Sabtu, 30 Maret 2013

Ten Little Niggers (Sepuluh Anak Negro)

2172799

Sinopsis:

Sepuluh orang diundang ke sebuah rumah mewah dan modern di Pulau Negro, di seberang pantai Devon. Walaupun mereka masing-masing menyimpan suatu rahasia, mereka tiba di pulau itu dengan penuh harapan, pada suatu sore musim panas yang indah.

Tetapi tiba-tiba saja terjadi serentetetan kejadian misterius. Pulau itu berubah menjadi pulau maut yang mengerikan... Panik mencekam orang-orang itu ketika mereka satu demi satu meninggal... satu demi satu...

Novel Agatha Christie yang paling mencekam dan menegangkan!

Cerita detektif - tanpa detektif!

***

Judul asli: And Then There Were None (Lalu Semuanya Lenyap)

Penulis: Agatha Christie

Alih bahasa: Mareta

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ketiga, Oktober 1994

264 halaman

Pinjem mbak @destinugrainy
Sepuluh anak negro makan malam;

Seorang tersedak, tinggal sembilan.

Sembilan anak Negro bergadang jauh malam;

Seorang ketiduran, tinggal delapan.

Delapan anak Negro berkeliling Devon;

Seorang anak tak mau pulang, tinggal tujuh.

Tujuh anak Negro mengapak kayu;

Seorang terkapak, tinggal enam.

Enam anak Negro bermain sarang lebah;

Seorang tersengat, tinggal lima.

Lima anak Negro ke pengadilan;

Seorang ke kedutaan, tinggal empat.

Empat anak Negro pergi ke laut;

Seorang dimakan ikan herring merah, tinggal tiga.

Tiga anak Negro pergi ke kebun binatang;

Seorang diterkam beruang, tinggal dua.

Dua anak Negro duduk berjemur;

Seorang hangus, tinggal satu.

Seorang anak Negro yang sendirian;

Menggantung diri, habislah sudah.

Sepuluh orang dengan latar belakang berbeda diundang ke Pulau Negro oleh seseorang yang sangat misterius, Ulick Norman Owen. UNKNOWN. Mereka semua tidak tahu bahaya yang akan mereka hadapi, bahwa satu per satu dari mereka mati oleh kesalahan yang tak pernah tercium hukum. Namun, ada satu orang yang tahu kesalahan terpendam mereka, dan dia, dimulai dari kesalahan yang paling kecil mengeksekusi satu per satu sesuai dengan sajak anak Negro.
"Anda semua bertanggung jawab atas tuduhan berikut:

'Edward George Amstrong, apa yang Anda kerjakan pada tanggal 14 Maret 1925, menyebabkan kematian Louisa Mary Clees.'

'Emily Caroline Brent, pada tanggal 5 Nopember 1931 Anda bertanggung jawab atas kematian Beatrice Taylor.'

'William Henry Blore, Anda menyebabkan kematian James Stephen Landor pada tanggal 10 Oktober 1928.'

'Vera Elizabeth Claythorne, pada tanggal 11 Agustus 1935 Anda membunuh Cyril Ogilve Hamilton.'

'Philip Lombard, pada bulan Pebruari 1932 Anda bersalah atas kematian dua puluh satu orang suku Afrika Timur.'

John Gordon Macarthur, pada tanggal 14 Januari 1917 Anda dengan sengaja membunuh pacar istri Anda, Arthur Richmond.'

'Anthony James Marston, pada tanggal 14 Nopember tahun lalu Anda bersalah atas kematian John dan Lucy Combes.'

'Thomas Rogers dan Ethel Rogers, pada tanggal 6 Mei 1929 Anda menyebabkan kematian Jennifer Brady.'

'Lawrence John Wargrave, pada tanggal 10 Juni 1930 Anda bersalah atas kematian Edward Seton.'

Terdakwa, apakah Anda ingin mengajukan pembelaan?"

Akhirnya saya merasakan salah satu mahakarya The Queen of Crime, eyang Agatha Christie, ternyata lumayan seru juga :p Dari dulu saya sering lihat karya beliau di toko buku tapi entah kenapa tidak berminat sama sekali, bahkan saya kira dia penulis asal Indonesia yang ternyata lahir di Devon, Inggris tempat yang sering dia gunakan untuk setting ceritanya, mungkin saking banyak bukunya jadi bingung mau mulai yang mana dulu. Nah, dari berpuluh-puluh buku yang pernah dia buat entah kenapa lagi saya tertarik dengan Sepuluh Anak Negro ini yang dalam judul aslinya berjudul And Then There Were None, mungkin juga karena saya baca sajak anak Negro yang kayaknya kok seru banget ya sepuluh orang mati berurutan sesuai dengan sajak tersebut.

Yang paling asik ketika membaca buku thriller adalah kita tidak akan menemukan jawaban yang paling benar kalau tidak menyelesaikan sampai akhir buku tersebut, jadi mengasah kesabaran kita :p dan yang paling seru lagi adalah menebak siapa dalang semua masalah yang terjadi, kita ikut-ikutan jadi detektif!

