Senin, 16 Januari 2012

Cerita Sahabat


  1. Aku Mau Putus - Alexander Thian, hal. 7
  2. Aurora - Alexander Thian, hal. 21
  3. Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari... - Dillon Gintings, hal. 41
  4. Djodoh, Wu Bu Ai Ni - Faye Yolody, hal. 51
  5. Cinta di Batas Angan - Alexander Thian, hal. 67
  6. Hilang - Faye Yolody, hal. 81
  7. Kontak Jodoh - Verry Barus, hal. 93
  8. Perawan Dusun - Faye Yolody, hal. 109
  9. Anak Laki-Laki yang Belum Mengenal Cinta - Tjhai Edwin, hal. 131
  10. Tentang Hujan - Tjhai Edwin, hal. 141
  11. Tidak di Sini, Mungkin Nanti - Dillon Gintings, hal. 151
  12. Untung Ada Tyas! - Faye Yolody, hal. 159
  13. Kita dan Angkasa - Rahne Putri, hal. 171
  14. Vendetta - Alexander Thian, hal. 179
  15. Jawaban - Rahne Putri, hal. 197
  16. Sihir Hujan - Rahne Putri, hal. 203
  17. Telephone - Chicko Handoyo Soe, hal. 207
  18. Jejak Pelangi - Ollie, hal. 217
  19. Saat Shinichi Kudo Berpamitan Kepada Ran Mouri dan Tidak Kembali Lagi - Faizal Reza, hal. 225
  20. Sangat Sederhana - Faizal Reza, hal. 229
  21. Malam di Moko - Jia Effendie, hal. 235
  22. Langit Jeruk - Jia Effendie, hal. 245
  23. Rendezvous - Ollie, hal. 255
  24. Bintang, Mentari, dan Hujan - Rendy Doroii, hal. 267
  25. Kisah Aku - Rendy Doroii, hal. 271
  26. Pelangi Malam Hari - Rendi Doroii, hal. 275
  27. Permainan Hati - Rendi Doroii, hal. 281
  28. Pengakuan - Alberthiene Endah, hal. 285
  29. Blok D Nomor 16 - Alberthiene Endah, hal. 307

Yub, itulah daftar 29 cerita pendek (semoga tidak ada yang kelewat) yang ditulis oleh 12 penulis di buku Cerita Sahabat ini. Ada beberapa nama penulis yang tidak asing lagi seperti Alberthiene Endah, Ollie dan Jia Effendie yang cerpen-cerpennya lalu lalang di berbagai media. Ada juga beberapa nama yang sebelumnya karya mereka pernah saya baca di Empat Elemen dan tulisan Alexander Thian di The Journeys: Kisah Perjalanan Para Pencerita

Cerpen favorite saya adalah semua tulisan Faye Yolody kecuali yang Untung Ada Tyas!, Langit Jeruk karya Jia Effendie dan Pengakuan karya Alberthiene Endah. Saya akan menuliskan sedikit sinopsis dari cerita fave saya tersebut:

Djodoh, Wo Bu Ai Ni
Danise Oey, gadis keturunan Cina ini sejak kecil sudah dijodohkan dengan Ahan, karena sewaktu Danise mau lahir, orangtuanya tidak mempunyai biaya sehingga harus berhutang dan bayarannya adalah kalau anaknya perempuan maka dewasa nanti harus menikah dengan Ahan. Setelah dewasa, Denise mengetahui kalau Ahan bukan laki-laki yang baik dan sewaktu dia berhasil mencapai mimpinya kemudian bekerja di Pusat Kebudayaan Belanda dan bertemu dengan laki-laki yang menarik hatinya, Jaroen, seorang berdarah Belanda campur Jerman. Denise dilema antara ingin berbakti dengan kedua orangtuanya dan mengikuti isi hatinya.

Hilang
Yoris terbangun dari kecelakaan yang menyebabkan ingatannya terganggu, sewaktu membuka mata dia menemukan wajah seorang cewek yang sangat peduli dan mencintainya, Kay. Tapi, masa lalunya menerobos masuk, hadirlah Bunga, pacar yang amat dicintainya.

