA4Do4

Saya akan mempersingkat kisah cinta yang amat tebal ini.
Whitney Allison Stone sangat tergila-gila kepada Paul Sevarin tapi karena sikap Whitney yang tidak mencerminkan seorang lady dan berbagai tinggah konyolnya untuk merebut Paul dari Elizabeth Ashton, dia pun menghindar dengan sopan. Untuk memperbaiki tata kramanya itu dia pun di kirim ke Prancis, Whitney pun berjanji akan berubah agar bisa menaklukan hati Paul dan menunjukkan kepada masyarakat kalau dia memang seorang lady. Sesuai harapan, Whitney di Prancis menjadi incaran para bujang, tak terlewatkan juga oleh Clayton Westmoreland, Duke of Claymore, bujang paling diminati di Inggris dan juga playboy. Karena Whitney selalu mengacuhkannya dia pun menyelidiki latar belakangnya yang ternyata ayahnya, Martin Stone sedang mengalami kebangkrutan yang sangat besar, dia pun membeli Witney dengan uang yang sangat banyak. Whitney kembali ke Inggris karena tiba-tiba saja ayahnya menyuruh pulang, karena sudah merasa siap dia mulai mengaet Paul lagi tapi tak semudah itu, ada tetangganya Clayton Westland yang selalu menggangunya. Paul pun lama-lama jatuh cinta pada Whitney “yang baru” dan dia berniat untuk menikahinya, tapi rencana itu gagal karena akhirnya Whitney tahu kalau dia sudah dijodohkan oleh Clayton Westland yang tak lain adalah Clayton Wesmoreland. Kebencian Whitney pun bertambah pada Clayton tapi karena Duke of Claymore itu sudah jatuh cintrong dia bertekat merebut hatinya dengan segala pesona yang dimilikinya (hasyah). Konflik di cerita ini ada dua kalau menurutku yang mengakibatkan sangatlah tebal untuk ukuran Historical Romance, yang pertama adalah waktu Clayton pulang dari London mendapati orang desa mengetahui rencana pertunangan Whitney dengan Paul yang seharusnya adalah pertunangan dengannya dan ketika waktu sudah menikah ketika Whitney sedang hamil, dia mendapati surat yang ditulis Whitney bahwa dia hamil, Clayton mengira kalau anak yang dikandung Whitney itu bukan anaknya. Kalau marah Clayton sangat kejam, tidak mau mendengarkan pejelasan dulu langsung menghukum. Ada adegan romantic yang paling aku sukai ketika Clayton mencoba meminta maaf karena kesalahnya di gereja, waktu dia merangkul Whitney dari belakang (awwwwww). Covernya cantik, suka ada topengnya yang sesuai dengan pertama kali Whitney dan Clayton bertemu di pesta dansa. Oh ya ada kalimat yang tidak aku mengerti di hal. 660, “kapan kau akan memberitahu His Grace bahwa bayiku akan memiliki bayi,” maksudnya apa itu?????
Whitney, My Love adalah novel pertama yang ditulis oleh Judith Mcnaught pada tahun 1978 dan diterbitkan pada tahun 1985, wow lama sekali, saya belum lahir itu :). Tapi ini buku yang kedua loh, karena disukai pembaca Judith pun membuat pre dan pra squelnya, yaitu A Kingdom of Dreams yang mengisahkan Royce Westmoreland, Duke of Claymore pertama dan Until You yang mengisahkan Stephen Westmoreland, adik si Clayton. Semoga yang selanjutnya lebih tebel lagi biar lebih puas =))
Ditunggu nih kelanjutannya *lirik penerbitnya*

4 sayap untuk kisah cinta yang tebal ini.

Our Story


Penulis: Orizuka
Penerbit: Autorized Books
Cetakan: I, 2010
Karakter: Yasmine, Nino, Ferris
240 halaman

Pernah nggak kalian menemui sekolah yang isinya preman, pengacau, pembangkang, pembuli, pelacur, guru yang ngrokok dan tidur di kelas? Aku pernah, di sekolah Budi Bangsa.