Buku ini tidak tebal dan alurnya cepat, tips membaca buku ini adalah hafalkan semua tokoh yang ada di buku ini, kita harus jeli karena semua tokoh di buku ini mati dan pelakunya salah satu dari mereka. Saya bisa menebak kalau pasti pelakunya salah satu dari sepuluh orang yang diundang tapi tetap saja kebingunggan ketika orang kesepuluh mati dan siapa pelakunya???? Untung saya orangnya sabar :D

Kekurangan buku ini menurut saya adalah saya orangnya pelupa dan saya nggak hafal para tokohnya jadi bolak balik ngulang baca biar ngeh 'ini tadi yang mana ya?' hahahaha, soalnya kebanyakan sudut pandangnya orang pertama dan di buku ini cukup banyak isi kepala yang harus dicerna dengan baik-baik jadi saya nggak bisa baca cepet dan ada korban yang mati tidak sesuai dengan sajak jadi menurut saja kurang nendang. Saya lebih suka cover terbarunya, sesuai banget dengan isi buku ini.

Untuk kesan pertama saya tidak kapok dan pengen nyoba baca buku penulis yang pada tahun 1971 dianugerahi gelar Dame Commander of the British Empire ini, tapi yang mana????? banyak banget bahkan lebih dari 80 novel yang bercerita tentang detektif, jadi saya pengen nyoba yang mainstream dulu aja :D ada saran dan ada yang mau minjemin atau buntelin? #KutuBokek XD

Oh ya, buat yang pengen tahu lebih banyak  tentang Agatha Christie dan karya-karyanya coba deh berkunjung ke selselkelabu.blogspot.com recomended banget dan ada postingan yang keren banget yang dibuat oleh mbak Astrid tentang Hercule Poirot, salah satu tokoh ciptaan Agatha Christie yang paling sering muncul di buku-bukunya yang terkenal dengan sel-sel kelabunya, A Tribute to Hercule Poirot.

Buku ini saya rekomendasikan untuk yang pengen nyoba kaya Agatha Christie untuk pertama kalinya dijamin bikin nagih :D

Dan seperti kebanyakan tips dari orang-orang setelah membaca buku ini, jangan buka halaman terakhirnya.

3.5 sayap untuk The Queen of Crime

Oliver's Story


Sinopsis:
Oliver mencintai Jenny. Hampir dua tahun setelah maut menjemput Jenny, hidup Oliver masih diselimuti rasa sunyi dan kenagan. Lalu suatu hari ketika sedang berlari di Central Park ia bertemu seorang gadis cantik yang misterius...

Sama menyentuh dan mengharukannya seperti Love Story yang menjadi bestseller unternasional, buku ini mengisahkan perjalanan seorang pemuda keluar dari kemelut dukacitanya, untuk menyongsong cinta.



Lanjutan dari buku Love Story. Review ini sedikit banyak berbau pribadi, berbau curhat, subjektif banget karena saya pernah melihat kisah cinta yang mirip seperti Jenny-Oliver walau nggak sama persis plek. Kesamaannya adalah ditinggal orang yang dicintai untuk selama-lamanya. Jadi jangan berharap mendapatkan review yang objektif, emang kayak apa sih review yang objektif itu? Persetan!

Saya akui, tidak mudah move on dari orang yang sudah bertahun-tahun menemani kita, dan ketika membaca buku ini saya nyesek sekali. Saya merasa nggak adil buat Jenny, lebih nggak adil lagi buat Oliver yang harus bersusah payah menata hatinya untuk orang baru. Semua orang terdekatnya pasti ingin Oliver bahagia, membuka lembaran baru dan mencoba mancari pengganti Jenny. Melupakan memang tidak semudah membalik tangan.

Oliver bahkan membutuhkan dr, London untuk berbagi cerita hidupnya, bagaimana dia tidak bisa lepas dari Jenny sampai berkenalan dengan Marcie Nash, wanita kaya raya yang awal keberadaannya sangat misterius. Cinta kedua Ollie.

Itulah sebabnya aku menjadi panik dan lari. Karena dengan hampir menyukai seseorang lain, aku merasa berlaku tak setia pada satu-satunya gadis yang pernah kucintai.
Tapi berapa lama lagi aku bisa hidup seperti ini, selamanya berjaga-jaga supaya perasaan manusiawiku tidak tergugah? Sekarang jelas sekali, keadaanku sangat kacau. Dan aku diombang-ambingkan oleh dua persoalan.
Pertama: Bagaimana caraku menangani kenangan tentang Jenny?
Kedua: Bagaimana caraku menemukan Marcie Nash?
Saya lebih suka buku kedua ini, emosinya kerasa sekali dan nggak buru-buru seperti Love Story, alurnya masih cepat, hubungan yang terjalin antara Oliver-Marcie pun terjalin nggak seburu-buru Oliver-Jenny. Sarkasme Ollie masih tetap sama, walaupun sedih dia tetap bisa berkata menyindir yang membuat tertawa. Saya mengganggap Marcie 'jelmaannya' Jenny karena menurut saya karakter mereka berdua mirip, wanita yang kuat dan hampir sama juga degan karakter Ollie yang sinis.