Perawan Dusun
Nuti selalu menginggat pesan ibunya ketika dia hijrah ke ibukota, tetap menjaga keperawanannya. Karena membutuhkan uang untuk membiayai kuliahnya, dia terpaksa menjadi wanita malam namun tetap berpegang teguh akan amanat ibunya. Banyak teman yang bergosip akan pekerjaannya tapi tidak ia gubris. Berita itu juga terdengar oleh cowok yang disukai Nuti, Char. Karena penasaran Char menyelidiki ke tempat kerja Nuti, di sana dia memergoki kalau Nuti mau diperkosa oleh kliennya. Char pun membawa Nuti ke rumahnya demi memberi perlindungan, tapi di sana Nuti bertemu kakak Char di mana dia adalah mantan klien Nuti.

Langit Jeruk
Bertemu stranger waktu langit berwarna orange, Gaia, ibu bumi, gadis yang sangat membuat penasaran Rio, dia pun memburunya agar bisa bertemu lagi.

Pengakuan
Adakah kesempatan kedua? Bagaimana perasaanmu ketika melihat istrimu memasuki hotel dengan pria lain? Hagi, penyuka jaket kulit itu tak kuasa menahan air matanya.

Saya baru pertama kali ini membaca karya Faye Yolody dan langsung suka, tulisannya sederhana, tidak lebay, kalimatnya tidak puitis atau pun mengandung makna terselubung, mengalir apa adanya, tapi terlihat indah dan romantis. Saya suka Langit Jeruk karna sewaktu membacanya saya juga bertanya-tanya seperti Rio, siapa sih Gaia dan ada masalah apa dengannya, saya ikut memburu. Pengakuan, geezzz saya suka sekali dengan karakter Hagi, jatuh cinta padanya, ikut terluka ketika dia menganggap biasa saja apa yang telah dilakukan istrinya, betapa dia sangat mencintai Dina, istrinya.

Ceritanya bermacam-macam, ada kangen, galau, kehilangan, penyesalan, dsb. Kita akan bertemu dengan cewek playgirl di Aku Mau Putus, Diary seorang banci di Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari... yang menambah pengetahuan saya tentang bahasa mereka, putus asa karena sulitnya mencari jodoh sehingga memutuskan untuk mengikuti Kontak Jodoh, cerita sedih tapi diceritakan dengan senyum dan sangat romantis di Tentang Hujan. Semua ada, campur aduk, tinggal selera kita ingin memilih cerita mana yang disukai. Ada beberapa tema yang sama yang diambil oleh beberapa penulis, cinta sejenis. Saya nggak keberatan, ada baiknya kita memahami perasaan mereka dan mereka juga manusia, hak mereka untuk menentukan pilihan hidup. Hanya saja terlalu banyak dan ceritanya gampang sekali ditebak. Ada Aurora, Anak Lelaki yang Belum Mengenal Cinta, Untung Ada Tyas!, Telephone, dan Tidak di Sini, Mungkin Nanti. Yang agak menarik buat saya adalah cerita Anak Lelaki yang Belum Mengenal Cinta, seorang anak kecil yang bingung akan dirinya, perasaannya, bingung kenapa dia tertarik dengan lelaki dewasa, mengagumi lelaki itu dan hatinya berdebar-debar jika berdekatan dengannya.

Masih ada beberapa typo tanda baca. Di cerita Djodoh, Wu Bu Ai Ni penulis tidak konsisten, menggunakan kata SMA dan SMU, seharusnya satu saja yang dipilih. Kemudian di cerita Perawan Dusun penulis mengatakan kalau lagu i'm single and very happy dinyanyikan oleh Ussy, setahu saya lagu itu dinyanyikan oleh Oppie Andaresta, nggak tahu kalau dinyanyikan ulang oleh Ussy :D. Yang sangat disayangkan adalah tidak adanya daftar isi, saya lebih suka kalau kumcer ada daftar isinya karena kita lebih bebas untuk membaca yang mana dulu. Kalau ada benang merah antara cerita yang satu dengan yang lainnya tidak masalah, hanya saja menurut saya cerita-cerita di buku ini berdiri sendiri. Ada dua cerita yang mempunyai hubungan karena ditulis oleh penulis yang sama, yaitu Saat Sinichi Kudou Berpamitan Kepada Ran Mouri dan Tidak Kembali Lagi dan cerita Sangat Sederhana. Jadinya saya membuat pembatas sendiri di tiap pergantian cerita.

