Jumat, 17 Februari 2012

If You Deceive (MacCarrick Brothers #3)


Sinopsis


Setelah sepuluh tahun mendendam, Ethan MacCarrick menemukan cara untuk melampiaskan kemarahan kepada bangsawan yang telah memukuli dan merusak wajahnya atas kesalahan yang tak pernah dia lakukan. Dia menemukan rencana balas dendam yang sempurna: menikahi putri musuhnya. 


Madeline Van Rowen mendapati keluarganya jatuh miskin dan terpuruk dalam aib yang memalukan. Sekuat apa pun dia bertahan, Madeline sadar dirinya membutuhkan pertolongan. Jadi, ketika ada tangan yang terulur kepadanya, bagaimana mungkin dia bisa menolak? Highlander itu memang memiliki luka di wajah yang menakutkan, tetapi hatinya bersih. Madeline tak bisa menyangkal, dia mulai jatuh cinta. 


Ethan berencana akan menikahi Madeline, lalu membuangnya seperti sampah dan membuat putri musuhnya itu lebih terpuruk lagi dari sebelumnya. Namun kemudian, gairah membuatnya mengurungkan niat itu. Madeline membuatnya bertekuk lutut; panas cinta mereka membakar habis dendam yang bertumpuk di dada laki-laki highlander itu. Sayangnya, Madeline kemudian mengetahui semuanya dan tak mau lagi percaya kepadanya. Kini, Ethanlah yang harus meyakinkan lady itu, sebelum semua yang telah mereka bangun menjadi runtuh seperti istana kartu.


Review


Suka banget. Seri MacCarrick favorit saya.


Ethan itu urangnya kasar, kejam, karna masa lalunya dia mempunyai dendam yang membara. Di wajahnya ada luka, penyebabnya adalah ibu Madeline. Dulu, Ethan pernah menjadi selingkuhan ibunya tapi entah kenapa dia kehilangan minat, Sylvie tidak terima ditolak dia pun mengaku mau diperkosa ketika suaminya memergoki mereka berdua. Karena mabuk, Ethan tidak bisa melawan, sehingga sewaktu dikurung oleh ayah Madeline, ada bekas luka yang panjang dan mengerikan pada wajahnya, menyebabkan dia membenci dan akan balas dendan kepada keluarga Van Rowen.


Sudah lama Ethan tidak tertarik dengan perempuan, sampai ketika pesta liar yang didatanginya menyebabkan pandangan matanya terpaku pada sosok gadis dengan topeng diwajahnya, dia begitu amat tertarik, dan bertekad akan mendapatkannya. Dia tidak tahu kalau gadis yang diincarnya itu adalah anak dari orang yang telah memberikan bekas luka diwajahnya.


Suka banget sama karakter Ethan, kejam tapi ada perasaan menyayangi juga di dalam hatinya. Setelah mengetahui identitas Madeline yang sebenarnya, dia tetap menginginkannya. Madeline sendiri hidup menderita, tinggal dilingkungan kumuh, sehingga menyebabkan Ethan tidak tega dan menawarkan sebuah perkawinan padanya, yang tentu saja mempunyai makna terselubung. Konfliknya lumayan banyak dengan alur yang unik, kalau sudah membaca buku kedua pasti tahu maksud saya, yap, seperti menyambung bagian Ethan di dalam buku tersebut. Ditambah kehidupan Madeline yang "berat", dan adegan hotnya bikin kipas-kipas, hehehe. 4 sayap deh kasih :D.


Buku ini hukumnya wajib dimiliki *semoga ada yang mau ngasih seri ini* hehehe
5 sayap untuk Ethan yang pendendam


If You Deceive (Buai Aku dengan Cintamu)
penulis: Kresley Cole
penerjemah: Gema Mawardi
penerbit: Gagasmedia
ISBN: 979-780-516-6
cetakan pertama, 2011
432 halaman

Kamis, 16 Februari 2012

The Warlock (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #5)


Warlock

Sinopsis:
Scathach, Joan of Arc, Palamedes, Saint-Germain, dan Shakespeare terjebak di waktu dan tempat yang sangat luar biasa. Mereka ada di Danu Talis, sebelum pulau tersebut mengalami kehancuran. Mereka berlima, serta beberapa Tetua, mengemban misi yang luar biasa penting bagi kelangsungan hidup seluruh alam bayangan.