Melihat Ollie menemukan orang baru jujur saja membuat saya sakit, saya mrebes mili baca ini, tidak ingin Jenny digantikan, memang sangat tidak adil bagi Ollie padahal dia orang yang paling terluka. Sama ketika saya melihat orang yang saya kenal secara nyata juga mengambil langkah seperti Ollie, saya ingin dia terus setia dengan pasangan yang sudah meninggalkannya. Tapi saya sadar kalau saya seperti itu saya egois sekali. Sulit sekali menerima orang baru, orang yang mulai disayang, kembali ke awal, tidak ingin yang sudah meninggal dilupakan. Haduh, saya nulis review ini aja mrebes mili.

Tapi apakah tidak ada kesempatan untuk merasakan bahagia lagi? Saya mulai melawan ego saya, mencoba menerima sedikit demi sedikit kalau saya tidak boleh egois, saya harus 'legowo', saya harus lebih mementingkan perasaan orang yang ingin bangkit itu mencoba mencintai sekali lagi. Dia berhak bahagia, dan saya percaya yang meninggalkan selama-lamanya itu juga akan bahagia kalau melihat orang yang kita cintai bahagia. Itulah yang saya rasakan ketika membaca buku ini, sedikit demi sedikit saya mencoba menerima keputusan Olliever, sakit tapi akan ada yang lebih sakit lagi kalau masih melihat kebelakang.

Bagian yang paling nyesek di buku ini adalah:
Mungkin hal itu terjadi karena aku terlalu membesar-besarkan harapanku. Aku tak sabaran. Orang yang pernah menikah dengan bahagia tahu persis apa yang mereka butuhkan, dan yang tak dibutuhkan. Tapi tak adil menuntut seseorang yang belum pernah mempunyai seorang... teman yang bisa dipercayainya.
Meskipun demikian, kuharap suatu hari kelak dia lebih membutuhkan aku. Dan bahkan terjaga dari tidurnya dan bertanya padaku:
"Kalau aku tak bisa punya anak, apakah perasaanmu masih akan sama?"
Bagaimana endingnya? Happy ending atau sad ending? Yang jelas saya merasa lega, dan persetan!

Buku ini saya rekomendasika bagi yang susah move on.

3.5 sayap untuk ayo move on!



Oliver's Story
Penulis: Erich Segal
Alih bahasa: Ade Dina
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 979-605-425-6
Cetakan kedua, Juli 2002
304 halaman
Pinjem @tezarnet

Kamis, 28 Maret 2013

Redfang

17089571

Redfang

Penulis: Fachrul R.U.N

Penyunting: Louis Javano

Ilustrator: Happy Mayorita

Ilustrasi sampul: V. Weyland

Pencipta hikayat: Amy Raditya

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 978-979-22-9092-9

Cetakan pertama, Desember 2012

452 halaman

hadiah dari @VandariaSaga

Sinopsis:

Delapan tahun silam, Cassius Redfang menghabisi adiknya demi menyandang gelar warisan sang ayah. Sekarang, dipandu mimpi ganjil istrinya, Cassius menemukan fakta mengejutkan, sang adik telah kembali mewujud di dunia. Dilanda kebingungan, Cassius mulai mencoba menyingkap teka-teki di balik kebangkitan adiknya. Mukjizat para Vanadis-kah? Tipuan? Ataukah.... orang itu justru berhubungan dengan hawa gelap yang menyeruak perlahan di negeri Blackmoon? Segalanya serba gelap...

***

Ini adalah kali kedua saya membaca novel dari Fachrul R.U.N, sebelumnya ada Hailstorm (review coming sooooooooooon) yang tidak memberi saya nafas akan pertarungannya. Setelah membaca buku ini saya mulai bisa mengikuti irama tulisan penulis. Sadis. Jangan harap ada cerita romantis yang manis-manis, yang ada adalah darah betebaran di mana-mana. Buku ini tidak kalah sadis dengan buku pertama hanya saja lebih kental aura misteriusnya sedangkan di buku pertama kental sekali aura peperangannya. Bisa saya bilang buku-buku karya Fachrul R.U.N ini cowok banget.