Covernya bagus, ceritanya memang ringan dan cocok sebagai teman minum kopi atau bisa juga ditemani minuman fave-mu sendiri, sesuai selera masing-masing. Teh hangat atau coklat panas misalnya? :D

3 sayap untuk cerita-cerita yang merdeka dan menggelitik. 


Cerita Sahabat
penulis: Alberthiene Endah & Friends
cover: J. Henk Winiarti
penerbit: Gramedia
ISBN: 978-979-22-7696-1
cetakan I, Januari 2012
322 halaman

Minggu, 15 Januari 2012

Oppa & I


Sinopsis

Jae In:
'Oppa'.
Apa panggilan itu tidak terdengar lucu?
Terutama setelah kau pergi meninggalkanku begitu saja lima tahun lalu?
Sekarang saat bertemu lagi, apa yang membuat senyummu selebar itu?
Apa kau senang melihatku seperti itu?

Jae Kwon:
Jae In-a.
Kau dulu mengemaskan, tetapi sekarang mengapa begini?
Siapa yang membuatmu susah, katakan pada Oppa!
Oppa tak akan membiarkan siapapun menyakitimu!
Oppa akan melindungimu. 

Review

Pertama kali baca cerita si kembar ini di webseries yang ditanyangkan Korean Updates setiap dua minggu sekali. Awalnya agak terlambat mengikuti soalnya sudah ada beberapa chapter, tapi ada untungnya juga, nggak kelamaan nunggu lanjutannya :D

Cerita berinti pada konflik keluarga. Jae In pindah ke Korea karena permintaan ayahnya yang ingin rujuk dengan ibunya. Tapi ada rasa benci, kecewa, kenapa dulu harus berpisah? Apalagi saudara kembarnya, Jae Kwon, dia sangat gembira sekali. Kebalikannya, Jae In sangat sinis, ketus dengan Jae Kwon, bahkan dia tidak mau memanggil dengan sebutan Oppa (kakak dalam bahasa Korea). Selama beberapa tahun setelah ditinggalkan ayah dan saudaranya, Jae In harus hidup pas-pasan, sedangkan Jae Kwon hidup enak di Korea. Selain itu Jae In merasa dikhianati oleh Jae Kwon. Keadaan itulah yang membuat Jae In menjadi kuat, tidak membutuhkan siapa pun, terutama Jae Kwon.

Bahkan, di sekolah barunya, yang sama juga dengan Jae Kwon dan sekelas, Jae In meminta hubungan mereka dirahasiakan, Jae Kwon terpaksa menuruti permintaan Jae In karena dia mengetahui rahasia terbesarnya.

Bukunya tipis, beberapa jam aja pasti selesai, ceritanya juga nggak berat. Awalnya berharap sekali sewaktu mau dijadikan buku, konflik dan ceritanya ditambah tapi sewaktu membaca bukunya hanya ada tambahan mini comik di akhir cerita dan gambar unyu di tiap chapter. Kagetnya sewaktu membaca Testimonial di awal ada namaku, yeay, hahaha. Agak lupa dulu nulisnya di mana, kalau nggak salah saya berkomentar di webnya KoreanUpdates dibagian penayangan series tersebut, tapi setelah saya telusuri sudah tidak ada. Begini bunyinya:
Seperti nonton K-drama yang dibukukan. Seru! Konflik keluarganya kerasa sekali. Sayangnya kurang panjang & romancenya dikit.
Seneng dong, baru kali ini nama saya masuk buku, hehehe.

Karena penulisannya duo, saya mengangap Jae In itu ciptaanya Orizuka dan Jae Kwon porsinya Lia. Hampir membaca semua bukunya Orizuka sehingga saya merasa familier dengan gaya penulisannya, hobi banget nyiptain tokoh sinis, cuek, ketus, sengak. Sedangkan Lia saya baru membaca Bubble Love dan Khokkiri di mana tokoh utamanya baik hati dan sangat perhatian, yang saya tangkap sih begitu, hehe, mungkin harus membaca banyak karya Lia lagi biar familier juga :D.
Tapi, seingat saya sewaktu membaca webseriesnya, tiap chapter di tulis satu orang, maksudnya chapter satu ditulis oleh Orizuka kemudian chapter dua gantian Lia yang nulis, begitu seterusnya. Jadi, kita kayak nggak krasa kalau satu buku itu ditulis oleh dua penulis, benar-benar satu. Selalu penasan gimana nulis keroyokan tapi nggak merubah karakter tiap tokoh, Daebak untuk OriLia :)