Sungguh sial bagi Yasmine, anak SMA pindahan dari Amerika harus terdampar di sekolah yang bobrok, sekolah yang gerbangnya saja hanya ceruk sempit, lapangan yang gersang, tembok yang sekujur tubuhnya penuh coretan, papan nama sekolah yang terpasang miring dan termakan karat. Dia seharusnya bersekolah yang berstandar internasional, yang seharusnya nama sekolahnya adalah Bukti Bangsa, bukan Budi Bagsa. Ini bukan sekolahan, dia ingin membatalkan pendaftarannya tapi gagal karena ayahnya sudah terlanjur membayar 30 juta untuk uang masuk. Sewaktu diperkenalkan kepada teman barunya dia kaget, di kelas itu terdapat gerombolan anak laki-laki yang mencegat dia sewaktu datang tadi, beberapa anak perempuan yang menatapnya dengan sinis dan seorang laki-laki yang terlihat “normal” dengan pensil ditangan dan buku di meja,dia juga melihat meja yang penuh dengan peralatan make-up, kaleng cat semprot, atau tongkat baseball, dia ingin pindah kelas, tapi kepala sekolah bilang kalau kelas ini adalah satu-satunya kelas XII. Sekolah macam apa ini???? Karena sudah terlanjur membayar dan tidak ingin mengecewakan ibunya yang sedang sakit dan selalu bertannya tentang sekolahnya, yasmine pun dengan tegar menuntut ilmu di sekolah bobrok itu, sewaktu dia berangkat dengan taksi, dia malah ditawar oleh si sopir, Yasmine binggung maksudnya apa, setelah jelas kalau dia dikira pelacur, dia pun pergi dari taksi itu lalu tidak sengaja bertemu dengan Ferris, dia pun menjelaskan kalau tidak hanya dia saja yang dianggap lacur tapi perempuan yang bersekolah di situ. Itu dikarenakan kalau sekolah Budi Bangsa adalah sekolah buangan, sekolah sampah. Makin lama keadaan sekolahnya terlihat jelas, Ferris yang sebenarnya juara dan anak anggota DPRD, Nino yang sering ongkang-ongkang diluar kelas yang suka menghukum adik kelasnya dengan lari mengelilingi lapangan sebanyak 100x tapi pandai membuat sketsa wajah Yasmine, Mei yang terpaksa melacur demi mengobati ibunya yang sakit tumor, Sisca yang membenci Yasmine karena telah merebut Nino yang juga mengungkap kalau sewaktu di Amereki dulu Yasmine sering dibuli dan menderita anoreksia, Ferris dan Nino yang ternyata dulu teman SMP tapi sekarang bagaikan musuh, guru yang jarang masuk karena digaji rendah. Tapi Ferris punya mimpi, dia ingin lulus bersama teman sekelasnya, ingin membayar kesalahannya kepada Nino.

Suka banget sama cerita ini, ditambah lagi dikasih langsung sama penulisanya dan ada hadiah tambahan yang bagus banget. Sudah lama ingin membacanya, ikut kuisnya gak pernah menang eh gak nyangka saya menjadi pemenangnya di kuis yang diadakannya karena Our Story telah cetak ulang. Ketika saya mendapat kirimannya saya langsung membacanya dan HARUS menyelesaikan pada hari itu juga. Waktu baca prolognya agak takut soalnya si penulis ini gemar sekali membuat ending yang tidak saya sukai, kalau pernah baca Summer Brezze, aku benci sekali dimana Ares harus mati, kalian akan mengerti, aku penyuka happy ending. Suka sekali tokoh Nino, ini juga khasnya Orizuka, ada bad boy sebagai tokoh utama, menginggatkanku akan Ares hehehe. Walaupun dia preman, suka berantem dan gak tanggung-tanggung kalau menghukum anak buahnya yang berkhianat, dia sangat membenci Narkoba, kalian boleh melakukan apa saja tapi jangan pernah menyentuh barang haram itu kalau tidak ingin disebut sebagai penghianat, begitulah.

Ahhh tentu saja saya suka adegan romantic di buku ini, walaupun kayaknya sepele tapi buat saya berarti sekali, kayak di hal. 92 waktu Nino bilang kalau bokapnya napi karena kasus narkoba, kalau anak napi itu pasti mewarisi kejahatan orangtuanya, normalnya gak mau deket-deket sama anak napi, dia minta Yasmine ngomong soal itu dan menjawab,” Hah? Kenapa harus gitu? Lo anak napi bukan berarti lo juga napi, kan?”

Trus adegan waktu Nino gak pulang dan harus nginep di sekolah karena bokapnya udah bebas, ketemu Yasmine dan paginya dia buatin sarapan buat Nino, dan ketika Yasmine ketauan kalau dia menderita anoreksia lalu Nino memaksa memakan roti yang dibelikannya dan dia harus liat Yasmine makan, “Lo….mau liat gue gendut?” lalu Nino menjawab, “Asal lo hidup.” Klepek-klepek deh ;p.