Sedikit sinopsis dari saya. Duke Cladius Redfang mewariskan takhta penguasa Canivius kepada putra keduanya, Velius Redfang. Sebagai putra pertama Cassius tidak terima, dialah yang seharusnya menguasai Cassius, begitu kata tradisi. Cassius adalah orang yang licik, dia selalu menggunakan cara kotor untuk meluluskan tujuannya berbeda dengan sang adik yang populer di masyarakat, dia cerdik, kuat dan suka memberontak. Cassius pun menantang duel adiknya, bagi yang menang nanti dialah yang menduduki singgasana Canivius. Sesuai dnegan sifatnya, dia berbuat curang dan berhasil membunuh adiknya sendiri. Pendapatnya salah ketika delapan tahun kemudian Velius datang kembali dan mulai meneror kehidupannya, ingin merebut apa yang seharusnya dia punya, Canivius.

Dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan bahkan seorang istri yang sangat dicintainya, mantan tunangan adiknya dulu, Avenia Mordino. Istrinya yang dianggap gila bermimpi bertemu dengan Velius dan dia merengek untuk dibawa ke tempat di mana dia melihat Velius, hutan di dekat Antipia, tempat Cassius membunuhnya. Dan ketika dia tak berdaya menolak permintaan istrinya, di tempat itulah Cassius bertemu lagi dengan Velius setelah delapan tahun yang lalu dia membunuhnya. Sejak saat itu, hidup Cassius tidak pernah tenang lagi. Cassius kembali mengerahkan orang kepercayaannya, Ninh, pengawalnya untuk menyelidiki keganjilan itu.

Konfliknya tidak berhenti sampai di situ, ada orang yang ingin memporak-porandakan Valta (wilayah paling timur di Kerajaan Blackmoon), mengadu domba tiga klan yang paling berkuasa di kerajaan tersebut; Hailstorm, Redfang dan Mordino sehingga perang besar tak terelakkan lagi.

Penuh misteri, sejak pertama baca saya sudah dibuat penasaran dengan siapa sesungguhnya Velius Redfang? Rasa penasaran inilah yang memacu saya membuka halaman demi halaman untuk mengetahui siapa sebenarnya orang yang sudah dikatakan meninggal bertahun-tahun yang lalu itu. Dan setelah saya mengetahuinya, saya kecewa. Sulit mengatakan alasannya karena nanti dianggap spoiler. Sedikit aja deh, saya lebih berharap kalau Velius Redfang lebih baik Deimos sungguhan aja, karena kenyataannya absurd banget, nggak habis dipikir dan menurut saya terlalu dipaksakan.

Itu aja yang membuat saya kurang puas, masih ada sedikit typo dan huruf yang lebih besar dari yang lain, selain itu tidak masalah. Covernya keren! Gambar Cassius Redfang dan dibawahnya Velius Redfang. Menggambarkan kalau kehidupan Cassius selalu dibayang-bayangi adiknya. Ilustrasinya juga oke banget, tidak malu-malu menggambarkan adegan sadis, apalagi bagaimana rupa Velius dengan kejinya dibunuh Cassius, sadisssssssss. Pengenalan tokoh di awal membuat kita mudah memahami karakter utama yang ada di buku ini. Ada juga peta kerajaan Valta yang membuat buku ini semakin komplit.

Perlu diketahui, di buku ini tidak ada tokoh protagonisnya, semua antagonis dan poin inilah yang membuat saya memberikan penilaian lebih, yang mengobati rasa kekecewaan saya.

Bener kata bang Dion, mungkin lebih lengkap kalau penulis membuat cerita tentang keluarga Mordino :p

Buku ini saya rekomendasikan bagi yang mencari buku fantasy yang cowok banget.

3 sayap untuk keluarga Redfang.

NB: Posting bareng BBI kategori Fantasy

Rabu, 27 Maret 2013

The Calligrapher's Daughter

15789948

The Calligrapher's Daughter

Penulis: Eugenia Kim

Penerjemah: Gema Mawardi

Cover: Jeffri Fernando

Penerbit: Gagasmedia

ISBN: 979-780-549-2

Cetakan pertama, 2012

602 halaman

pinjem mbak @sinta_nisfuanna

Sinopsis:

Pada abad kedua puluh di Korea, Najin Han, putri seorang kaligrafer, merindukan hak untuk menentukan pilihan atas nasib sendiri. Sadar putrinya seorang yang cerdas dan keras kepala, sang ibu membebaskan dirinya untuk mencari jati diri, namun sang ayah sangat keras dan teguh memegang tradisi. Terlebih, ada ancaman dari Jepang yang sedang berusaha mengontrol pemerintahan Negeri Gingseng tersebut.

Namun, ketika ayah Najin Han berusaha menikahkan putrinya dengan laki-laki dari keluarga bangsawan, ibunya malah menentang dan menyuruh Najin Han melayani di istana raja sebagai pendamping bagi seorang putri muda.

Sayangnya, tak lama kemudian kaisar Korea mati terbunuh. Budaya monarki yang berabad-abad dipelihara pun akhirnya menemui ajal bersama pimpinan tertinggi negeri itu. Dalam situasi yang serba tidak pasti, Najin Han memulai perjalanan hidupnya sendiri. Dia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan -dan menemukan cinta du tengah perjalanan yang panjang itu...