Ada kalimat fave saya di hal. 64:
Jae In benci orang baik. Ia tak pernah tahu kapan orang baik akan berkhianat. Dan ketika sudah demikian, trauma itu akan tertinggal dalam, begitu dalam sehingga ia tak akan percaya pada siapa pun lagi.
Orang baik itu menakutkan.
Buat yang suka cerita bertema Korama, buku ini cocok denganmu :D

3 sayap untuk si kembar Jae.

Oppa & I
penulis: Orizuka & Lia Indra Andriana
cover: Angelina Setiani
penerbit: Haru
ISBN: 978-602-98325-3-2
cetakan I, Desember 2011
150 halaman

Sabtu, 14 Januari 2012

The Pilot's Woman


Sinopsis

Mayor Penerbang Erick Corsair, salah satu penerbang terbaik TNI AU, kini tak lebih dari seonggok tubuh tak berdaya. Seorang The Dragon - call sign bagi para penerbang F-16 Fighting Falcon - kini hanyalah seorang manusia tak berguna. Manusia yang sepanjang sisa hidupnya akan bergantung pada kursi roda. Ia merasa menjadi naga yang telah kehilangan kemampuan terbang dan semburan apinya. perempuan yang amat dicintainya, sumber semnagatnya memutuskan hubungan karena kondisi yang dialami Erick, keluarganya menjauh dan mengirim dia ke pusat rehabilitasi orang cacat, tidak ada gunanya dia hidup lagi.

Rhenata pertama kali bertemu dengan Erick Consair pada saat dia magang di RSUPAU Lanud Iswahjudi beberapat tahun lalu, dan dia langsung jatuh cinta. Dengan senyumnya dia merasa tegang, jantung berdebar-debar, dan Erick adalah seorang lelaki gentleman sejati. Dia murah senyum, ramah, tidak seperti pilot lain yang sombong dan menganggap pekerjaan Rhenata yang sebagai perawat itu tidak ada artinya. Betapa kagetnya dia ketika mendapati Erick sekarang menjadi pasiennya dan lumpuh. Sekarang dia sangat berbeda,  tidak ramah, ketus, dan tidak ada semnagt untuk hidup. Tapi, tekat Rhenata sekuat baja, dia akan selalu mendukung Erick, membatunya dan mengembalikan semangat hidupnya walaupun Erick sering sekali bersikap kasar dan selalu menolak pertolongan Erick.

Review

Akhirnya sudah membaca karya Dahlian semua, makasih buat @noninge atas pinjamannya, nyari buku ini susah bok! :D

Yang selalu saya suka dari karya Dahlian adalah dia tidak berbelit-belit, sejak pertama memulai cerita dia akan langsung mempertemukan kedua tokoh utama, mnegembangkan karakter mereka, mengembangkan konflik, sampai akhir cerita pun akan seputar dua tokoh utama tersebut. Tidak membuat bosan dengan minimnya peran pembantu, ada beberapa yang juga berpengaruh tapi tetap berfokus pada dua tokoh utama. Sudut pandang dari tiap tokoh utama sehingga lebih mendekatkan kita dengan karakter mereka. Penulis sepertinya juga melakukan riset akan tokoh Rhenata di mana dia berprofesi sebagai perawat, karena profesi saya sama dengan Rhenata jadi saya tahu tindakan-tindakan keperawatan yang dia lakukan memang benar adanya. Kadang sebel sama pasien yang teralu menuntut dan agak risih kalau disuruh memandikan pasien cowok XD.
Saya suka banget sama karakter Rhenata, dia benar-benar punya pasokan sabar yang nggak akan habis, sudah ditolak, diusir berkali-kali sama Erick dia tetap mau membantu Erick, membawakan novel agar tidak bosan, membawakan cemilan, bahkan mau memasakkan makanan favorite Erick. Saya juga bisa memahami akan perubahan sifat Erick, gimana nggak hancur kalau cita-cita kita sejak kecil pupus, lumpuh, dikhianati orang terdekat, menjadi diffable? Beberapa kali saya ikut nyesek ketika Rhenata bertubi-tubi ditolak Erick.