Sementara itu si kembar dalam legenda telah terpisah, salah satunya lebih memercayai Dr. John Dee, dan siap membantu sang Doktor dalam mencapai tujuannya -menghancurkan dunia. Bersama Virginia Dare, Niccolo Machiavelli, dan Billy the Kid, mereka berencana melepaskan monster-monster buas ke San Francisco, untuk menghancurkan humani.
Namun, dua dari lima orang ini akhirnya berubah pikiran, dan menyatakan diri sebagai Warlock - pengingkar janji.

Nicholas Flamel sendiri sedang sekarat. Dia mungkin tak akan sanggup melewati hari ini, padahal pertarungan pamungkas sudah di depan mata. Mampukah Perenelle Flamel mempertahankan suaminya?

Review
Kembali ke kata seru :D
Menemukan kembali efek kejut ditiap ending bab. Setelah adem ayem di buku keempat, saya merasakan kembali semangat membaca buku ini. Yah, walaupun tidak banyak tokoh baru yang muncul, semua pertanyaan dari buku pertama mulai terkuak. Setting waktunya cuman berlangsung sehari Rabu 6 Juni, sama sekali tidak terasa.

Sophie sangat terluka dengan penghianatan saudara kembarnya, atau malah sebaliknya?
Mars Ultor telah dibebaskan kembali, oleh istrinya Zephaniah untuk melawan Dee. Dia juga bertemu kawan lama, Isis dan Osiris. Zephaniah bilang kalau dunia memerlukan kehadiran Warlock lagi. Tidak hanya Mars Ultor saja yang ingin membunuh Dee, dengan alasan karena dia telah mencoba membangkitkan Coatlicue yang dahulu kala telah banyak membunuh teman Mars Ultor, ada juga Odin dan Hel yang juga mempunyai dendam kusumat pada Dee. Selain itu Isis dan Osiris telah menyatakan Dee sebagai Utlaga, menawarkan keabadian, kesejahteraan, dan pengetahuan yang tak terhitung kepada siapa pun yang berhasil membawa Dee hidup-hidup. Setelah sampai di  Brodway dan Scott Street dia dijemput oleh Rajawali Hitam, yang sebelumnya telah diperintahkan oleh Tetuanya Kulkukan untuk menjemput Odin dan Hel, membawa mereka kekediaman Tsagaglalal sang Pengawas.

Nicholas sekarat, dia akan mati, Perenelle mengunakan sisa hidupnya untuk membuat suaminya bertahan hidup, untuk mati bersama-sama. Bersama Niten, Prometheus dan Sophie, pasangan Flamel mengajak mereka untuk menemui Tsagaglalal, selain alam bayangan Prometheus akan runtuh. Di sana Perenelle meminta bantuan Sophie untuk memberikan sedikit auranya guna menyalurkan ke tubuh Nicholas melalui scarab, sebuah ukiran kumbang yang apabila disentuh akan berpendar, berdenyut dengan cahaya hijau hangat. Mars Ultor, Odin, Hel dan Rajawali Hitam sampai dikediaman Tsagaglalal dan bereuni dengan Prometheus dan Niten. Prometheus, Niten dan Pasangan Flemel akan menghadapi Lotan yang akan menghancurkan kota, sedangkan Mars Ultor, Odin dan Hel akan pergi ke Alcatraz untuk melawan Dee yang akan menghancurkan dunia dengan diantar oleh Rajawali Hitam. Lalu Sophie yang ingin sekali bertemu dengan saudara kembarnya apakah bisa bertemu kembali dan menyadarkannya?