***

Ini adalah pertama kalinya saya membaca Historical Fiction Korea, yang cukup jarang dilirik penerbit kecuali komedi romantis atau drama adaptasi televisi yang tahun lalu bahkan sampai sekarang masih marak di toko buku. Jujur saja saya lama-lama bosan dengan buku-buku yang berbau Korea tersebut, seperti tidak ada hal yang baru lagi karena sebagian besar tema ceritanya mirip bahkan karakter tokohnya satu buku dengan buku yang lain sama juga. Saya tertarik dengan buku ini karena tema ceritanya lain dari yang pernah ada dan juga menginggatkan saya akan drama kolosal Korea yang saya suka banget nget nget, Jewel In The Palace. Walau saya tahu ceritanya berbeda, kalau Jewel In The Palace tokoh utamanya adalah seorang wanita yang awalnya seorang koki istana akhirnya menjadi tabib perempuan pertama di Korea sedangkan di buku ini perjuangan seorang anak perempuan demi maraih pendidikan, kesamaannya adalah mereka sama-sama perempuan yang kuat, perempuan yang berjuang keras demi meraih impiannya.

Bersetting pada abad kedua puluh, tahun 1915-1945, masa ketika Korea dijajah Jepang sampai mendapatkan kemerdekaan. Kisah ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama, Najin Han, putri seorang seniman sarjana sastra, sang Kaligrafer Han yang sangat dihormati. Sarjana Han sangat ingin mempunyai seorang putra, seorang yang nantinya bisa mewarisi kekayaan dan mengikuti tradisi yang ada, sayangnya beberapa kali ibu Najin, Haejung keguguran, hanya Najin yang bertahan. Waktu kecil Haejung mempunyai impian memperoleh pendidikan seperti saudara laki-lakinya, yang tentu saja tradisi jaman dulu pendidikan hanya untuk laki-laki. Haejung senang ketika mendengar akan dibuka sekolah perempuan, sekolah Jepang. tidak mudah membujuk suaminya agar Najin Han dapat menempuh ilmu terlebih sekolah itu dibuat oleh orang Jepang, baginya tugas perempuan adalah di rumah bukan sekolah. Tapi Haejung memiliki tekat yang kuat, dia berusaha agar anak satu-satunya memperoleh pendidikan, dan berhasil.



Ayah mengatur beberapa perjodohan, anak laki-laki tertua berdoa agar diselamatkan dari dosa terbesar, yaitu tak memiliki keturunan laki--laki. Para istri berdoa agar memiliki putra untuk membuktikan dan menunjukkan kelayakan mereka. Lalu, anak perempuan, sepertiku, belajar tiga hukum penting dalam hidup seorang perempuan: patuhi ayahmu, patuhi suamimu dan patuhi anak lelakimu.


Najin akhirnya memiliki seorang adik laki-laki, Ilsun namanya. Tentu saja hal itu sangat membuat semua keluarganya bahagia, terlebih ayahnya. Ilsun langsung menjadi anak kesayangan ayahnya, dia terlalu dimanja, bahkan Najin juga suka memanjakannya. Kedekatan Najin dan Ilsun tidak terlalu disukai ayahnya, dia merasa Najin berpengaruh buruk pada adik laki-lakinya, ayahnya merasa Najin sulit diatur, tingkah lakunya kasar sehingga lebih baik menikahkannya saja. Perihal perjodohan ini tidak dirundingkan dulu dengan istrinya sehingga membuat Haejung marah besar, bahkan pertama kalinya dia manentang suaminya, dia pun tanpa meminta persetujuan sarjana Han mengirim surat kepada sepupunya di Seoul agar menerima Najin di kerajaan, melayani Yang Mulia Tuan Putri.

Kedekatan Najin dengan Putri Deokhye tidak lama karena Jepang dengan mudah menguasai Korea. Najin kembali ke kampung halaman. Najin juga berkesempatan melanjutkan pendidikannya di Ewha, mengumpulkan uang dari hasil mengajarnya yang sebagian besar dia gunakan untuk membantu sekolah Ilsun dan menutupi perbuatan bodohnya. Karena selalu di manja, Ilsun menjadi pemuda seenaknya sendiri, tanpa sepengetahuan orang tuanya dia sering melakukan taruhan dan kalah. Karena rasa sayangnya Najin pun terpaksa menutupinya. Najin juga berkenalan dengan seorang laki-laki yang dikenalkan oleh tetangganya, Hansu. Laki-lai itu adalah putra seorang pendeta, Calvin Cho yang juga mengikuti profesi ayahnya. Berbeda dengan perjodohan pertamanya, kali ini Najin sadar kalau sudah waktunya dia berkeluarga sehingga dia tidak menolak ketika dijodohkan lagi.

