Senin, 31 Oktober 2016

Resensi: A Place You Belong Karya Nicco Machi | Blog Tour + Giveaway

Judul buku: A Place You Belong
Penulis: Nicco Machi
Penyunting naskah: Deasy Serviana
Perancang sampul: eSLC Project
Penerbit: Jendela O' Publishing House
Cetakan pertama, 2016
141 halaman
Buntelan dari @JOPHouse
Pustakawan itu pekerjaan mulia, kan?
Penjaga ilmu pengetahuan, pengelola jendela dunia. Garda terdepan untuk meningkatkan minat baca anak bangsa.

Tak ada yang salah dengan menjadi pustakawan. Kurang bergengsi? Penghasilan tak seberapa? Hidup bukan hanya tentang status dan uang!

Tapi....

Kehidupan pascawisuda tidak semulus teori ideal di bangku kuliah. Ada kebutuhan hidup di balik deretan buku-buku. Ada tuntutan pertemanan dalam lingkaran sosial sesama pustakawan. Dan ada ujian untuk memilih antara integritas profesi atau menyelamatkan orang yang disayangi.

Ketika berpegangan pada tali idealisme terasa semakin sulit, haruskah Helia melepasnya dan membiarkan diri terjatuh ke dalam jurang realitas?

Selasa, 25 Oktober 2016

Resensi: Corat-Coret di Toilet Karya Eka Kurniawan

Judul buku: Corat-Coret di Toilet
Penulis: Eka Kurniawan
Desain sampul: Eka Kurniawan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 978-602-03-0386-4
Cetakan pertama, April 2014
132 halaman
Baca di Ijakarta
"Aku tak percaya bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya kepada dinding toilet."

"Nada komedi-satirnya cukup kuat dalam Corat-coret di Toilet. Cerdas juga usahanya mengangkat hal kecil yang remeh temeh menjadi problem kemanusiaan."
- Maman S. Mahayana, Media Indonesia

"I decide to translate Corat-coret di Toilet not only because it is one of Eka's best-known short stories, but because it is very blackly funny. It catches perfectly the atmosphere of student life in Indonesia at the start of the new century, as the brief promise of Reformasi was being extinguished by gangsterism, cynicism, greed, corruption, stupidity, and mediocrity. It also mirrors beautifully the bizarre lingo shared by ex-radicals,  sexual opportunists, young inheritors of the debased culter of the New-Order era, and anarchists avan la lettre. Finnaly, it shows Eka's gift for starling imagery, sharp and unex-pected changes of tone, and his 'extra-dry' sympathy for the fellow-members of his late-Suharto generation."
- Benedict R. O'G. Anderson, Indonesia

Senin, 24 Oktober 2016

Siwa: Kesatria Wangsa Surya by Amish Tripathi | Book Review, Blog Tour, Giveaway

Judul buku: Siwa (Shiva Trilogy #1)
Penulis: Amish Tripathi
Penerjemah: Desak Nyoman Pusparini
Penyunting: Shalahuddin Gh
Penggambar sampul: Umam Bucah
Penerbit: Javanica
ISBN: 978-602-6799-15-9
Cetakan pertama, Oktober 2016
Buntelan dari Penerbit Javanica
Kisah ini terjadi ribuan tahun silam di Lembah Sungai Indus. Orang-orang di kurun itu menyebutnya Meluha. Penduduknya berumur sangat panjang berkat ramuan misterius bernama Somras, yang dicipta dari pohon Sanjiwani dan tirta suci Saraswati. Negeri yang dihuni Wangsa Surya ini menghadapi ancaman hebat ketika sungai utama mereka mengering perlahan-lahan. Mereka pun dirundung serangan para pengacau dari timur: negeri Wangsa Chandra. Keadaan bertambah gawat ketika Wangsa Chandra tampaknya bersekutu dengan kaum Naga, bangsa yang sangat lihai berperang.

Ketika kejahatan merajalela, rakyat Meluha berharap pada sebuah ramalan kuno tentang seorang kesatria yang bakal tiba dan membebaskan mereka dari malapetaka. Dalam keputusasaan, muncul seorang pengungsi liar dari Gunung Kailasha, Tibet. Siwa namanya. Ciri-cirinya persis seperti ramalan. Apakah ia memang kesatria pembebas yang diramalkan? Dan apakah ia berhasrat menjadi juru selamat yang diharapkan? Terseret oleh arus takdirnya, oleh dharma, oleh cinta kepada kekasihnya, Siwa memimpin Wangsa Surya menerjang badai prahara.

Didasarkan pada wiracarita dan sejarah kuno, novel langka ini mengungkap kisah tersembunyi tentang kehidupan Siwa sang Mahadewa.

Selasa, 18 Oktober 2016

Tanya Redaksi Tentang You Are My Moon [+ Giveaway]


Hai halooo, jumpa lagi di postingan ask author, tapi kali ini masih tanya sama redaksi, hehehe. Saya berkesempatan tanya-tanya sedikit dengan redaksi Haru soal buku terbarunya yang merupakan terjemahan dari Thailand, You Are My Moon. Pertanyaan saya nggak banyak, sama seperti sebelumnya waktu tanya redaksi Spring, tapi kalian bisa menyimak wawancara blogger lain yang linknya ada di banner dan ikutan giveaway juga di sana untuk memperbesar kemungkinan menang, hehehe. Oh ya sebelum ikutan baca dulu resensi You Are My Moon agar kalian tahu ceritanya tentang apa dan tambah mupeng! Resensi bisa dibaca di postingan sebelum ini atau klik saja link ini.

Tanpa banyak kata, berikut isi tanya redaksi singkat saya dengan Penerbit Haru:

Resensi: You Are My Moon Karya Rompaeng

Judul buku: You Are My Moon
Penulis: Rompaeng
Penerjemah: Suchada Ung-Amporn, Wisnu Wardhana
Penyunting: K.P Januwarsi
Design cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Haru
ISBN: 978-602-7742-81-9
Cetakan pertama, September 2016
296 halaman
Buntelan dari @penerbitharu
Darika

Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.


Juntharapanu

Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blakblakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Tapi, kenapa jantung Juntharapanu selalu berdetak lebih kencang ketika berdekatan dengan gadis itu?

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...