Dee, Dare dan Josh pergi ke Alcatraz untuk membangkitkan monster jahat. Dee berhasil menciptakan gerbang ley dengan menggunakan pedang-pedangnya. Mereka bertiga berhasil ke Alcatraz dan bertemu dengan Marchiavelli dan Billy the Kid. Dee meminta Nereus untuk membangkitkan Lotan dengan menghisap darahnya agar dia mematuhi perintah Dee, melepaskan binatang buas pemakan daging dan peminum aura untuk menghancurkan kota. Haha, ngakak waktu Billy bilang, "Bodoh adalah nama tengahku." Dia masih saja kocak. Ada satu lagi bagian yang saya suka, ada di halaman 64:

"Billy," ujarnya cepat, "aku akan menjadikanmu murid dan mengajarimu semua yang aku tahu - dengan satu syarat, " lanjutnya.
"Apa?" tanya Billy hati-hati.
"Kau harus menutup mulutmu selama sepuluh menit ke depan."
Bahkan saat Marchiavelli belum berhenti berbicara, bau busuk menyengat dari ikan dan gangang busuk menyerbu masuk ke dalam terowongan.
Dan sesosok monster muncul dari keremangan.
Billy the Kid tanpa sadar melangkah mundur. "Astaga, jelek sekali--"
"Billy!"

Hahahaha, Billy memang cerewet sekali, tidak bisa diam, suka deh :))
Dengan melalui tiga belas gerbang Alam bayangan, Scathach, Joan of Arc, Saint-Germain, Palamedes, William Shakespeare dan Marethyu (laki-laki bertangan kait) sampai di Danu Talis, sebelum mengalami keruntuhan. Apa sebenarnya tujuan mereka? Temukan sendiri XDD. Perjuangan mereka tidaklah mudah karena mereka harus melawan Anpu yang berada di dalam Vimana atau piring terbang terbesar, mereka ditangkap dan dipenjara di atas gunung berapi aktif. "Tidak ada satu pun penjara di dunia ini yang bisa menawanku" kata Scatty. Bahkan Scatty yang selalu bisa meloloskan diri kehilangan ide untuk mempertahankan gelarnya tersebut.

Kasih bocoran sedikit deh, Sophie berhasil menguasai sihir Tanah dan Josh juga sudah menguasai sihir Udara, lalu siapa yang membangkitkannya? Baca sendiri.

Oh ya, selain Mars Ultor yang mempunyai julukan sebagai Warlock, akan ada tambahan tiga orang lagi yang akan mempunyai gelar itu, satu tokoh di masa lalu, dan duanya di masa sekarang, tambah penasaran kan? :D
Catatan penulis dalam buku ini adalah tentang Vimana dan Pesawat, pengen tahu dong "asal usul" piring terbang.

Banyak rahasia yang mulai terbongkar, ramalan-ramalan, kisah masa lalu, semua mulai terkuak di sini. Hanya saja ada yang kurang, mungkin bisa dibilang perasaan saya ketika membaca buku ini sama halnya dengan apa yang dipikirkan Sophie, bingung dengan keadaan yang menimpanya. Setelah selesai membaca pun saya masih bertanya-tanya, ini akhirnya akan gimana? Saya benar-benar tidak bisa menebak bagaimana akhir dari seri Nicholas Flamel ini, memang ada yang bisa saya tebak, seperti siapa sebenarnya Isis dan Osiris yang mengacu pada identitas Tsagaglalal di dunia para humani. Asiknya buku ini adalah kejeniusan penulis mengobrak abrik tokoh dunia, sejarah yang ada, mencampurkannya menjadi cerita yang kaya akan pengetahuan. Jujur saja, sebelum baca seri ini pengetahuan saya tentang mitologi dunia nol besar, saya tidak suka dengan sejarah, sukanya ya dari membaca buku fiksi seperti ini :D. Selain para tokohnya, buku ini menawarkan rasa yang berbeda, bagian yang seharusnya menegangkan dibuat konyol seperti membangkitkan elemen yang saya menganggap biasa saja, sampai adegan pertarungan yang seharusnya heboh dengan makhluk buas pun tidak ada baunya. Penjahat yang tidak terlihat jahat, yub duo Marchiavelli dan Billy the Kid adalah penjahat favoritku, haha mereka konyol sekali.
Harga dari cinta adalah apa pun... sekaligus segalanya.
Untuk cover, lingkaran yang mengelilingi kotak saya artikan sebagai lambang Mars Ultor (kiri atas), Codex (kanan atas), lelaki bertudung/laki-laki bertangan kait/ Marathyu (kiri bawah), yang kanan bawah nggak tahu artinya, hehe, kayaknya sih berbau mitologi mesir, tapi apa? Kemudian ada kumbang hijau yang menceritakan penyaluran aura yang dilakukan Perenelle untuk suaminya agar tetap hidup. Yah, hanya itu saja yang saya tahu :p.