Kisah Najin Han tidak berhenti sampai di situ, bahkan setelah menikah pun dia tidak pernah berhenti berjuang. Berjuang melawan rindu katika tidak lama setelah menikah dia harus ditinggal suaminya belajar keluar negeri yang lama kelamaan tanpa kabar, menghadapi mertuanya, menghadapi ayahnya ditangkap bahkan nantinya dia juga merasakan hal tersebut, menghadapi adiknya yang semakin dewasa semakin mengecewakan ayahnya. Najin Han dengan tegar menhadapi semua permasalahan tersebut, dia sejak kecil ditempa oleh ibunya agar menjadi wanita yang kuat.

Buku ini bagus, mengambarkan kehidupan wanita yang pada masanya tidak memiliki hak untuk berpendidikan, tugasnya adalah patuh pada suami dan mengurus rumah. Sayangnya saya kurang merasakan bagaimana Najin Han menuntut ilmu, lebih ke sejarah hidupnya yang diwarnai dengan bangsa Jepang yang mulai mengontrol politik negeri gingseng tersebut, masa-masa ketika Jepang mengalami depresi sehingga rakyat Korea sulit mendapatkan pekerjaan karena semua dikontrol oleh Jepang, bahkan tanah dan semua harta keluarga Han ikut di sita yang menyebabkan Najin berusaha keras menghidupi keluarganya, dia tidak bisa mengandalkan adiknya karena dia mengurus diri sendiri saja susah. Bagian dia menuntut ilmu yang saya rasa tema utamanya malah tidak menonjol. Kisah cintanya tidak banyak dijelaskan justru sejarahnya sangat kental sekali, mungkin itu juga yang membuat saya sedikit bosan ketika membacanya :p

Tokoh favorit saya dibuku ini adalah Haejung, ibu Najin Han. Dia benar-benar sosok wanita yang kuat. Dia tidak ingin apa yang pernah dialaminya juga bakal dirasakan anaknya, tidak punya kesempatan mendapatkan pendidikan. Sehingga ketika ada peluang sedikit dia tidak menyia-nyiakannya bahkan dia rela menghiananti suaminya demi membuat anaknya merasakan bangku sekolah, dia juga mengajari semua hal tentang bagaimana menjadi seorang perempuan. Haejung sangat berpikiran maju, dia berpendapat bukan jamannya lagi perempuan bodoh, perempuan juga berhak mendapatkan pendidikan seperti laki-laki dan usahanya agar Najin bisa bersekolah sungguh pantas diacungin jempol. Dia melanggar prinsipnya untuk selalu patuh dan menghormati suaminya demi menyekolahkan anak perempuannya. Kehebatannya juga terlihat ketika melahirkan Ilsun.

Quote favorit saya:



Menyimpan rahasia itu salah dan tak perlu merasa khawatir tentang hal-hal yang tak kau pahami atau yang terkesan aneh. Terkadang, bertanya adalah cara terbaik untuk belajar.

"Laki-laki membutuhkan air untuk hidup, tetapi mereka tak bisa bergerak seperti air. Perempuan seperti air yang mengalir, menghidupi dan menjelajah dan berada di bawah kedua kaki laki-laki yang menancap dengan mantap di tanah. Kita cair. Dan, dari kitalah mereka muncul, minum dan tumbuh. Dan jadi," kata Ibu sambil mengusap rambutku yang mencuat liar dari kepangan dan sirkam perunggu. "Ketika ayahmu terlihat kasar, aku ingin kau menginggat hal ini. Perempuan dianugerahi secara istimewa dengan cara yang tak pernah dipahami laki-laki. Jagalah kasih Tuhan di dalam hatimu dan ingatlah hal ini selalu."

Terjemahannya bagus, tidak ada kalimat yang sulit dimengerti dan minim typo. Jangan khawatir dengan genrenya yang sedikit berat, buat yang sering migrain baca sejarah apalagi yang dibalut kisah perjalanan hidup seorang wanita Korea seperti buku ini, tenanggg, di belakangnya ada catatan sejarah yang akan mempermudah kita memahami isi cerita, selain itu juga ada daftar istilah, bahasa Korea yang sedikit banyak berseliweran di buku ini jadi bisa sekalian belajar bahasa asing juga, bahasa Korea yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari, seperti panggilan ayah, ibu, kakak perempuan, dsb. Untuk covernya saya lebih suka versi terjemahannya, lebih mengambarkan seni yang dikuasai keluarga Han, kaligrafer.

The Calligrapher's Daughter adalah novel pertama dari Eugina Kim, putri dari imigran Korea yang datang ke Amerika tidak lama setelah perang pasifik. Walau baru pertama menulis novel buku ini langsung menyabet penghargaan Borders Original Voices Award for Fiction (2009), A Best Book of 2009, The Washington Post, Shortlisted for the 2010 Dayton Literary Peace Prize in Fiction.

Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi http://www.thecalligraphersdaughter.com



NB: Posting bareng BBI kategori penulis Asia


Kamis, 21 Maret 2013

Baca Bareng BBI 2013

BACA_BARENG_BBI_2013
pic-nya nyuri dari blognya Kang Opan :p

Hai Hooooo, sebenernya agak telat memposting event ini, sudah sejak tahun kemaren kalau nggak salah jadwal ini dibuat. Tahun sebelumnya tema Bloger Buku Indonesia (BBI) selalu ditentukan setiap bulan berdasarkan voting terbanyak, nah tahun ini karena BBI mulai terorganisir dan ada sendiri untuk devisi event, mereka bekerja keras supaya kegiatan BBI lebih menarik, terbentuklah tema bacaan yang setiap bulannya semakin menarik. Nambah challenge? ya iyalah, tapi sebagai anggota BBI yang baik budiman dan cantik rupawan, saya nggak boleh apsen dong, kalaupun nggak sempet baca saya bisa mereview buku dari hutang timbunan review yang genre/temanya sama atau bisa juga repost review lama yang segenre juga *ketawa setan* *jangan ditiru* Tapiiiiii, genrenya nggak jauh beda kok sama challenge yang lain jadi bisa sekalian sekali membaca buku, dua tiga challenge terlampaui :D

Berikut daftar tema bacanya, bisa milih satu atau bisa milih keduanya:


FEBRUARI: 1. Buku-buku Pramoedya Ananta Toer, untuk memperingati hari jadi beliau yang jatuh pada tanggal 6 Februari. Contoh: Tetralogi Pulau Buru

2. Buku-buku yang diadaptasi ke layar lebar dan masuk nominasi atau menang Oscar, untuk merayakan awards season selama Januari-Februari. Contoh: The Godfather, The English Patient, There Will Be Blood, A Passage to India

My Choice: (2) Les Miserables



MARET: 1. Sastra Asia, buku-buku yang ditulis oleh pengarah berkebangsaan atau yang berasal dari negeri-negeri Asia. Contoh: Arudhanti Roy, Jhumpa Lahiri, Chitra Banerjee Divakaruni, Haruki Murakami, Banana Yoshimoto

2. Science-fiction/fantasi/paranormal, buku-buku yang bertemakan hal-hal yang bersifat fiksi dan fantasi, baik untuk young-adult, pembaca umum maupun dewasa. Contoh: Trilogi His Dark Materials, trilogi Lord of The Rings, A Song of Ice and Fire - George R.R Martin

My Choice: (1) The Calligrapher's Daughter --> tinggal ngreview

(2) Harta Vaeran --> baru seiprit dibaca



APRIL: 1. Buku-buku yang bertemakan perempuan atau buku yang ditulis oleh perempuan, untuk merayakan hari Kartini. Contoh: To KIll A Mockingbird - Harper Lee, Perfect Match - Jodi Picoult, 9 untuk Nadira - Leila S. Chudori

2. Buku tentang buku, untuk merayakan ulang tahun BBI yang jatuh pada 13 April. Contoh: The Book Thief - Markus Zusak, Shadow of The Wind - Carlos Ruiz Zafon, Ex Libris: Confessions of A Common Reader - Anne Fadiman

My Choice: (1) The Pallace of Illution

(2) Inkheart --> termasuk nggak sih?



MEI: 1. Klasik-kontemporer, buku-buku yang ditulis di abad 20 atau 21 dan telah menjadi klasik, atau buku-buku klasik yang mengangkat tema modern. Contoh: One Flew Over The Cuckoo's Nest - Ken Kasey, A Clockwork Orange - Anthony Burgess, Lord of The Flies - William Goldman, The Unbearable Lightness of Being - Milan Kundera

2. Kumpulan cerpen, baik yang ditulis oleh pengarang lokal maupun internasional, atau yang ditulis dalam masa modern atau klasik. Contoh: The Elephant Vanishes - Haruki Murakami, A Good Man is Hard To Find - Flannery O' Connor, What We Talk About When We Talk About Love - Raymond Carver

My Choice: (1) pengen nyoba baca Pride and Prejudice *cari pinjeman*

(2) Kukila



JUNI: 1. Sastra Eropa, buku-buku yang ditulis oleh pengarang yang berasal dari negeri-negeri Eropa. Contoh: War and Peace - Victor Hugo, Don Quixote - Miguel de Cervantes Saavedra, The Stranger - Albert Camus,  The Hundred-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared - Jonas Jonasson

2. Romance, buku-buku yang menceritakan kisah cinta, baik fiksi maupun non-fiksi, modern atau klasik, novel atau kumpulan cerpen, dewasa atau young-adult (atau genre baru, new-adult). Boleh disertakan tema lain seperti fantasi, thriller atau lainnya. Contoh: Atonement - Ian McEwan, Never Let Me Go - Kazuo Ishiguro, The Truth about Forever - Sarah Dessen, Beautiful Disaster - Jamie McGuire

My Choice: (1) harus mencari identitas penulis yang ada di timbunan nih, coba deh nanti di googling

(2) kalau ini mah gampang, nyoba baca Never Let Me Go aja, saya tau siapa yang punya bukunya :p