Ada bagian favorite saya, di halaman 178 ketika Erick ingat akan perkataan Rhenata yang suka sekali bunga geranium,
"Selain geranium, bunga apa lagi yang kamu tanam?" Rhenata mengalihkan pandangan dari Erick. Mencoba menata kembali perasaanya yang kacau balau.
"Nggak ada." Erick melirik Rhenata dari sudut matanya. "Aku nggak tertarik pada tanaman lain, kecuali yang kamu suka."
Hati saya ikut teremas-remas waktu membacanya #eaaaa.

Sayangnya, konflik kali ini kurang nendang dan gampang banget tertebak, di mana Erick salah sangaka sama cowok yang mencium Rhenata dan saya menganngap waktu Rhenata disandera itu terlalu lebay. Typo masih ada, covernya bagus seperti biasa, terbitan Gagasmedia gitu loh, tetep menunggu karya Dahlian selanjutnya :))

3.5 sayap untuk pilot kita.


Jumat, 06 Januari 2012

Top 5 of Book Boyfrieds 2011

Gara-gara lihat postingannya Ana, Mia dan Ally jadi pengen buar 5 tokoh cowok yang membuat pipiku bersemu merah :p. Awalnya agak binggung nentuin siapa Top 5 Cowok yang bener-bener nancep di hati sewaktu membaca buku-buku di tahun 2011 ini, ada dua yang langsung muncul di kepala, nah yang tiga? Oke, ini dia daftar cowok-cowok yang sudah merebut hatiku #tsahhh, yang sewaktu membacanya saya langsung jatuh cinta sama dia.

5 Cowok Paling Berkesan di Tahun 2011 Versi Kubikel Romance

1. Adam Wilde

Yang udah baca  Jika Aku Tetap Di Sinidan Where She Went pasti udah nggak asing lagi sama cowok yang berkat lagu-lagu patah hatinya ini menancapkan Shooting Star sebagai band paling digandrungi kaum hawa. Sewaktu membaca Where She Went saya benar-benar terseret dengan perasaan Adam, perasaan kehilangan. Bagaimanapun dia mencoba bangkit dari masa lalunya, tetap saja ada yang terus menghantui, cintanya pada Mia. Geez, kalau saja beneran nyata, saya pasti jadi grupiesnya :p
"Naluri pertamaku bukanlah memeluknya atau menciumnya atau meneriakinya. Aku hanya ingin menyentuh pipinya, yang masih merah setelah pertunjukkan tadi. Aku ingin menembus ruang yang memisahkan kami, yang hanya beberapa meter --bukan berkilo-kilo meter, bukan diseberang benua, bukan tahunan-- dan mengusapkan jemariku yang kapalan ke wajahnya. Aku ingin menyentuhnya untuk memastikan ini benar-benar dirinya, buka salah satu mimpi yang sering sekali menghantuiku setelah dia pergi, mimpi ketika aku melihatnya sejelas pada siang hari, siap menciumnya dan merangkulnya, lalu aku terbangun dan menyadari bahwa Mia berada di luar jangkauanku."

Where She When by Gayle Forman, Gramedia


2. Harris Risjad

Yub, pertama baca langsung jatuh cinta sama si Fucking Man ini. Haha, dia suka banget galau dan lebai, Aku suka banget penulis membuat karakter Harris ini, biarpun playboy, tetep cinta matinya sama satu orang, Keara, sahabatnya. Walaupun dia bergonta-ganti pacar sesering ganti celana dalam, tetep Keara nomer satu. Dia itu lucu, ceplas ceplos, tapi jika mengungkapkan perasaannya sama si K, hmmm nanti-nanti dulu deh daripada dicekal bertemu dengan K. Ada kalimat yang membuat aku klepek-klepek, 
..., gue berbaring, dan menahan napas saat Keara tiba-tiba langsung berbaring telentang dan menyandarkan kepalanya di perut gue.
"Kita istirahat dulu nggak pa-pa ya, Ris? Capek banget gue. Si Katy Perry ini batal konser, lagi, nyebelin," repetnya.
Apa pun yang elo mau, K.
Gue tahu gue pernah bilang yang gue inginkan hanya dia, menatap gue satu detik saja, sebagai laki-laki yang mungkin dia cintai.
But for now this is enough.
This is enough.
 Akkk pengen cium Harris :* Kalau mau dibuat film, yang meranin Harris harus Ashton Kutcher! #gasante