Untuk terjemahannya, saya merasa tidak konsisten, di buku sebelumnya nama Rajawali Hitam adalah Elang Hitam, buku Abraham Sang Mangus menjadi Abraham Sang Magi, dan bunyi ramalan menjadi "Dua yang satu harus menjadi satu yang semua. Satu untuk menyelamatkan dunia, satu untuk menghancurkannya." Agak membingungkan kan dari ramalan yang saya tulis di buku pertama?
Di samping kesalahan yang sedikit itu, buku ini tetap wajib dibaca buat penggemar seri Nicholas Flamel, bisa dibilang buku ini adalah pintu masuk untuk menuju ruang utama.
Sangat berharap  The Enchantress (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel, #6) segera terbit, udah nggak sabar nunggu endingnya T.T

4.5 sayap untuk sang pengingkar janji.

The Warlock (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #5)
penulis: Michael Scott
penerjemah: Mohammad Baihaqqi
penerbit: Matahati
ISBN: 602859039-8
cetakan pertama, Januari 2012
471 halaman.

If You Desire (MacCarrick Brothers #2)


Sinopsis:


Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Waktu berbeda, situasi berbeda, tetapi rasanya tetap sama. Saat Hugh MacCarrick menatap Jane Weyland, setiap jengkal kenangan dan percakapan-percakapan menggoda yang masih terasa semanis gula kembali menyesaki benaknya. Hugh tak menyesal telah memutuskan untuk meninggalkan Jane. Tapi bukan berarti dia lantas berhenti mencintainya...


Saat mengetahui orang yang dibayar untuk melindungi dirinya dari musuh-musuh ayahnya, Jane Weyland tak bisa menyembunyikan sakit hatinya. Ya, dia marah. Marah karena perasaan hancur saat Hugh meninggalkannya dulu. Marah karena dia sempat yakin laki-laki itu akan menikahinya. Tentu saja semua itu bohong, dan Hugh pendusta yang dulu itu tak ada bedanya dengan lelaki yang kini berada di hadapannya.


Tapi... panas apa yang Jane rasakan sekarang? Tubuhnya tegang saat menyadari sentuhan tangan Hugh di permukaan kulitnya. Seperti terhipnotis, Jane mendapati dirinya kembali mengingginkan Hugh. ia memberontak, mencoba menyangkali dirinya. Namun, api itu kian membesar, dan tanpa lady itu sadari, dia dan Hugh terbakar bersama dalam kobaran cinta...


Review:


Ceritanya sebenarnya bagus, Hugh yang memendam ketertarikan yang amat dalam pada Jane karena statusnya. Dia hanya bisa bertindak sebagai teman, padahal Jane sudah memberikan sinyal suka padanya dari dulu. Karna suatu sebab, Hugh meninggalkan Jane bertahun-tahun tanpa kabar, membuat hati Jane terluka.


Hugh diperintahkan untuk melindungi Jane karena nyawanya terancam bahaya. Dia terancam dibunuh oleh Grey, mantan anak buah ayahnya. Grey tahu kalau Hugh dari dulu menyukai jane, tapi karena kutukan di keluarganya diapun enggan menunjukkannya. Jane marah karena tiba-tiba Hugh mengagalkan rencananya bersama para sepupunya. Dia marah karena Hugh datang lagi, menghancurkan hatinya lagi. Tapi, Hugh menawarkan sebuah pernikahan, sebuah syarat yang diminta ayah Jane. Hugh tidak bisa menolaknya. Dalam pelarian, rasa cinta diantara mereka tumbuh lagi, lebih mengebu-gebu.