Selain itu ada kata Ferris yang saya suka di hal. 121, “Jangan pikir lo bakal jadi apa, pikir lo mau jadi apa,” dan adegan lucu waktu Ferris disuruh membuat kunci jawaban untuk teman sekelas tapi teman-temannya malah bilang kalo Ferris ngremehin lah,  mengganggap dirinya sendiri dewa malah yang paling ngakak itu waktu ada yang bilang, “ kita semua harus nyerahin nasip kelulusan kita sama lo, gitu? Kalo lo mendadak sakit atau hilang ingatan, terus kita semua harus nggak lulus, gitu?” dan waktu Harris bilang, “ buat apa gue capek-capek belajar kalau pada akhirnya cuma nunggu jawaban dari lo? Mending kalau lo jujur, kalau lo mau nyesatin gimana? Anak pinter kan suka gitu!” LOL, ada benernya juga, anak pinter biasanya pelit hehehehe. Tentu ada adegan mengharukan juga, pas bagian akhir, lebih baik baca sendiri deh, dijamin puas sama buku ini.
Harus mengumpulkan receh ni karena pengen banget baca Fate, karya Orizuka sebelum ini :D

5 sayap dong untuk cerita mereka :)

Selasa, 03 Mei 2011

Buku yang dibaca bulan April 2011

keburu waktu, ngeditnya nanti dulu, ini bacaan selama sebulan kemarin :)
1. Kicau Kacau by Indra Herlambang
2. Cinta Sang Duchess by julia Quinn
3. Unbelievable by Winna Efendi
4. Look After Me by Irin Sintriana
5. Juka Aku Tetap Di Sini by Gayle Forman
6. Alita @ Heart by Dewi Sekar
7. Of Bees and Mist by Erick Setiawan
8. Dansa Tengah Malam by Julia Quinn
9. Travelers Tales by Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, Iman Hidajat
10. Firdaus Mimpi by Agnes Jessica
11. Midnight Pleasures by Eloisa James
12. A Lady Of Persuasion by Tessa Dare
13. Heartbreaker by Julie Garwood
14. a golden web
15. let me in
16. 22 hari bercerita
17. bocah penjinak angin
18. dunia alice

Senin, 02 Mei 2011

Silver Stone


10566924



Author: Ardina Hasanbasri, Jia Effendi
Published February 12th 2011 by Penerbit Atria
ISBN13: 9789790244689
characters: Alyssa, Damon, Troy, Pasque, Mirabel


Akhirnya selesai juga.
Cerita fantasy dalam negeri yang saya baca setelah Aerial dan Magical Seiranya Sitta Karina, tapi yang ini bener-bener fantasy, kalo yang Sitta Karina masih dicampur kehidupan sekarang. Awalnya pesimis ini cerita bakalan sesuai harapan saya gak nih, soalnya gak terlalu suka cerita dongeng, saya lebih memilih nonton filmnya, tapi waktu memasuki bagian Alyssa bertemu teman-temannya untuk memulai perjalanan, saya sangat menikmati ceritanya.