Antologi Rasa by Ika Natassa, Gramedia


3. Jo

Nggak jauh beda sama Harris, Jo ini juga mencintai sahabatnya sendiri, Emi. Bedanya si Emi lah yang suka gonta-ganti pacar. Dia sudah sejak lama mencintai Emi dan sukses merahasiakan isi hatinya. Dia tetap ada jika Emi membutuhkannya, mendengarkan curhat tentang pacar-pacarnya sampai dengan berbagai kegiatan mereka, mendengarkan tapi juga menebalkan kuping. Rasa sayang dan setianya itu yang membuatku sangat menyukai karakter Jo :D
"Aku sebenarnya pengen nglupain kamu -- beneran banget, tapi kalau aku nglupain kamu... aku juga lupa caranya bahagia."
Pillow Talk by Christian Simamora, Gagasmedia


4. Dimitri 

Nggak kalah keren kok dhampir atau manusia setengah vampire ini sama si Edward Cullen. Sejak pertama baca Vampire Academy yang pertama, aku sudah menancapkan hati sama mas Dimka ini, dia agak malu-malu tapi mau sama Rose, hehe. Di buku ini dia berubah menjadi Strigoi, vampire jahat, tapi entah kenapa aku lebih menyukai karakter dia yang sekarang. Dia lebih terbuka, ceplas-ceplos, hehe. Nggak banyak kata-kata romantis sih, tapi ada percakapan yang memilukan :
Aku menatap mata Dimitri. "Aku akan selalu mencintaimu."
Kemudian aku menikamnya dengan pasak.
....
Mata Dimitri menatapku, terpana, dan bibirnya terbuka, nyaris membentuk senyum, meski senyum yang mengerikan dan menderita.
"Itulah yang seharusnya kukatakan..." Dimitri terengah.
Itulah kata-kata terakhir Dimitri.

Blood Promise by Richelle Mead, Matahati


5. Nino

Sebenarnya buku ini nggak masuk kategori romance, hanya bumbu yang menambah cita rasa, menjadikan buku ini sangat enak dinikmati. Khas gayanya Orizuka kalau nyiptain tokoh cowok, sinis, cuek, tipical bad boy, hasil dari keluarga broken home yang sudah muak dengan kehidupannya. Tapi dia 'kuat', yap itulah yang membuat saya jatuh hati sama Nino.

Ahhh tentu saja saya suka adegan romantis di buku ini, walaupun kayaknya sepele tapi buat saya berarti sekali, kayak di hal. 92 waktu Nino bilang kalau bokapnya napi karena kasus narkoba, kalau anak napi itu pasti mewarisi kejahatan orangtuanya, normalnya gak mau deket-deket sama anak napi, dia minta Yasmine ngomong soal itu dan menjawab,” Hah? Kenapa harus gitu? Lo anak napi bukan berarti lo juga napi, kan?”

Trus adegan waktu Nino gak pulang dan harus nginep di sekolah karena bokapnya udah bebas, ketemu Yasmine dan paginya dia buatin sarapan buat Nino, dan ketika Yasmine ketauan kalau dia menderita anoreksia lalu Nino memaksa memakan roti yang dibelikannya dan dia harus liat Yasmine makan, “Lo….mau liat gue gendut?” lalu Nino menjawab, “Asal lo hidup.”