Tidak terlalu suka dengan seri kedua ini, konfliknya kurang banyak dan adegan heroiknya biasa saja. Adegan hotnya tidak seseru dibuku pertama, hehehe. 3 sayap deh untuk yang itu. Khasnya MacCarrick adalah dimana si heroin mengalami bahaya dan sang hero akan selalu berusaha melindunginya. masih ada typo, tapi masih bisa dinikmati kok. Tidak banyak yang akan saya katakan pada seri ini.
Recomendasi saya adalah, koleksilah seri ini!


3 sayap untuk Hugh yang cuek tapi mau.


If You Desire (Bujuk aku dengan Cintamu)
penulis: Kresley Cole
penerjemah: Gema Mawardi
penerbit: Gagasmedia
ISBN: 979-780-517-4
cetakan pertama, 2011
444 halaman.

Rabu, 15 Februari 2012

If You Dare (MacCarrick Brothers #1)


Sinopsis:


Sekelompok prajurit bayaran di bawah pimpinan Courtland MacCarrick terang-terangan menyatakan perang terbuka terhadap Jenderal Reynaldo Pascal. Jenderal tiran itu menyambut tantangan tersebut dengan senang hati dan memerintahkan tentaranya membunuh Court. Namun, di bawah belas kasih dewi keberuntungan, Court berhasil meloloskan diri dan membalas dengan menculik tunangan sang jenderal. 


Lady Annalia Tristan Llorente, tunangan Jenderal Reynaldo, sama sekali tak menginginkan semua ini. Dia harus menikah dengannya. Kalau tidak, saudara laki-lakinya yang disekap Reynaldo akan dibunuh tanpa pikir panjang. Dia rela melakukan semua ini... sampai Highlander lancang dan tak tahu terima kasih itu menculiknya dari kediaman sang jenderal. 


Perasaan Court terhadap Annalia tak lebih dari serigalayang menginginkan seekor domba. Namun, belakangan dia menyadari, bahwa Annalia menggiring perasaannya ke arah lain. Bisakah sang serigala mencintai sang domba? Beranikah Court menempatkan orang yang dia cintai dalam situasi yang membahayakan nyawa mereka berdua?


Review:


Kepada Carrick kesepuluh:
Istrimu akan mempersembahkan tiga orang putra kegelapan.
Ketiganya akan memberimu tawa sampai mereka 
membaca kitab ini.
Kata-kata yang terbaca akan merenggut 
garis keturunanmu pada usia muda.
Kau akan mati ketakutan karena mereka akan menjadi 
orang-orang terkutuk, berjalan bersama maut 
atau berjalan sendirian.
Takdir mereka adalah tidak mengenal cinta, 
keterikatan, dan perkawinan;
keturunanmu akan menemui ajal
tanpa sempat memiliki anak.
Kematian dan siksa bagi siapa pun yang menjadi 
pendamping mereka.


Itu adalah ramalan untuk MacCarrick bersaudara, sehingga menyebabkan mereka tidak percaya cinta.


Courtland terluka parah dan dia diselamatkan oleh gadis bernama Annalia. Di masa penyembuhan itu dia mulai tertarik dengan gadis yang hobi berkuda itu. Courtland penasaran kenapa dia tinggal sendirian di tempat terpencil seperti ini. Dengan kuda yang dimiliki Annalia, Courland memberi kabar kepada anak buahnya kalau dia selamat.


Annalia bingung, dia harus menyelamatkan kakaknya, satu-satunya cara adalah meminta bantuan Courtland untuk menikahinya, tapi tentu saja laki-laki itu tidak mau menikah. Jadi, dia datang kekediaman Pascal demi menyelamatkan kakaknya, sayangnya usahanya gagal karena dia diculik oleh Courland. Courland mengira kalau kakak Annalia sudah mati karena tidak ada di penjara pascal, padahal dia berada di kediaman Pascal bersama anaknya yang memberi penawaran bagus.
Selama Courland membawa Anna pergi, muncullah perasaan yang tidak akan pernah diduganya.