JULI: 1. Buku anak, boleh bergambar atau tidak. Buku-buku yang dulu menjadi favorit semasa kecil atau remaja. Contoh: Where the Sidewalk Ends - Shel SIlverman, Oh, the Places You'll Go! - Dr. Seuss, Are You There, God? It's Me, Margaret - Judy Blume

2. Historical-fiction, buku-buku yang berlatar historis. Contoh: Memoirs of A Geisha - Arthur Golden, The Pillars of the Earth - Ken Follet, The Thorn Birds - Colleen McCullough

My Choice: (1) MaxMouse

(2) Kapitan Pedang Panjang



AGUSTUS: 1.Sastra Indonesia atau buku yang ditulis penulis Indonesia. Contoh: Hujan di Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono, Aku Ini Binatang Jalang - Chairil Anwar, Ronggeng Dukuh Paruh - Ahmad Tohari

2. Buku bertema perang, baik Perang Salib/Perang Sipil/ Perang Dingin/Perang Dunia Pertama/Perang Dunia Kedua. Contoh: A Farewell to Arms - Ernest Hemingway, Schindler's List - Thomas Keneally, Fundamentals of Guerrilla Warfare - A.H. Nasution

My Choice: (1) Maryam

(2) belum nemu bukunya



SEPTEMBER: 1. Buku biografi tokoh terkenal. Contoh: Steve Jobs - Walter Issacson, Into The WIld - Jon Krakuer, Frida - Hayden Herrera

2. Distopia (bukan YA). Contoh: Brave New World - Aldous Huxley, Fahrenheit 451 - Ray Bradbury, The Handmaid's Tale - Margaret Atwood, 1984 - George Orwell

My Choice: (1) Mimpi Sejuta Dolar/Einstein

(2) 1984



OKTOBER:1.  Buku-buku finalis atau pemenang Man Booker Prize. Contoh: Wolf Hall - Hillary Mantel, Aib - J. M. Coetzee, Vernon God Little - DBC Pierre, Bring Up The Bodies - Hillary Mantel

2. Buku debut penulis baru, baik yang ditulis di tahun 2013 atau yang baru menulis satu buku. Contoh: Blue Romance - Sheva, Cinder - Marissa Mayer

My Choice: (1) belum nemu bukunya

(2) gampang deh nanti



NOVEMBER: 1. Graphic novel atau komik, baik terbitan lokal atau internasional. Contoh: Blanket - Craig Thompson, Batman: Year One - Frank Miller, Fullmetal Alchemist - Hiromu Arakawa

2. Thriller/horor, buku-buku yang mengandung suspens atau yang berlatar horor. Contoh: SIlence of The Lambs - Thomas Harris, Let The Right One In - John A. Lindqvist, The Shining - Stephen King

My Choice: (1) The Hobbit --> nunggu dibuntilin sapa yang mau ngasih :p

(2) pengen banget baca The Silence of The Lambs *cari pinjaman*



DESEMBER: Bebas (anggota BBI buka polling sendiri)

Untuk bulan Januari, sama seperti tahun lalu kita mereview dari buku pemberian Secret Santa, salah satu event tahunan BBI juga dimana kita mendapatkan hadiah buku dari sesama anggota tapi nggak tahu siapa yang ngirim, si pengirim memberikan riddle dan kita disuruh menebak siapa pengirimnya. tahun ini saya mendapatkan buku Prom Night from Hell. Daftar bacaan di atas bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung mood baca dan mood ngreview, tapi saya berusaha konsisten walau nanti biasanya agak terlambat, ehehehe. Ajang ini buat seneng-seneng kok, bisa ikut bisa nggak dan nggak akan membebani kita karena nggak ada aturan harus mengikutinya. Sebagai apresiasi kecintaan kita terhadap buku dan perluasan genre, menurut saya daftar tema bacaan di atas sangat menarik dan menantang, ayolah keluar dari zona nyaman, sekarang saya cukup menikmati genre hisfic loh, nggak melulu romance dan fantasy aja :D. Tiap bulannya kita memposting bareng hasil review dari buku yang kita baca, saling berkomentar. Nah, ini yang saya rasakan cukup berbeda dari awal-awal terbentuknya BBI. Masih sama, kita baca bareng dan memposting review bareng, kalau dulu nih ya hampir semua peserta saling bekomentar makin lama makin sekarang saya merasakan kemundurannya, tidak semua anggota ikut berkomentar seperti dulu, entah hanya menjadi silence reader atau memang tidak punya waktu lagi, yang jelas saya kangen masa-masa itu, satu postingan komentarnya banyak. Ngaku aja kalau kamu #fakirkomentar Lis, ahahahaha.

Yaudah lah, yang penting saya berusaha konsisten untuk tiap bulan meramaikan event BBI yang udah ada dari sejak pertama terbentuk ini.

keep reading. keep writing

Salam Bokek

@peri_hutan

Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...