Our Story by Orizuka, Authorizebook


Huaaa sebenarnya banyak tokoh cowok yang saya suka, tiap kali membaca buku romance pasti ada satu tokoh yang membuat saya jatuh hati. Semoga saja di tahun 2012 ini banyak cowok cakep yang menggondol hatiku :p

Rabu, 04 Januari 2012

Atas Nama Jiwa


Cover-atas-nama-jiwa-1

Atas Nama Jiwa
penulis: Nova Riyanti Yusuf
penerbit: Jakartabeat.net
penyunting: Yus Ariyanto
cover: Catherine Rahadi
cetakan I, September 2011
ISBN: 978-602-9149-41-8

"Buku ini sebenarnya esay dari berbagai isu dalam berbagai kontak dan upaya-upaya untuk melakukan inklusi sosial. Dalam buku ini memang terdapat analisis perkembangan dan fenomena di negara dengan perspektif ilmu kedokteran jiwa.” (metrotvnews.com)

Buku ini berisi kumpulan essay dan opini penulis tentang kesehatan jiwa. Awal baca buku ini bertanya-tanya apa sih kesehatan jiwa itu? Dan apa tujuannya punulis ingin pembaca ikut mendukung Rancangan Undang-Undang Kesehatan Jiwa sehingga menjadi prioritas RUU (sisa waktu: 2012-2014)? Saya akan mencoba menuliskannya/merangkum opini penulis walaupun tidak akan sebagus tulisan dari M. Taufiqurrahman tentang Nova Riyanti Yusuf :D.
Kesehatan jiwa adalah perasaan sehat dan bahagia serta mampu menghadapi tantangan hidup, dapat menerima orang lain sebagaimana adanya dan mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
Gangguan jiwa dapat mempengaruhi semua orang, dari mulai anak, remaja, usia lanjut, orang kaya, orang miskin, orang kota, dan orang desa. Gangguan jiwa banyak dijumpai di masyarakat, begitu variatif seperti skizofrenia, gangguan bipolar, depresi, gangguan cemas dan panik, gangguan ketergantungan zat, alkohol, dan rokok, gangguan kesehatan jiwa anak dan remaja (autisme, Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif), dan lain-lain. Orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) bisa diobati di puskesmas, RSUD, RS Jiwa, dan dibantu peran serta masyaraka.

Penulis juga memaparkan beberapa kejadian yang dekat dengan kita yang juga layak diperhatikan kesehatan jiwanya, seperti adanya bencana alam yang sering menimpa negara kita, Tsunami, gempa, dan gunung berapi. Para korban tidak hanya terluka secara fisik tapi secara psikis juga, mereka kehilangan keluarga, tetangga, teman, harta benda, dan semua itu tidak bisa diobati secara fisik. Ada juga mengupas tentang beban jiwa timnas yang kalah, euforia pornografi, kondisi kejiwaan para TKI, kejiwaan anak jalanan, memahami kampung yang berisi 'orang gila', kesehatan jiwa para tahanan di luar negeri, bahkan sampai musik-musik yang sangat dekat dengan bunuh diri.

Bunuh diri, mungkin sudah menjadi momok di luar negeri sana dengan maraknya pembullyan. Indonesia juga tidak jarang, masalah sepele pun bisa menyebabkan orang untuk bunuh diri, bahkan kemiskinan bisa memicu lebih besar timbulnya gangguan jiwa, cemas, depresi, tidak ada koping yang adekuat, kemudian memilih bunuh diri.
Manusia absurd tidak akan memilih bunuh diri; dia ingin hidup, tanpa menyerahkan kepastian hidupnya, tanpa masa depan, tanpa harapan, tanpa ilusi... dan tanpa rasa menyerah sama sekali. Dia menghadang langsung kematian dengan pandangan penuh kagum namun ketertarikan ini pada saat yang sama membebaskan dia.
Bunuh diri adalah sebuah patologi yang harus segera ditangani, betapapun kompleks solusi yang hendak diciptakan.
WHO menegaskan bahwa tidak semua tindakan bunuh diri dapat dicegah, tetapi mayoritas bisa. Beberapa pendekatan untuk mencegah terjadinya bunuh diri adalah membatasi akses seseorang terhadap 'alat' bunuh diri, membuat program pencegahan komunitas, membuat standar pelaporan media masa seperti tidak menampilkan detil perilaku bunuh diri (foto, metode bunuh diri), tidak membuat berita sensasional agar tidak ditiru. Dan yang terakhir adalah para profesional yang terkait dengan kesehatan jiwa sebagai ujung tombak program, meningkatkan pengetahuan  klinis tentang bunuh diri, bisa dilakukan oleh dokter umum.
Bagi legislator, peran UU yang tegas untuk ikut mengawal program preventif dan promotif sebagai program andalan dan tidak melulu penaganan berbasis rumah sakit akan ikut menumbuhkan kesadaran nasional untuk ikut mencegah siapa pun melakukan tindakan bunuh diri.