Suka sama buku ini, Courland yang seorang tentara bayaran, memiliki poster tubuh yang bagus, gagah dan tentu saja tampan menjadi magnet buku ini. Dia sedikit protektif dan pencemburuan, terharu ketika dia dengan sangat berat hati menyerahkan Anna kepada kakaknya. Dia juga rela melakukan apa saja demi keselamatan Anna. Adegan heroiknya lumayan banyak, nyawa Anna terancam sehingga Coerland harus selalu berada di dekatnya.


Nggak perlu dijelasin kekurangan buku ini apa, pasti sudah tahu kalau gagasmedia selalu hebat dalam cover tapi sedikit mengecewakan di typo dan terjemahannya. Tapi, sejauh ini buku ini tetap enak dinikmati karena ceritanya bagus, adegan hotnya aku kasih 3.5 sayap deh, hehehe.


Pecinta HisRom saya recomendedkan untuk membaca buku ini.


4 sayap untuk si Courland sang tentara bayaran.


If You Dare (Rebut Aku dengan Cintamu)
penulis: Kresley Cole
penerjemah: Gema Mawardi
penerbit: gagasmedia
ISBN: 979-780-515-8
cetakan pertama, 2011
455 halaman

Selasa, 14 Februari 2012

The Necromancer (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #4)


The_necromancer


Sinopsis:
Saat terjadi Litha semakin dekat.
Para Tetua Gelap semakin kuat.
Josh dan Sophie Newman akhirnya kembali ke San Francisco, setelah petualangan tanpa henti di Ojai, Paris, hingga London. Mereka menyadari bahwa ada lebih dari sekedar butiran kebenaran dari setiap mitos dan legenda. Pengalaman dan ilmu yang mereka peroleh dalam seminggu terakhir, membuat keduanya bingung akan seluruh masa depan mereka. Si kembar belum menguasai seluruh sihir yang diperlukan untuk menghadapi para Tetua Gelap, sementara Dr. John Dee masih terus mengejar mereka tanpa lelah.
Sementara itu di London, Dr. John Dee, yang untuk kesekian kalinya gagal melaksanakan tugas dari majikan Tetuanya, kini dinyatakan sebagai buronan dan berbalik dikejar oleh sekian banyak makhluk buas. Namun, Dee memiliki rencananya sendiri untuk menguasai dunia.