Prolognya ada dua kakek tua yang saling menyombongkan kekuatannya, merasa dirinya penyihir terhebat, Maximus mengeluarkan batu perak dan Hanz mengeluarkan tongkat emas. Kemudian mereka bertaruh, benda siapa yang dapat menghasilkan keajaiban paling hebat, dialah yang menang.
Di buku ini dibagi menjadi beberapa bagian, ada Sang Putri, Sang Penyihir, Anak Tukang Kayu, Sang Pangeran, Para Monster, Naga, Batu dan Sang Kesatria.
Alyssa, gadis yang tidak bisa diam, tidak suka aturan kerajaan, dan dia sudah cukup umur menikah. Karena merasa belum siap dan takut kalau tidak bisa menjadi teladan yang baik, dia takuu akan terkurung di istana demi menjalankan tugas-tugas keputrian yang membosankan, takut tidak bisa lagi melgat dunia luar dan bertualang, dan takut mengecewakan keluarganya terutama ayahnya, dia kabur untuk mencari petualangan bersama pelayan tuanya Pasque. Ditengah perjalanan, mereka bertemu dengan peramal tua, Maxim dan Hanz. Dengan bola kristalnya, Maximus memberitahukan kalau ada sebuah batu perak yang dapat menjawab pertanyaan Alyssa, mencari takdirnya sendiri sebelum menikah. Dan peramal satunya juga mengatakan kalau ada tongkat yang sangat hebat. Bersama pelayan setianya, Alyssa mulai mencari batu dan tongkat tersebut. Musuhnya? Tentu saja sang penyihir. Mari saya perkenalkan, Mirabel, penyihir yang berpakaian elegan, bernuansa mistis, muda dan segar. Tinggal di sebuah gua yang telah dia dekorasi menjadi rumah impiannya, dia tinggal bersama Tartum, goblin hijau yang mirip katak raksasa yang tidak suka perjalanan dengan cahaya, mendaki awan dan kerap sekali sial. Lalu Tartum membawa sebuah surat dari Mamanya Mirabel, dia bertanya apakah yang dimaksud rencana hebatnya adalah menculik putri kerajaan? Lalu kakaknya datang Ronda yang juga menjadi sainganya, karena tidak ingin dikatakan cuma omong besar, dia mengakui kalau dia yang menculiknya dan akan membuat istana heboh. Kemudian dia membuat rencana untuk menangkap sang putri. Waktu Alyssa dan Pasque dihadang penjahat, mereka ditolong oleh Troy, anak tukang kayu yang badannya kerempeng, yang sering tidak dianggap oleh keluarganya sendiri. Karena ingin mendapatkan pengalaman baru, Troy mengikuti Adel (nama samaran agar tidak diketahui dia seorang putri yang sedang kabur) dan Pasque. Waktu mereka terjebak di gubuk hitam gara-gara rencana Ronda, dia bertemu dengan pangeran, Damon yang sedang mencari tunangannya yang hilang, dia pun ikut terjebak dalam petualangan si putri untuk mencari batu dan tongkat dan dia merasa sial ikut rombongan itu.

Ceritanya tidak bisa ditebak, lolos semua dari yang kubayangkan, contohnya waktu mereka tertangkap monster rawa, yang namanya monster pasti menakutkan kan? La ini si monster yang bernama Swapy menangkap mereka hanya untuk menemani makan biskuit dan malah menghidangkan teh, lalu ada naga yang pengecut, Gordo. Waktu kepergok Damon dan Alyssa dia malah menyerahkan diri dan bilang jangan bunuh saya, lalu kemana semburan bau napasnya hah? Ditambah lagi si penyihir Mirabel yang plin plan dan Tartum yang selalu sial menambah konyol cerita ini. Lalu berhasilkah rombongan ini menemukan batu dan tongkat? Apakah batu itu bisa menjawab pertanyaan Alyssa? Apakah putri yang dicari Damon itu Alyssa? Ceritanya benar-benar tidak bisa ditebak =))

Buku ini lumayan lama saya baca, dari bulan Februari sampai awal Mei, ya karena itu, seperti diawal yang saya utarakan agak pesimis sama cerita ini, kalau kata lagu sih mau dibawa kemana cerita ini #tsahhh tapi terbayar dengan petualangan Alyssa yang konyol. Ada typo satu kalo g salah tapi gak terlalu mencolok, covernya lumayan tapi kenapa hanya putri, pangeran dan naga saja? Mana Troy dan Pasque yang setia dari awal menemani petualangan mereka? Endingnya juga bikin mesam mesem. Ada kalimat favoritku, hal. 270, "Ada satu cara untuk mengatasi ketakutan, yaitu dengan memikirkan sesuatu yang patut diperjuangkan."

3,5 sayap deh untuk rombongan pencari batu perak :))




Minggu, 01 Mei 2011

Dunia Alice


10871369

author: Alice Pung
ISBN: 978-602-8811-26-2
judul asli: Unpolished Gem
First published in english by Portobello Books Ltd. in 2008
cetakan pertama, Februari 2011 oleh Bentang Pustaka
310 halaman
ulr: http://bit.ly/lAhtRj
goodreads: http://bit.ly/m7GYLX