Bagian yang paling saya sukai adalah Bagian Tiga: Musik dan Ilmu Kedokteran Jiwa. Dari lagu-lagu Ost 500 Days of Summer dan Ost New Moon, Smashing Pumkins, Gin Blossoms, Nirvana, Soundgarden, Hole, Garbage, Portishead, Primitive Radio Gods, Radioheads, Better than Ezra, Weezer, dll, NoRiYu merefleksikan dua hal, pertama, adanya gangguan jiwa (catatan: gangguan jiwa begitu luas; dari ringan sampai berat, dari depresi sampai skizofrenia, dari neurosis sampai psikosis). Kedua, lirik mereka mengandung terapeutik, baik berperan sebagai perasat ventilasi bagi yang menyanyikan dan mendengarkan, tetapi bisa juga karena menawarkan pemahaman empatik dari penyanyi ke pendengar tentang rasa sakit, kehilangan, amarah, keterkungkungan. Jadi jika melodi musik alternatif kadang memekakan telinga dan meninggalkan pertanyaan, justru bagi penggemar alternatif genre musik ini memberikan alternatif atas eksistensi musiknya, yaitu penawar toksin atas kepedihan hidup, tanpa harus menjadi melodramatik.
Seniman masih termasuk salah satu makhluk terjujur dalam berekspresi karena justru dengan kejujuran dirinya, ia berkomunikasi empatik dengan para penikmat karyanya.
Wow, saya baru nyadar kalau lirik lagu itu bisa sebagai obat kejiwaan :)

Masih banyak masyarakat yang salah kaprah mengartikan kesehatan jiwa, mereka dikucilkan bahkan ada hukum pasung yang jelas-jelas melanggar HAM. Maka dari itu, penulis ingin mengajak semua masyarakat Indonesia mendukung RUU Kesehatan Jiwa agar segera diundangkan, kesehatan jiwa itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik, membutuhkan wadah yang tepat dan penaganan yang benar.

WHO melaporkan, dari 10 masalah kesehatan utama yang menyebabkan disabilitas, lima diantaranya adalah masalah Kesehatan Jiwa: depresi (1), alkoholisme (4), gangguan bipolar (6), skizofrenia (9), dan obsesif kompulsif (10). Berbagai negara telah memberlakukan UU Kesehatan Jiwa, Korea, Italia (1978), Inggris (1983), Rusia (1992), Belarusia (1999), Jepang (1950), Austria, Argentina (1991), Pakistan (2001), Tunisia (1992), Cina, bahkan negara Sri Lanka pun juga membuat The Mental Health Policy of Sri Lanka (2005-2015) sebagai respon pasca tsunami.

Membaca buku ini seperti kembali lagi ke bangku kuliah, saya pernah praktek di RSJ bertemu pasien dengan berbagai faktor penyebab, ada yang hanya tidak dibelikan sepeda motor oleh ayahnya bisa menyebabkan anak remaja mengalami gangguan jiwa, tetangga saya ada yang mengalami gangguan jiwa, bahkan  saya juga mempunyai keluarga yang mempunyai gangguan jiwa karena masalah rumah tangga. Banyak sekali di jalanan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa tapi tidak ada yang memedulikannya. Sangat dekat dengan sekitar kita bukan? Tidak mudah memang menyembuhkan mereka, butuh waktu yang lama dan kedisiplinan dalam berobat, tapi saya percaya jika Tuhan menciptakan suatu penyakit pasti Dia juga menciptakan penawarnya.

Ayo dukung RUU Kesehatan Jiwa dengan memberikan petisi online di www.novariyantiyusuf.net

TIDAK ADA KESEHATAN TANPA KESEHATAN JIWA

4 sayap untuk NoRiYu yang cerdas :)


Rekomendasi Bulan Ini

Buku Remaja yang Boleh Dibaca Siapa Saja | Rekomendasi Teenlit & Young Adult

K urang lebih dua tahun yang lalu saya pernah membahas tentang genre Young Adult dan berjanji akan memberikan rekomendasi buku yang as...