Review
Kurang seru
Entah ya, buku keempat ini serasa biasa aja, efek kejutnya sedikit sekali, alurnya masih cepet, setting waktunya pun juga sama hanya berselang dua hari, Selasa 5 Juni dan Rabu 6 Juni. Sama seperti sebelumnya juga, jika ada musuh yang baru maka akan ada peran protagonis yang baru. Hanya saja menurut saya perpindahan tokoh ditiap bab jaraknya kadang terlalu lama sehingga "rasa" kejutannya mulai hilang. Adegan pertempurannya pun juga tidak terlalu seru. Saya akan menulisnya kejadian yang dialami tiap tokoh.
Nicholas dan Flamel kembali ke toko buku mereka Small Book Shop yang sudah porak poranda, mengambil senjata rahasia mereka yang tertinggal. Sedangkan Josh dan Sophie kembali ke rumah bibi Agnes, di sana mereka bertemu dengan Aoife sang bayangan, saudara kembar Scathach dan laki-laki Jepang bernama Niten, si Ahli Pedang, dikenal juga sebagai Miyamoto Musashi. Sophie "diculik" oleh Aoife dan Niten, sehingga Josh terpaksa meminta bantuan pasangan Flamel. Dengan mudah mereka mengetahui lokasi keberadaan Sophie, Aoife hanya ingin berbincang-bincang dengan Sophie tanpa ada gangguan, walau hubungannya dengan saudara kembarnya tidak akur, dia dapat merasakan kalau ada bahaya yang mengancam Scatty dan dia merasa kalau kembarannya "pergi". Oh ya, mereka juga menemui Prometheus, untuk membangkitkan sihir Api milik Josh. 
Dr. John Dee nasipnya terancam karena telah gagal menjalankan tugas dari para Tetua, dia menjadi buronan, sudah diadili, dia pun mengarungi Xibalba untuk melarikan diri, yang biasa dikenal dengan Persimpangan, Sarang rasa takut, salah satu Alam bayangan kuno, daerah netral yang digunakan saat para Tetua dan tetua Gelap dari berbagai Alam Bayangan perlu mengadakan pertemuan. Dee juga dikejar oleh para Cucubuth (sangat langka, keturunan vampire dan Torc Madra, tentara bayaran, pemburu, peminum darah) dan dua burung gagak raksasa, Huginn dan Muninn. Mereka tak hidup dan tak mati, berada diantaranya, kedua burung itu adalah makhluk abadi yang bisa bicara seperti manusia, diciptakan oleh Dewi Berwajah Tiga Hekate, sebagai hadiah bagi Tetua bermata satu Odin. Yub, Odin ingin balas dendam karena Dee telah membunuh Hekate. Pengejaran mereka untuk menangkap Dee tidaklah mudah karena dia mendapat sekutu, wanita dengan seruling mautnya, Virginia Dare.
Joan of Arc dan Schtach masih terjebak di zaman Pleistosen, melawan makhluk-makhluk buas dengan kekuatan yang tersisa. Saint-Germain pun meminta bantuan temannya, Ksatria Saracen atau Palamedes menemui Tetuanya agar bisa membawanya kembali pada istri tercintanya. Bersama Shakespeare, mereka pergi ke Hutan Sherwood untuk menemui Mater Tammuz, si Manusia Hijau, untuk mengirim ke masa lalu. Tapi, sang Tetua tidak bisa membawa mereka kembali, hanya bisa mengantarkan, hanya Cronos, sang Penguasa Waktu yang bisa membawa mereka kembali. Dan ketika mereka sampai ke masa lalu, Sait-Germain tidak hanya bertemu dengan Joan dan Scatty saja, dia bertemu dengan orang yang sudah mengajarinya mencuri sihir Api milik Prometheus dan yang mengajari Sang Alchemist menerjemahkan Codex, Lelaki bertudung yang mempunyai nama Marethyu, yang berarti kematian. Marethyu membawa mereka mengarungi dunia lain lagi, Danu Talis.
Nasip Marchiavellie dan Billy the Kid lebih mujur daripada Dee, walau gagal membunuh Perenelle, mereka ditugaskan untuk membangkitkan monster-monster yang terkurung di Alcatraz. Billy the Kid meminta bantuan temannya Ma-ka-tai-me-she-kia-kiak atau panggilan mudahnya adalah Elang Hitam. Elang Hitam membawa mereka pada seorang Tetua, Quetzalcoatl sang Ular Berbulu atau Kukulkan (saya sering sekali salah menyebutnya dengan kalkunkan :P) untuk membangkitkan monster tersebut. Ada perkataan Marchiavellie yang saya suka, begini bunyinya ketika Billy bertanya pada Marchiavelli:
"Apakah kau pernah terpikir untuk membunuh majikanmu?"
"Tidak pernah" jawab Marchiavelli.
"Mengapa tidak?" tanya Billy.