Ceritanya tentang perbedaan budaya, kisah pribadi penulisnya waktu baru pindah dari Kamboja ke Australia, dari kecil hingga dia kuliah. Lucu sih, gampangannya orang udik dari desa yang pindah ke kota besar, banyak tingkah konyol. Contohnya waktu naik eskalator, mereka naik turun di eskalator pusat perbelanjaan Hightpoint, pria berusia 32 tahun, istrinya yang hamil delapan bulan, adik perempuannya yang berumur 27 tahun, dan nenek-nenek Asia yang mengenakan piama wol berwarna ungu. Waktu membeli makanan kaleng, yang ternyata murah-murah, setelah memasaknya dan tanpa sengaja melihat iklan di televisi, ternyata makanan yang mereka beli adalah makanan anjing! di hal. 13 ibu Alice berkata, " Wah, siapa yang percaya daging seenak ini untuk makanan anjing? betepa beruntungnya menjadi anjing di negara ini." HUEKS. Pengalaman lainnya adalah ketika teman bibinya mau berkunjung, dia salah flat, malah dikira seorang wanita panggilan. Nenek dan Ibunya yang tidak akur dimana ini membuat Alice menjadi seorang pembohong, bagaimana tidak? ketika bersama neneknya, dia selalu bertanya," Agheare, ibumu bicara apa tentang diriku kalau aku sedang tak ada?" lalu ketika bersama ibunya, " Agheare, apa kata nenekmu tentang diriku?" bagaimana tidak stress???? Cerita konyol lainnya kebiasaan Alice yang suka ngompol dan tidak berani bilang ke gurunya waktu kelas dua, ada juga cerita sedih waktu Alice dan Alexander adiknya pergi kerumah temannya Joanne, tapi sampe disana mereka tidak disambut dengan baik, mereka dilarang menyenderkan kepala ke sofa karena rambut mereka kutuan. Hubungan Alice dengan neneknya sangat dekat, waktu neneknya meninggal, Alice tetap menyimpan kasur yang sering mereka gunakan untuk tidur bersama sampai besar. Nenek Alice salah satu orang yang mempunyai banyak kepercayaan, memuja banyak dewa. Buddha, Dewi Welas Asih, Dewa Bisnis, dia sangat cerewet sekali tidak kalah dengan ibunya Alice. Dan bagian yang paling aku suka adalah kisah cinta Alice :) ketika Alice mulai masuk universitas ada seorang pemuda, Michael, dia jatuh cinta pada Alice dan waktu menembaknya Alice berperang dengan pikirannya, antara mau menerima atau menolak, yang akhirnya ditolak tapi tidak lama kemudian setelah sering bersama toh dia menerima juga. Yang lucu itu adalah waktu mereka pacaran mendapat pengawasan ketat dari ibunya, ada jam malam, gerak gerik mereka tidak bebas, kadang mencuri-curi untuk ciuman. Untung menegtahui akhirnya, sebaiknya kita tanya langsung ke penulisnya, apakah akhirnya dia menikah dengan Michael? ;p
Ada kalimat favoritku, hal. 102 waktu ayah Alice berkata, "Keluarga itu seperti seekor ular, kalau kepala ular lurus, maka seluruh tubuhnya akan ikut lurus. Tetapi, kalau kepalanya bengkok, maka tubuhnya akan bengkok-bengkok seperti gingseng dan celakalah dia."
Ceritanya lumayan, agak bosen juga sih diawal, hanya kejadian membeli makanan kaleng dan waktu tidak diterima di rumah temannya karena Alice punya kutu di rambutnya yang membuat saya tertarik, setelah itu flat. Mandeg ditengah, saya ganti bacaan lain, sampai Alice dewasa dan bertemu dengan Michael, membuat saya senyam senyum sendiri dan bersemangat untuk menyelesaikannya. Covernya cantik, ada typo beberapa, dan yang membuat saya binggung disini tidak memakai nama Alice tapi Angheare, hanya beberapa kali nama Alice digunakan (?)
Berbicara sedikit tentang pengarangnya, Alice Pung seorang penulis dan pengacara (sesuai yang dia ceritakan di buku, waktu kuliah dia mengambil jurusan hukum), karyanya dimuat di Meanjin, Good Wekend, dan The Monthly. Dunia Alice atau judul aslinya Unpolished Gem, buku pertamanya ini pada tahun 2007 mendapatkan penghargaan Newcomer of the year Award dari industri buku di Australia dan lolos seleksi NSW Premier Literaty Award dan Booksellers' Choice Award.
3 sayap untuk Alice dan keluarganya yang udik :)

Note: Buku ini saya dapatkan dari menang kuis di twitter, waktu itu pertanyaanya adalah, "apa pengalamanmu yang paling berkesan waktu kecil?" :))

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...