"Siapa tahu akan datang suatu hari saat aku menginginkan keabadianku dicabut, satu hari saat aku ingin menua dan mati."
Satu hal yang saya dapat dari buku ini adalah, bahwa keabadian itu tidak melulu menyenangkan.
Konflik di buku ini adalah ketika Dee meminta bantuan Mars Ultor untuk mempengaruhi Josh yang baru dibangkitkan sihir Apinya untuk berpihak pada Dee. Dee memberi iming-iming pada Josh bahwa dia akan mengajari sihir pembangkit mayat atau nama bekennya Necromancer. Dee ingin Josh memanggil seorang Archon, Coatlicue, Induk dari Segala Dewa, Coatlicue adalah vampire pertama, musuh para Tetua.
Apa yang sebenarnya direncanakan Dee, lalu kepada siapa Josh akan berpihak? Bagaimana nasip Scatty dan kawan-kawannya? Apakah Marchieavelli dan Billy the Kid berhasil membangkitkan para monster di Alcatraz? Apakah pasangan Flamel masih bisa bertahan hidup dengan sisa waktu yang dimiliki mereka? Banyak sekali pertannyaan yang belum terjawab.
Bagian yang paling seru dari buku ini ada di akhir cerita, ketika Josh memanggil Coatlicue. Yak, hanya itu yang paling seru. Biasanya diawal cerita penulis akan menyuguhkan aksi heroik tapi saya tidak menjumpainya, sedikit kejutan ketika kakak adik Newman bertemu dengan Aoife dan Niten. Mungkin karna terlalu cepat alurnya atau terlalu cepat berpindah tokoh, tiap bab tidak terlalu banyak sehingga kayak nangung. Empat pedang berkekuatan besar -Durendal, Joyeuse, Clarent dan Excalibur- tidak terlihat kehebatannya, saya berharap banyak akan ada aksi mencengangkan dari keempat pedang tersebut, tapi nihil juga. Josh kurang mempelajari sihir Udara dan Tanah, sedangkan Sophie tinggal sihir Tanah, oh ya ada satu sihir tambahan lagi deng yaitu sudah saya sebutkan direview buku sebelumnya :D. Saya juga berharap penulis tidak lupa untuk merampungkan penguasaan sihir yang dilakukan Newman bersaudara dan berharap kekuatan itu akan sangat berguna dan terlihat dibuku selanjutnya. Bagi yang sudah membaca pasti tahu gaya penulisan Scott yang membuat adegan "biasa" dari kekuatan tersebut dan ketika melawan para musuh.
Biacara soal cover, salah satu yang menarik dari buku ini. Saya masih penasaran dengan lambang-lambang atau apa namanya dari cover buku ini. Saya hanya bisa menabak-menabak kalau gambar tengkorak melambangkan "senjata rahasia" yang dimiliki Perenelle, bulatan kiri bawah melambang
kan cemeti punya Perenelle yang diberikan kepada Sophie, yang tebuat dari rambut Medusa, dan kanan bawah hufur Jepang yang tidak saya tahu artinya tapi memahami dengan munculnya tokoh dari mitologi Jepang, Miyamoto Musashi. Dan pancaran yang keluar dari mata tengkorak adalah lambang dari sihir api yang sukses dipelajari Josh, apakah benar? Hehehehe, saya hanya menebak dan hanya itu saja yang saya tahu, mungkin ada yang mau menjelaskannya kepada saya? :D
Untuk terjemahan sebenarnya tidak terlalu masalah, hanya saja saya melihat penerjemahnya berbeda-beda sehingga ada kata-kata yang berbeda pula. Di buku sebelumnya dituliskan sihir Udara sedangkan dibuku ini sihir Angin, nah jadi bingung kan?
Untuk tokoh, kali ini yang menjadi favorit saya adalah duo penjahat Marchiavelli dan Billy the Kid, hahahaha mereka sumpah kocak banget, obrolan mereka itu loh, coba baca sendiri bagian mereka, pasti akan paham apa maksud saya XD, mereka adalah penjahat fovorit saya.
Salut sama Dee, dia sebenarnya tidak terlalu kuat, mujur aja nasibnya, dia benar-benar penghasut ulung!.
Kali ini penulis menyisipkan sejarah tentang Alcatraz, tempat Perenelle disekap, tempat tinggal hantu de Ayala, tempat para monster mengerikan dipenjara.
Untuk melanjutkan buku setelahnya harus membaca buku ini dulu biar tidak bingung :D
3.5 sayap untuk tengkorak kristal.

The Necromancer (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #4)
penulis: Michael Scott
penerjemah: M. Baihaqqi
penerbit: Matahati
ISBN: 602859025-8
cetakan kedua, Februari 2011
484 halaman



Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...